Gempa M3,6 Guncang Laut Selatan Sukabumi, Ini Laporan BMKG Terkini

Gempa M3,6 Guncang Laut Selatan Sukabumi, Ini Laporan BMKG Terkini

Gempa Terkini di Jawa Barat Mengguncang Sukabumi

Pada hari Kamis, 31 Juli 2025, pagi hari, gempa bumi kembali mengguncang wilayah Sukabumi, Jawa Barat. Menurut laporan dari BMKG Wilayah II, gempa tersebut terjadi pada pukul 08.44 WIB dengan kekuatan Magnitudo 3,6. Pusat gempa berada di laut, sekitar 113 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi. Kedalaman titik pusat gempa mencapai 10 kilometer.

Sebelumnya, pada Jumat, 26 Juli 2025, malam hari, Sukabumi juga diguncang oleh gempa bumi. Kali ini, gempa terjadi dengan kekuatan Magnitudo 3,5. Pusat gempa berada di darat, yaitu sekitar 24 kilometer utara Kabupaten Sukabumi. Kedalaman gempa kali ini lebih dalam, yakni 147 kilometer.

Read More

Gempa-gempa yang terjadi di wilayah Sukabumi menunjukkan bahwa daerah ini masih rentan terhadap aktivitas seismik. Meskipun kekuatannya relatif kecil, masyarakat tetap perlu waspada dan memahami skala serta tindakan yang harus dilakukan saat gempa terjadi.

Skala Gempa Berdasarkan MMI

BMKG menggunakan skala Modified Mercalli Intensity (MMI) untuk mengukur intensitas gempa. Berikut penjelasan skala MMI:

  • I MMI: Getaran tidak dapat dirasakan kecuali dalam kondisi luar biasa.
  • II MMI: Beberapa orang merasakan getaran, benda ringan seperti lampu gantung bergoyang.
  • III MMI: Getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti sensasi naik truk.
  • IV MMI: Banyak orang merasakan getaran, gerabah pecah, jendela berderik.
  • V MMI: Hampir semua orang merasakan gempa, barang terpelanting, dan bandul lonceng berhenti.
  • VI MMI: Semua orang merasakan gempa, kebanyakan orang lari keluar, plester dinding jatuh.
  • VII MMI: Semua orang keluar rumah, bangunan baik rusak ringan, sedangkan bangunan kurang baik retak atau hancur.
  • VIII MMI: Kerusakan ringan pada bangunan kuat, keretakan pada bangunan kurang baik, cerobong asap roboh.
  • IX MMI: Bangunan kuat rusak, rangka rumah tidak lurus, pipa dalam rumah putus.
  • X MMI: Bangunan kayu kuat rusak, rangka lepas dari pondasi, tanah terbelah, rel melengkung.
  • XI MMI: Bangunan sedikit yang masih berdiri, jembatan rusak, pipa tidak bisa digunakan.
  • XII MMI: Hancur total, gelombang tampak di permukaan tanah, benda terlempar ke udara.

Tindakan Saat Gempa Terjadi

Agar keselamatan diri terjaga saat gempa terjadi, berikut beberapa langkah yang perlu dilakukan:

  1. Tetap Tenang

    Saat gempa terjadi, hindari panik. Tarik napas dalam-dalam, lalu lihat lingkungan sekitar untuk mencari tempat aman.

  2. Di Dalam Rumah

    Cari meja sebagai tempat berlindung. Lindungi kepala dengan bantal, helm, atau tangan dalam posisi tertelungkup.

  3. Di Luar Ruangan

    Jauhi gedung dan tiang, lalu cari area terbuka. Jangan melakukan apapun, karena bisa saja ada gempa susulan.

  4. Di Kerumunan

    Ikuti arahan petugas dan segera menuju tangga darurat atau area terbuka.

  5. Di Gunung atau Dataran Tinggi

    Jangan berada dekat lereng karena risiko longsor tinggi. Cari lapangan yang aman.

  6. Di Laut

    Jika gempa terjadi di bawah laut, segera pergi ke dataran tinggi karena kemungkinan adanya tsunami.

  7. Di Dalam Kendaraan

    Pegang erat agar tidak terjatuh. Berhenti di tempat lapang dan jangan berkendara saat gempa terjadi.

Dengan pemahaman tentang skala gempa dan tindakan yang tepat, masyarakat bisa lebih siap menghadapi gempa bumi yang bisa terjadi kapan saja.

Related posts