Peningkatan Permintaan BBM dan LPG Selama Lebaran
Selama libur Lebaran, permintaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) mengalami kenaikan hingga 20 persen. Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi di seluruh wilayah Kalimantan tetap aman dan stabil. Hal ini dilakukan melalui berbagai langkah pengawasan dan peningkatan distribusi yang terus dipantau secara intensif.
Monitoring Intensif oleh Satgas Ramadhan dan Idul Fitri
Pertamina telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Ramadhan dan Idul Fitri untuk melakukan pemantauan kebutuhan energi masyarakat. Monitoring ini dilakukan hingga awal April mendatang guna mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat, terutama saat arus balik. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga, Edy Mangun menjelaskan bahwa pihaknya melakukan pemantauan ketat untuk memastikan ketersediaan BBM dan LPG tetap terjaga, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
Distribusi Energi yang Dijaga Ketat
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan juga memastikan keandalan infrastruktur distribusi energi. Mulai dari terminal BBM hingga jalur distribusi ke berbagai daerah, semua aspek dikelola dengan baik. Distribusi energi dilakukan melalui berbagai moda transportasi, seperti mobil tangki, kapal sungai, hingga pesawat udara untuk menjangkau wilayah-wilayah tertentu. Khususnya di daerah perbatasan seperti Krayan, suplai BBM tetap dikirimkan menggunakan transportasi udara guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Berdasarkan data proyeksi, konsumsi BBM dan LPG di wilayah Kalimantan diperkirakan mengalami kenaikan sebesar 18 hingga 20 persen dibandingkan kondisi normal. Meski terjadi lonjakan konsumsi, Pertamina memastikan ketahanan stok dalam kondisi sangat cukup untuk mengawal kebutuhan energi masyarakat hingga masa arus balik berakhir.
Layanan Tambahan untuk Pemudik
Edy Mangun menjelaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan layanan guna menjaga kelancaran distribusi energi. Pertamina juga menyiagakan layanan tambahan di jalur utama mudik guna mengantisipasi kebutuhan pemudik selama perjalanan kembali. Layanan tambahan ini mencakup penguatan pasokan di SPBU jalur utama serta kesiapan armada distribusi untuk menghindari kelangkaan di titik-titik padat.
Masyarakat diimbau untuk memastikan kecukupan BBM sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Jika mengalami kendala, masyarakat dapat menghubungi layanan Pertamina di nomor 135 untuk mendapatkan bantuan.
Kesimpulan
Dengan berbagai langkah tersebut, Pertamina menargetkan distribusi energi tetap lancar dan kebutuhan masyarakat selama arus balik Lebaran dapat terpenuhi tanpa hambatan.







