Masih di Bawah Versi Lawas, Francesco Bagnaia Temukan Satu Kelemahan Sepeda Motor Barunya

Masih di Bawah Versi Lawas, Francesco Bagnaia Temukan Satu Kelemahan Sepeda Motor Barunya

Pembalap Lenovo Ducati itu kembali melaju dalam tes pramusim MotoGP 2025 hari kedua di Sirkuit Sepang, Malaysia, Kamis (6/2/2025).

Sesi pagi dibuka kurang bagus oleh pengguna nomro 63 tersebut.

Bagnaia sempat terjatuh dan untungnya dalam kondisi baik-baiknya.

Setelah satu harian menunggangi keda besinya, dia mencatatkan waktu terbaik ke-5.

Hasil ini jauh lebih baik dari performanya pada hari pertama kemarin Rabu.

Satu hal menarik yang dibahas adalah perbedaan sepeda motor anyar dengan seri sebelumnya.

Bagnaia menguak satu kelemahan Desmosedici GP25 yang ternyata masih kalah dari GP24.

“GP25 sangatlah cepat, saat trek lurus dia begitu cepat, khususnya saat akselerasi.”

“Top speed tertinggi bisa andai gapai saat Anda bisa berakselerasi setelah membelok.”

“Respons dari bukaan gas juga sangat lembut.”

“Anda bahkan bisa mengontrol semua dengan sangat baik.”

“Soal pengeraman, GP24 benar-benar di level berbeda.”

“Kami benar-benar melakukan kinerja yang bagus soal hal tersebut.”

“Untuk saat ini, level itu masih belum bisa digapai dengan GP25.”

“Waktu yang kami dapatkan saat akselerasi masih belum bisa menutup kehilangan saat pengereman,” tambah Bagnaia.

Tes pramusim MotoGP 2025 di Sepang masih tersisa satu hari lagi yakni Jumat (7/2/2025).

Juara dunia musim 2022 dan 2023 ini ingin terus menjaga ketenangannya.

Menurutnya, baik dia, tim, dan Marc Marquez sudah bekerja dengan bagus.

“Tiap musim sangatlah penting,” terangnya.

“Kami harus tetap tenang dan tidak terburu-buru. Setiap keputusan harus dibuat dengan banyak pertimbangan.”

“Saya pikir, kami sudah melakukan kinerja yang bagus termasuk dengan Marc yang memberikan respons sama.”

“Kami banyak bekerja dalam mengembangkan sepeda motor itu,” imbuh Bagnaia.

Related posts