7 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Penderita ISPA

7 Jenis Makanan yang Harus Dihindari Penderita ISPA

) juga dapat menjangkit siapa saja, termasuk orang dewasa, terutama mereka yang memiliki kondisi tubuh kurang fit.

tertentu. Lalu, apa saja makanan yang tidak boleh dikonsumsi penderita ISPA?


1. Makanan Berminyak

Makanan yang digoreng dengan minyak berlebih cenderung sulit dicerna oleh tubuh dan sulit larut di tenggorokan. Jika tetap dikonsumsi, makanan berminyak dapat meningkatkan produksi dahak, sehingga mengganggu saluran pernapasan. Selain itu, makanan jenis ini mengandung lemak tidak sehat yang dapat meningkatkan kolesterol jahat dan risiko penyakit jantung.

Mengonsumsi makanan berminyak juga bisa menyebabkan rasa kembung dan tidak nyaman, yang pada akhirnya membuat bernapas menjadi lebih sulit. Kebiasaan ini bahkan dapat memicu kenaikan berat badan, menambah tekanan pada paru-paru, dan memperburuk kondisi kesehatan.


2. Produk Susu

Meskipun kaya akan nutrisi dan kalsium, produk susu dapat memperparah gejala penyakit paru-paru. Hal ini disebabkan oleh kandungan casomorphin, produk pemecahan dalam susu yang dapat meningkatkan produksi lendir di saluran pencernaan. Pada penderita penyakit paru-paru, peningkatan lendir ini sering kali menjadi lebih parah selama masa kambuh.


3. Minuman berkafein dan makanan tinggi gula

Mengonsumsi makanan dengan kandungan gula yang tinggi, seperti kue, es krim, atau minuman bersoda, sebaiknya dibatasi untuk mencegah risiko infeksi saluran pernapasan. Selain itu, penderita ISPA juga disarankan untuk menghindari minuman berkafein, seperti teh, kopi, cokelat, minuman energi, dan sejenisnya. Kandungan kafein dalam minuman tersebut dapat mengganggu efektivitas pengobatan, memicu kegelisahan, dan menimbulkan rasa gugup, sehingga tidak disarankan bagi penderita ISPA.


4. Makanan Pedas

Penderita infeksi saluran pernapasan sebaiknya menghindari makanan pedas karena dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan dan pencernaan. Bahkan makanan pedas berisiko besar melukai tenggorokan.


5. Makanan Terlalu Panas atau Dingin

Mengonsumsi makanan yang terlalu panas atau dingin dapat memicu peradangan pada tenggorokan, sehingga memperburuk gejala ISPA. Sebaiknya, pilih makanan dengan suhu yang tidak terlalu ekstrem, baik panas maupun dingin.


6. Makanan Terlalu Asam

Makanan dengan rasa yang terlalu asam, seperti belimbing, dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan saluran pernapasan. Untuk mengurangi gejala ISPA, hindarilah makanan yang memiliki kadar keasaman tinggi.


7. Minuman dengan Pemanis Buatan

karena dapat berkontribusi pada penumpukan lemak dan memicu iritasi tenggorokan. Contoh minuman ini meliputi teh kemasan, soda, boba, dan lainnya.

berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Related posts