Milan Kembali ke Puncak Usai Kalahkan Torino

Milan Kembali ke Puncak Usai Kalahkan Torino



IKABARI.CO.ID, JAKARTA – AC Milan kembali menempati posisi kedua klasemen Serie A Liga Italia setelah mengalahkan Torino dengan skor 3-2 di Stadion San Siro, Milan, pada Sabtu (21/3/2026). Kemenangan ini memperkuat posisi Milan dalam persaingan gelar juara musim ini.

Gol-gol yang dicetak oleh Strahinja Pavlovic, Adrien Rabiot, dan Youssouf Fofana berhasil mengatasi dua gol Torino yang dilesakkan oleh Giovanni Simeone dan Nikola Vlasic. Hasil ini membuat Milan kembali berada di peringkat kedua dengan 63 poin dari 30 pertandingan, atau tertinggal lima poin dari Inter Milan yang memimpin klasemen. Sementara itu, Torino masih terjebak di peringkat ke-14 dengan 33 poin dari 30 laga.

Pertandingan dimulai dengan dominasi Milan sejak menit awal. Pada menit ke-36, Milan unggul lebih dulu lewat gol Strahinja Pavlovic. Gol ini tercipta setelah pemain asal Serbia tersebut memanfaatkan rebound bola di dalam kotak penalti Torino.

Torino tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan skor pada menit ke-44. Nikola Vlasic melepaskan tendangan yang ditahan oleh kiper Milan, Mike Maignan, namun kemudian disambar oleh Giovanni Simeone untuk mencetak gol.

Ketertinggalan Milan tidak berlangsung lama. Pada menit ke-54, Adrien Rabiot membawa timnya kembali unggul setelah meneruskan umpan Christian Pulisic. Tidak butuh waktu lama, Milan memperbesar keunggulan menjadi 3-1 pada menit ke-55. Umpan Zachary Athekame diselesaikan dengan sempurna oleh Youssouf Fofana.

Meski tertinggal, Torino tidak menyerah. Pada menit ke-83, mereka berhasil memperkecil ketertinggalan melalui tendangan penalti Nikola Vlasic yang tidak dapat dihentikan oleh Maignan. Namun, usaha Torino untuk menyamakan skor gagal, dan akhirnya skor 3-2 bertahan hingga peluit akhir.

Perkembangan Klasemen Serie A

Dengan hasil ini, AC Milan semakin dekat dengan Inter Milan dalam perburuan gelar juara. Meski masih tertinggal lima poin, peluang Milan untuk mengejar tetap terbuka, terutama jika Inter mengalami kendala di pertandingan berikutnya.

Sementara itu, Torino terus kesulitan dalam menjaga posisi mereka di papan tengah klasemen. Dengan hanya 33 poin dari 30 pertandingan, tim asal Turin ini harus meningkatkan performa jika ingin menghindari ancaman zona degradasi.

Evaluasi Performa Pemain

Strahinja Pavlovic tampil sebagai pahlawan di babak pertama, sementara Adrien Rabiot dan Youssouf Fofana memberikan kontribusi penting di babak kedua. Kombinasi antara serangan cepat dan kontrol bola yang baik menjadi kunci keberhasilan Milan dalam pertandingan ini.

Di sisi lain, Torino tampil agresif, terutama dalam upaya membalikkan keadaan. Meskipun gagal meraih kemenangan, performa mereka menunjukkan bahwa mereka masih bisa menjadi ancaman bagi lawan-lawan besar.



Performa Milan dalam beberapa pertandingan terakhir menunjukkan peningkatan yang signifikan. Tim asuhan Stefano Pioli terlihat lebih kompak dan memiliki strategi yang jelas dalam setiap pertandingan. Hal ini memberikan harapan besar bagi fans Milan untuk meraih gelar juara Serie A musim ini.

Related posts