Kunjungan Mendikdasmen ke Kota Depok
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti melakukan kunjungan kerja ke Kota Depok bersama Wali Kota Depok Supian Suri pada Senin (30/3). Dalam kunjungan ini, ia mengunjungi dua sekolah, yaitu SMPN 2 Depok dan SDN Depok Baru 08 yang berada di Kecamatan Pancoran Mas.
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menyambut hari pertama masuk sekolah. Selama kunjungan, Mendikdasmen bertindak sebagai pembina upacara, kemudian melanjutkan dengan meninjau berbagai kegiatan belajar mengajar serta kondisi sekolah.
Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA)
Mendikdasmen menyampaikan bahwa pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMP dan SD telah dipersiapkan dengan matang. TKA akan diadakan pada April 2026 dan diperuntukkan bagi siswa kelas 9 SMP serta kelas 6 SD.
“Ya Insya Allah sesuai dengan jadwal yang sudah kita tetapkan, TKA akan kami laksanakan di bulan April ini dalam waktu dekat. Untuk SMP kelas 9 dan SD kelas 6,” ujarnya.
Tes SD dan SMP merupakan kebijakan baru yang direncanakan oleh Kemendikdasmen pada April 2026. TKA ini bertujuan untuk memetakan capaian akademik secara objektif dan digunakan sebagai jalur prestasi, dengan materi Bahasa Indonesia dan Matematika berbasis komputer. Tes ini bukan penentu kelulusan siswa.
Jadwal Pelaksanaan TKA
TKA SMP akan dilaksanakan pada 6–16 April 2026, sementara TKA SD berlangsung pada 20–30 April 2026. Sedangkan ujian susulan akan diadakan pada 11–17 Mei 2026.
Persiapan dan Kepercayaan terhadap TKA
Ia menegaskan bahwa kesiapan pelaksanaan TKA sudah cukup baik, mengingat berbagai tahapan uji coba telah dilakukan di banyak daerah.
“Secara teknis sudah sangat siap, karena sudah beberapa kali dilakukan try out, sudah dilakukan uji coba di hampir semua daerah, sehingga kami harapkan agar TKA ini dapat berlangsung dengan lancar,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia berharap pelaksanaan TKA dapat berjalan lancar serta mencerminkan nilai-nilai kejujuran dan semangat positif dari para peserta didik.
“TKA itu kita mengusung nilai jujur, gembira. Sehingga jangan ada usaha-usaha untuk curang. Jangan ada usaha-usaha untuk melakukan hal-hal yang tidak menggambarkan objektifitas dan kejujuran,” tuturnya.
Menurutnya, penting untuk membangun suasana ujian yang tidak hanya menjunjung tinggi integritas, tetapi juga tetap menghadirkan rasa gembira bagi siswa.
Peran Hasil TKA dalam Seleksi Pendidikan
Ia juga menekankan bahwa hasil TKA nantinya akan memiliki peran penting dalam proses seleksi pendidikan.
“TKA ini sangat penting untuk mengukur kemampuan akademik anak-anak kita juga nanti hasil TKA itu akan menjadi salah satu aspek dalam SPMB jalur prestasi.”







