Prakiraan Cuaca Jawa Barat 22 Maret: Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang!

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 22 Maret: Waspadai Hujan Petir dan Angin Kencang!



Jawa Barat – Prakiraan cuaca untuk wilayah Jawa Barat pada hari Minggu, 22 Maret 2026, menunjukkan adanya potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di beberapa daerah. Hujan ini diperkirakan terjadi terutama pada siang hingga malam hari. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada menghadapi kondisi cuaca yang bisa berubah secara tiba-tiba.

Pada pagi hari, antara pukul 07.00 hingga 13.00 WIB, keadaan cuaca umumnya cerah berawan. Namun, hujan ringan dapat terjadi di beberapa wilayah seperti Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Purwakarta, Subang, Indramayu, Sumedang, Majalengka, Cirebon, Kuningan, dan Garut.

Memasuki siang hingga sore hari, yaitu antara pukul 13.00 sampai 19.00 WIB, cuaca diprediksi berawan dengan kemungkinan hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Jawa Barat. Daerah-daerah yang rentan terkena dampak hujan antara lain Kabupaten dan Kota Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, Sumedang, Majalengka, Cirebon, serta Kuningan.

Sementara itu, pada malam hari dari pukul 19.00 hingga 01.00 WIB, cuaca masih berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di beberapa wilayah. Kondisi ini mencakup daerah seperti Kabupaten dan Kota Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, Sumedang, Majalengka, Cirebon, serta Kuningan.

Di dini hari, antara pukul 01.00 hingga 07.00 WIB, cuaca kembali cerah berawan. Suhu udara di Jawa Barat diperkirakan berkisar antara 19 hingga 34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 60 hingga 98 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat dengan kecepatan antara 5 hingga 50 kilometer per jam.

Selain itu, masyarakat diingatkan untuk mewaspadai potensi hujan yang disertai kilat atau petir serta angin kencang pada skala lokal. Peringatan ini berlaku pada siang hingga menjelang malam hari di beberapa wilayah, termasuk Kabupaten Bekasi, Bogor, Karawang, Indramayu, Sumedang, Majalengka, Garut, Cirebon, dan Kuningan.

Masyarakat diminta untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan dan mempersiapkan langkah antisipasi guna mengurangi risiko dampak cuaca buruk. Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Memastikan kebutuhan air bersih tersedia dalam jumlah cukup
  • Menyimpan barang elektronik dan peralatan penting di tempat yang aman
  • Menghindari area yang rawan banjir atau longsor
  • Memperhatikan informasi cuaca terkini secara berkala

Dengan kesadaran dan persiapan yang baik, masyarakat dapat mengurangi risiko dari perubahan cuaca yang tidak terduga.

Related posts