Mahasiswa S2 UNM Kembangkan Teknologi Deteksi TBC Berbasis AI dan Blockchain

Mahasiswa S2 UNM Kembangkan Teknologi Deteksi TBC Berbasis AI dan Blockchain

Inovasi SmartTB: Teknologi AI dan Blockchain untuk Deteksi Dini TBC

BantenMedia.CO.ID, JAKARTA – Mahasiswa Magister (S2) Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali mencatatkan prestasi melalui inovasi bernama SmartTB: AI-Assisted TB Screening with Consortium Blockchain for Audit & Data Integrity. Inovasi ini merupakan aplikasi berbasis artificial intelligence (AI) dan blockchain yang dirancang untuk membantu deteksi dini Tuberkulosis (TBC) sekaligus menjaga keamanan dan integritas data pasien.

SmartTB dikembangkan oleh tim mahasiswa S2 UNM yang terdiri dari Asta Hendra Hermansyah, Candra Oktavianto, Tafrizi, Tri Junianto, dan Muhammad Azzam Azhari M. Aplikasi ini dirancang sebagai sistem mobile dan backend yang mampu menganalisis citra rontgen dada (X-Ray) secara cepat dan akurat untuk skrining awal TBC.

Integrasi AI dan Blockchain dalam Pengembangan SmartTB

Selain mengandalkan AI, SmartTB juga mengintegrasikan consortium blockchain untuk mencatat seluruh proses pemeriksaan, validasi data, serta aktivitas lintas institusi kesehatan seperti rumah sakit, dinas kesehatan, hingga Kementerian Kesehatan. Dengan mekanisme ini, setiap data dan aktivitas tercatat dalam audit trail yang transparan, aman, dan tidak dapat dimanipulasi.

Kepala Nusa Mandiri Innovation Center (NIC), Fitra Septia Nugraha, menilai SmartTB sebagai bukti nyata kekuatan riset dan inovasi mahasiswa UNM. Menurutnya, kolaborasi antara AI dan blockchain dalam SmartTB menjawab tantangan besar digitalisasi layanan kesehatan, khususnya dalam penanganan penyakit menular seperti TBC.

“SmartTB menunjukkan bahwa mahasiswa UNM tidak hanya mampu berinovasi secara teknis, tetapi juga menghadirkan solusi strategis bagi persoalan nasional. Integrasi AI untuk skrining dan blockchain untuk keamanan data menjadikan inovasi ini sangat relevan dengan kebutuhan sistem kesehatan modern,” ujarnya dalam keterangan yang disampaikan.

Peran NIC dalam Mendukung Riset dan Inovasi

Ia menyampaikan bahwa melalui NIC, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis terus mendorong riset dan pengembangan teknologi agar karya mahasiswa dapat dikembangkan hingga tahap implementasi dan hilirisasi bersama mitra industri maupun pemerintah. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa inovasi-inovasi yang dihasilkan bisa langsung bermanfaat bagi masyarakat.

Harapan untuk Program Nasional Eliminasi TBC

Kehadiran SmartTB diharapkan mampu mempercepat proses deteksi dini TBC, meningkatkan akurasi skrining, serta mendukung program nasional eliminasi Tuberkulosis di Indonesia. Selain itu, inovasi ini juga menegaskan peran UNM sebagai pusat lahirnya solusi teknologi berbasis riset untuk menjawab tantangan bangsa di era digital.

Keunggulan dan Potensi Penerapan SmartTB

SmartTB memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya menjadi solusi yang layak dipertimbangkan dalam sistem kesehatan. Pertama, penggunaan AI memungkinkan analisis gambar rontgen dada yang lebih cepat dan akurat dibandingkan metode konvensional. Kedua, integrasi blockchain memberikan jaminan keamanan dan integritas data, sehingga mengurangi risiko manipulasi atau kehilangan data penting.

Selain itu, SmartTB juga dirancang untuk bekerja secara lintas institusi, yang berarti data dapat dipertukarkan secara aman antar lembaga kesehatan tanpa mengorbankan privasi pasien. Hal ini sangat penting dalam upaya pencegahan dan pengendalian TBC yang efektif.

Dengan adanya SmartTB, diharapkan akan ada peningkatan signifikan dalam kemampuan sistem kesehatan untuk menangani kasus TBC. Selain itu, inovasi ini juga bisa menjadi contoh bagaimana teknologi dapat digunakan untuk menjawab masalah kesehatan masyarakat secara lebih efisien dan efektif.

Related posts