BOLASPORT.COM – Pantas Marcus Rashford langsung angkat kaki karena Ruben Amorim ternyata punya tangan besi di Manchester United.
Masa depan Marcus Rashford akhirnya terungkap pada bursa transfer musim dingin Januari 2025.
Setelah terlibat konflik dengan pelatih Manchester United, Ruben Amorim, Rashford akhirnya memutuskan untuk pindah ke Aston Villa.
Ia memutuskan untuk pindah ke Aston Villa dengan status pinjaman hingga akhir musim 2024-2025.
“Aston Villa dengan senang hati mengumumkan perekrutan Marcus Rashford dari Manchester United,” bunyi pernyataan resmi Aston Villa.
“Pemain internasional Inggris, yang telah tampil sebanyak 60 kali untuk the Three Lions, bergabung dengan Villa dalam sebuah kontrak yang berlaku hingga akhir musim ini.”
“Rashford telah mencetak 138 gol dalam lebih dari 400 penampilannya sejak ia bergabung dengan tim utama di Old Trafford, dan telah memenangkan Liga Eropa, dua Piala FA dan dua Piala Liga bersama klub masa kecilnya tersebut.”
“Penyerang serbaguna ini, yang dapat bermain di mana saja di lini depan, juga telah mencetak 17 gol dalam seragam Inggris dan telah mewakili negaranya di dua Piala Dunia dan dua Kejuaraan Eropa. Selamat datang, Marcus!” lanjut pernyataan The Villans.
Rashford sendiri sebenarnya sempat diminati oleh klub-klub top Eropa lainnya.
asal Inggris tersebut.
Akan tetapi, proses transfernya ke 3 klub tersebut tidak berjalan dengan lancar.
Rashford sendiri memang meninggalkan Manchester United setelah ditendang oleh Ruben Amorim dari skuad asuhannya.
Kali terakhir Rashford bermain di bawah asuhan Amorim adalah pada 12 Desember 2024 saat Manchester United melawan Viktoria Plzen di Liga Europa.
Setelah itu, Rashford tidak pernah lagi bermain.
Amorim menilai bahwa anak asuhnya itu tidak mampu memenuhi ekspektasinya selama berlatih.
Oleh karena itu, ia mencoretnya dari daftar skuad Setan Merah selama ini.
Kejadian yang menimpa Rashford itu rupanya juga akan berlaku kepada para pemain Man United lainnya.
Hal itu disampaikan oleh bek tengah asal Prancis, Leny Yoro.
Yoro menyebut bahwa Amorim memerintah dengan “tangan besi” dan tidak segan bertindak tegas kepada anak-anak asuhnya.
Bahkan, eks pelatih Sporting CP itu tidak akan segan mencoret pemain yang tidak maksimal dalam latihan.
“Dalam latihan, itu sangat sulit. Tetapi itu penting,” ucap Yoro, seperti dikutip dari 90min.
“Kami melakukan banyak latihan dan, baginya, latihan sangatlah penting karena Anda memainkan permainan seperti saat Anda berlatih.”
“Hal yang paling penting adalah menjadi sangat baik dalam latihan.”
“Jika Anda tidak bekerja, jika Anda malas berlatih, dia tidak akan menyukai Anda.”
“Dia akan membunuhmu! Itu normal karena, ya, Anda bermain seperti Anda berlatih.”
“Dia sangat ketat dalam hal ini, karena untuk memenangkan pertandingan dan trofi, Anda harus disiplin di luar lapangan. Anda harus datang tepat waktu,” pungkas Yoro.
Marcus Rashford selama ini diduga bermalas-malasan dan tidak serius ketika berlatih di bawah asuhan Amorim.
Oleh karena itu, Amorim memilih untuk mencoretnya dari skuad Man United.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







