BOLASPORT.COM – Tim bola voli putri, Incheon Heungkuk Life Pink Spiders meneruskan rentetan kemenangan beruntun menjadi keenam pada lanjutan Liga Voli Korea.
Pink Spiders yang dipimpin oleh pelatih Marcello Abbondanza meraih kemenangan telak atas Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass, dengan skor 3-0 (25-19 25-17 25-18) di di Gimcheon Gymnasium, Kamis (6/2/2025).
Laga ini sangat berharga karena Pink Spiders sudah dua kali dikalahkan Hi-Pass.
“Hi-Pass adalah tim yang tangguh. Mereka bagus dalam sentuhan bola pertama dan kedua, jadi kami harus melakukannya dengan baik dalam menerima dan menyerang,” kata Abbondanza sebelum laga dilansir BolaSport.com dari The Spike.
Tim yang diperkuat oleh ratu voli Korsel, Kim Yeon-koung, itu elah berkuasa sebagai raja yang tidak bermahkota sejak memenangkan Liga Voli Korea 2018-2019.
Mereka secara konsisten berada di peringkat teratas setiap musim, tetapi terus tergelincir dalam pertandingan final.
Namun, ada prediksi bahwa musim ini akan berbeda. Tempat pertama musim reguler sudah di depan mata.
“Saya merasa tim benar-benar mendapatkan kepercayaan diri melalui kemenangan beruntun baru-baru ini,” ujar pelatih asal Italia itu.
“Kami secara bertahap menemukan keseimbangan dan bermain voli yang lebih baik. Saya harap kami dapat menggunakan energi ini dengan baik dalam pertandingan yang tersisa).”
Musim ini, Heungkuk Life Insurance dinilai tidak bergantung kepada Kim Yeon-koung saja..
Tentu saja pengaruh Kim tetap ada, tetapi tim semakin dekat dengan satu tim berdasarkan sistem pemblokiran yang terorganisasi.
“Para pemain memahami sistem pemblokiran lebih baik dari sebelumnya,” aku Abbondanza.
Middle blocker, Anilis Peach (Australia) juga menunjukkan tanda-tanda peningkatan. Ia menemukan keterampilan memblok serta kekuatan aslinya dalam serangan bergerak.
“Saya pikir Peach butuh waktu. Karena ia hanya bermain di Australia, ia mungkin butuh waktu untuk percaya diri dan tim. Pemain muda seperti (Jeong) Yun-ju butuh banyak waktu juga,” tutur Abbondanza.
Abbondanza juga memuji performa Marta Matejko (Polandia) sebagai pengganti posisi Tutku Burcu Yuzgenc (Turki) yang absen karena cedera lutut.
“Kami menang dengan cara yang seharusnya, Matejko melakukan yang terbaik yang bisa ia lakukan sejak datang ke Korea,” ucap Abbondanza.
Kemenangan ini membuat Pink Spiders memperoleh 3 poin di wilayah lawan, mencetak 61 poin, memperlebar jarak dengan Suwon Hyundai Hillstate yang berada di posisi ke-2 (53 poin) menjadi 8 poin.
Jarak yang cukup jauh di putaran ke-5. Pada saat yang sama, tim tersebut mempertahankan tren kenaikannya dengan 6 kemenangan berturut-turut.
Dalam laga ini semua pemain berkontribusi mencetak poin. Matejko (15 poin), Kim Yeon-koung (13 poin), Peach (12 poin), Jeong Yun-ju (10 poin), dan Kim Su-ji (8 poin) terbagi secara merata.
Hanya dalam tiga set, empat pemain mencetak poin dua digit. Mereka menang dengan nyaman berkat manajemen stabil dari setter Lee Go-eun.
“Saya senang dengan hasil pertandingan hari ini. Kami menang dengan cara yang seharusnya. Hari ini, kami lebih fokus pada pertahanan, tetapi para pemain mengerti dan melakukannya di lapangan.” kata Abbondanza.
“Setter melakukan pekerjaan dengan baik dalam membantu para penyerang memukul dengan baik. Kami akan terus bermain sebagai tim. Bagian yang kami latih keluar dengan baik.”
“Saya berharap Red Sparks dapat menghentikan kekalahan beruntun dengan mengalahkan Hillstate dalam pertandingan besok (hari ini).”
Rentetan 13 kemenangan beruntun Red Sparks terhenti setelah dua kali kalah dari Pink Spiders pada 30 Januari dan 2 Februari.
“Akhir sudah di depan mata saat kita memasuki paruh kedua musim ini. Sekarang, poin lebih berharga.”
Kemenangan Red Sparks akan membantu Pink Spiders menghindari kejaran Red Sparks. Megawati Hangestri Pertiwi dan kawan-kawan dijadwalkan menjumpai Hillstate, Jumat (7/2/2025), mulai pukul 17.00 WIB.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







