Tips Mengubah Lahan Sisa Jadi Taman Menawan

Tips Mengubah Lahan Sisa Jadi Taman Menawan

Mengubah Lahan Sisa Menjadi Ruang Fungsional

Lahan sisa sering kali dianggap sebagai area yang tidak terpakai atau “ruang mati” dalam perencanaan rumah. Namun, dengan pendekatan kreatif dan desain yang tepat, lahan tersebut dapat diubah menjadi ruang bernilai tinggi yang sangat bermanfaat. Dalam beberapa proyek arsitektur, lahan sisa bisa dimanfaatkan sebagai taman multifungsi atau ruang transisi semi-terbuka yang cocok untuk berbagai ukuran rumah.

Salah satu contoh pemanfaatan kreatif yang sering dilakukan adalah menjadikannya sebagai taman innercourt di rumah-rumah tropis. Innercourt merupakan ruang terbuka kecil yang dikelilingi oleh bangunan, sehingga mampu memberikan sirkulasi udara dan pencahayaan alami yang optimal.

Read More

Area Multifungsi yang Fleksibel

Lahan sisa bisa difungsikan secara ganda sesuai kebutuhan penghuni. Misalnya, bisa digunakan sebagai tempat menjemur pakaian di siang hari dan berubah menjadi area santai di malam hari. Untuk mencapai hal ini, desain interior perlu dirancang dengan mempertimbangkan penggunaan penutup semi-transparan atau kanopi geser, serta lantai yang tahan panas dan mudah dibersihkan.

Furnitur juga bisa dipilih dengan konsep multifungsi, seperti bangku lipat atau meja tanam yang ditempatkan di dinding. Pencahayaan malam hari bisa diatur menggunakan lampu ambient yang dilengkapi sensor waktu, sehingga suasana tetap hangat dan nyaman.

Manfaatkan Lahan Sempit Sebagai Ventilasi Tambahan

Jika lahan sisa terlalu sempit, masih ada banyak cara untuk memanfaatkannya. Bisa dijadikan ventilasi tambahan, taman vertikal, rak tanaman, atau bahkan storage tersembunyi untuk sepatu atau alat kebersihan. Selain itu, lahan sempit juga bisa menjadi jalur servis teknis untuk instalasi pipa atau AC.

Dengan desain yang tepat, ruang sempit tetap bisa menjadi solusi sirkulasi udara dan cahaya. Misalnya, bisa dirancang sebagai void atau area terbuka vertikal yang menghubungkan lantai bawah dan atas.

Taman Vertikal dan Instalasi Seni

Dinding kosong dan ruang di atas juga bisa dimanfaatkan sebagai ruang fungsional. Strategi umum yang digunakan antara lain membuat vertical garden, rak pot gantung, atau instalasi seni untuk mempercantik tampilan. Jika memungkinkan, bisa juga dibangun mezzanine atau split level untuk menambah ruang fungsi.

Untuk meningkatkan kesan visual, pencahayaan vertikal seperti wall washer atau uplight tersembunyi bisa dipasang. Hal ini akan menciptakan kesan ruang yang lebih tinggi dan dalam, sekaligus memperindah area sempit.

Gunakan Skylight untuk Ruang Terbatas

Tidak jarang, lahan sisa terletak di antara tembok tetangga dan minim pencahayaan. Dalam kondisi seperti ini, penggunaan skylight atau blok kaca sangat efektif untuk membawa cahaya alami masuk. Bahkan, void sempit sekitar 50–80 cm tetap bisa memberikan ventilasi silang yang baik.

Jika cahaya alami masih terbatas, pencahayaan buatan dengan intensitas lembut yang menyerupai cahaya alami bisa ditambahkan agar ruang tetap nyaman untuk ditinggali.

Pemilihan Material yang Tahan Cuaca

Karena lahan sisa sering berada di area semi-outdoor atau outdoor, pemilihan material harus mempertimbangkan ketahanan terhadap cuaca. Beberapa material yang direkomendasikan antara lain WPC (Wood Plastic Composite), batu andesit, koral sikat, serta keramik outdoor anti-slip.

Untuk dinding, Kunto menyarankan menggunakan pelapis tahan cuaca seperti cat elastomeric atau lapisan waterproof agar tampilan tetap prima meski minim perawatan. Dengan material yang tepat, lahan sisa bisa tetap terlihat indah dan fungsional dalam jangka panjang.

Related posts