Pemohon SKCK Padati Polres Majalengka Usai Libur Lebaran

Pemohon SKCK Padati Polres Majalengka Usai Libur Lebaran

Antrean Pemohon SKCK Meningkat Pasca Libur Idulfitri

Hari kedua setelah libur Idulfitri 1447 H/2026, ruang pelayanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Sat Intelkam Polres Majalengka mengalami lonjakan pemohon. Banyak warga datang untuk mengurus dokumen yang dibutuhkan dalam keperluan kerja maupun pendidikan.

Antrean terlihat memadati ruang pelayanan sejak pagi hari. Meski jumlah pemohon meningkat tajam, pelayanan tetap berjalan dengan cepat dan tertib. Petugas siap memberikan layanan kepada masyarakat dengan pengaturan alur yang baik.

Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi melalui Kasat Intelkam AKP Asep Hendra Mulyana menjelaskan bahwa peningkatan jumlah pemohon ini sudah diprediksi sejak awal. Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya menambahkan personel guna memastikan pelayanan tetap lancar.

  • Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa setiap tahun setelah libur panjang, terjadi kenaikan jumlah pemohon SKCK. Oleh karena itu, persiapan dilakukan secara matang.
  • Seluruh petugas disiagakan untuk mempercepat proses verifikasi hingga penerbitan SKCK, sehingga antrean tidak terlalu lama di ruang tunggu.
  • Di lapangan, petugas juga aktif membantu masyarakat, mulai dari memberikan panduan pengisian formulir hingga mengarahkan penggunaan layanan daring (online).

Langkah-langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Selain itu, langkah ini juga mendukung program Polri Presisi yang menekankan pelayanan humanis dan transparan.

Prioritas Utama Kepuasan Masyarakat

Rita menegaskan bahwa kepuasan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan di lingkungan Polres Majalengka. Ia mengimbau masyarakat agar melengkapi seluruh persyaratan sebelum datang ke lokasi pelayanan, guna mempercepat proses pengurusan SKCK.

  • Pihaknya juga meminta warga untuk tetap menjaga ketertiban selama berada di area Mapolres agar suasana pelayanan tetap kondusif di tengah tingginya jumlah pemohon.
  • Penggunaan layanan daring (online) juga dianjurkan untuk meminimalkan antrean dan mempercepat proses administrasi.

Tindakan Preventif untuk Kepuasan Publik

Selain penambahan petugas, beberapa tindakan preventif juga dilakukan untuk memastikan pelayanan tetap optimal. Misalnya, petugas aktif memberikan informasi tentang persyaratan yang diperlukan serta cara pengajuan SKCK yang benar.

  • Adanya pengawasan ketat terhadap proses pelayanan juga dilakukan guna memastikan semua pemohon mendapatkan pelayanan yang sama.
  • Dalam beberapa kesempatan, petugas juga memberikan sosialisasi tentang pentingnya SKCK bagi masyarakat.

Peran Teknologi dalam Pelayanan

Penggunaan teknologi dalam pelayanan administrasi kepolisian semakin meningkat. Warga kini dapat mengajukan SKCK secara online, sehingga mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk pengurusan dokumen.

  • Layanan daring ini juga membantu mengurangi beban petugas di lokasi pelayanan.
  • Meskipun demikian, petugas tetap hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan langsung.


Related posts