Persiapan dokumen jemaah haji Banjarmasin tinggal 2 kloter

Persiapan dokumen jemaah haji Banjarmasin tinggal 2 kloter

Persiapan Pemberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Banjarmasin

Embarkasi Banjarmasin sedang memasuki fase akhir persiapan untuk pemberangkatan jemaah calon haji. Saat ini, hanya tersisa dua kelompok terbang (kloter) yang masih dalam proses penyiapan dokumen. Tahapan ini menjadi langkah terakhir sebelum keberangkatan dimulai.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Kalimantan Selatan, Eddy Khairani, menjelaskan bahwa seluruh proses berjalan sesuai rencana. Salah satu tahapan yang masih berlangsung adalah pengajuan dan pemeriksaan visa. “Visa yang telah terbit harus melalui proses pengecekan kesesuaian data dengan identitas jemaah sebelum dilakukan penempelan ke paspor,” ujarnya pada Jumat (27/3).

Hingga saat ini, proses penerbitan dan penempelan visa telah mencapai kloter 17. Dua kloter terakhir masih dalam proses. “Insya Allah akan selesai dalam waktu dekat,” tambahnya.

Persiapan jemaah juga telah dilakukan lebih awal melalui manasik haji di masing-masing kabupaten/kota. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebanyak empat kali dan telah berakhir pada Februari 2026.

Di sisi layanan, asrama haji juga telah disiapkan. Saat ini terdapat dua gedung utama dengan fasilitas pendukung, ditambah beberapa bangunan lama yang masih difungsikan. Total kapasitas mencapai sekitar 750 orang atau dapat menampung dua kloter dalam satu waktu.

Persiapan lainnya mencakup pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi jemaah secara bertahap, koordinasi transportasi dari daerah menuju embarkasi, serta penetapan dan pembekalan petugas haji.

Pada tahap II tercatat sebanyak 789 calhaj telah melunasi biaya. Jika digabungkan dengan tahap sebelumnya sebanyak 4.011 orang, total jemaah reguler yang telah melunasi mencapai 4.800 orang.

Selain itu, terdapat 397 calhaj cadangan yang juga telah melakukan pelunasan sejak tahap awal.

Jadwal Pemberangkatan dan Kesiapan Lengkap

Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf (Gus Irfan) mengungkapkan bahwa pemberangkatan kloter pertama musim haji 1447 Hijriah direncanakan mulai April 2026. “Pemberangkatan kloter pertama pada 22 April,” ujarnya saat meninjau manasik di Masjid Ar Rahman, Kota Blitar, Jawa Timur, Jumat.

Irfan menegaskan kesiapan penyelenggaraan sudah hampir 100 persen, yang meliputi aspek transportasi dan konsumsi. Kartu Nusuk atau smart card yang diterbitkan pemerintah Arab Saudi akan diserahkan kepada jemaah saat di embarkasi.

Keamanan Jemaah Haji di Tengah Ketegangan Global

Sedangkan Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, memastikan pelaksanaan haji 2026 akan berlangsung aman di tengah konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran. Pernyataan itu disampaikan Faisal dalam konferensi pers di Kediamannya, di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/3).

“Berkaitan dengan peristiwa ataupun berkaitan dengan haji ini, sejalan ataupun sesuai dengan planning yang telah digariskan oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi, bahwa semuanya akan berjalan dengan lancar,” ungkapnya, dipantau dari Breaking News KompasTV.

Dalam kesempatan itu, ia juga memastikan Arab Saudi dalam kondisi aman bagi jemaah haji. Meski kawasan Timur Tengah sedang dilanda ketegangan geopolitik. “Kerajaan Arab Saudi alhamdulillah sampai saat ini memang negaranya aman,” tegasnya.




Related posts