MOTOR Plus-online.com – Suzuki Thunder merupakan salah satu produk yang sempat jadi andalan pabrikan berlogo S.
Dikenal punya tangki jumbo 15 liter dan asyik buat perjalanan jauh, Thunder surat lengkap dilelang Rp 2 juta.
Generasi pertama Suzuki Thunder lahir tahun 1999 silam.
Thunder edisi perdana dibekali mesin besar 250cc dan diproduksi Indomobil Suzuki International.
Sementara penerusnya yang punya mesin lebih kecil 125cc resmi dirilis tahun 2004.
Untuk produksi motor sport ini dirancang oleh Suzuki Indomobil Sales (SIS).
Motor yang menggendong mesin 125cc 4-tak SOHC, 5 percepatan ini akhirnya disuntik mati tahun 2015.
Thunder populer dengan kapasitas tangki besar mencapai 15 liter, penggemar touring merasa aman karena tidak perlu sering mampir ke SPBU.
Enggak heran walaupun sudah stop produksi, Thunder juga masih terlihat di SPBU dipakai pedagang bensin eceran.
Buat yang sedang mencari motor murah ini, KPKNL Ambon berencana melelang satu unit Suzuki Thunder tahun 2010.
Motor berpelat merah ini akan dilelang dengan harga pembuka Rp 2 juta dan uang jaminan Rp 400 ribu.
“Sepeda Motor Suzuki Thunder di Kota Ambon” demikian keterangan di situs lelang.go.id.
Bagi masyarakat kota Ambon yang berminat bisa langsung mendaftar.
Rencananya lelang motor sport warna biru ini akan dilaksanakan hari ini, Jumat (7/2/2025) mulai pukul 10.00 WIB.
Dari keterangan di situs lelang.go.id, motor ini dilengkapi STNK dan BPKB.
Harga Suzuki Thunder bekas di dealer motor seken tidak bisa diprediksi, tergantung kondisi, pajak dan kelengkapan dokumen.
Bagi yang berminat dengan motor-motor harga murah bisa cek langsung di situs lelang.go.id.
Berikut keterangan motor Suzuki Thunder 2010 yang akan dilelang KPKNL Ambon.
Jenis Barang
Kendaraan Bermotor
Sepeda Motor Suzuki Thunder
Bukti Kepemilikan
BPKB No: G No 2418174 P
18 Agu 2010
Uraian
Sepeda Motor Suzuki Thunder
Alamat: JL. KAPITAN ULUPAHA NO.1, AMBON
Nomor Polisi: DE 5955 AM
Tahun: 2010
Warna: Biru
Nomor Rangka: MH8EN1259J607612
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







