Intan Akui Ditipu Pria Palsu di Malang, Ternyata Sudah Tahu Rey Wanita Sejak Awal

Intan Akui Ditipu Pria Palsu di Malang, Ternyata Sudah Tahu Rey Wanita Sejak Awal

Keterlibatan Emosional dalam Hubungan Sesama Jenis

Kisah Intan Anggraeni (28) yang awalnya mengaku menjadi korban penipuan dalam hubungan sesama jenis ternyata menyimpan cerita yang jauh lebih kompleks dan emosional. Dalam perjalanan hubungannya, Intan disebut pernah mengancam ingin mengakhiri hidupnya lantaran tak mau putus hubungan. Situasi ini terjadi ketika Rey (36) meminta untuk mengakhiri hubungan mereka sebelum rencana pernikahan siri benar-benar dilangsungkan.

Menurut pengakuan Rey, pada momen genting tersebut justru Intan yang melontarkan ancaman ingin mengakhiri hidup, sehingga membuat situasi semakin tegang dan penuh dilema. Rey juga menegaskan bahwa selama ini Intan adalah pihak yang sangat menginginkan hubungan mereka dilanjutkan hingga ke jenjang pernikahan, bahkan terkesan mendesak.

Ia menambahkan bahwa Intan sebenarnya sudah mengetahui sejak awal bahwa dirinya bukan laki-laki tulen, sehingga menurutnya tidak ada unsur penipuan seperti yang dituduhkan. Pernyataan tersebut kemudian memunculkan sudut pandang baru yang membuat publik mempertanyakan siapa sebenarnya yang berada di posisi korban dalam hubungan ini.

Rey Bantah Menipu

Rey secara tegas membantah telah melakukan penipuan identitas. Sebaliknya, ia mengaku telah mengeluarkan dana hingga ratusan juta rupiah untuk membantu kebutuhan finansial Intan selama hubungan mereka berlangsung. Rey, yang akrab disapa Yupi Rere, menyatakan bahwa sejak awal perkenalan, Intan maupun keluarganya sudah mengetahui identitas aslinya sebagai seorang perempuan.

Rey menjelaskan, pernikahan siri antara dirinya dengan Intan itu digelar pada 3 April 2026 atas dasar saling tahu. “Ya kecewa pasti, karena beritanya tidak sesuai realita. Dari awal dia sudah tahu identitas saya, bahkan keluarganya juga tahu,” ujar Rey saat dikutip dari Kompas.com, Jumat (10/4/2026).

Ia menambahkan bahwa hubungan mereka tidak dibangun di atas kebohongan. Rey menyebut Intan (yang juga dikenal sebagai Vela) sudah mengenalnya sejak bertemu di sebuah kafe di Kota Batu. “Dia sering ke rumah saya, teman-temannya juga tahu. Jadi kalau dibilang baru tahu setelah menikah, itu tidak benar,” tegasnya.

Motif Ekonomi di Balik Perselisihan

Diketahui sejak awal, KTP Asli Klaim Kucurkan Rp 200 Juta untuk Lunasi Utang. Dalam penjelasannya, Rey menyebut adanya motif ekonomi di balik perselisihan ini. Ia mengaku kerap membantu melunasi utang-utang pribadi Intan selama mereka menjalin hubungan. Rey menaksir total dana yang telah ia berikan kepada Intan mencapai angka fantastis. Ia pun mengklaim memiliki bukti fisik atas aliran dana tersebut.

“Bukti transfer ada banyak, bukan cuma satu atau dua. Saya juga yang menutup beberapa utangnya. Kalau ditaksir, yang saya berikan kepada Vela sekitar Rp 200 juta,” ungkap Rey.

Konflik ini mencuat setelah Rey sengaja menghentikan pemberian uang selama empat hari untuk menguji ketulusan hubungan mereka. Menurutnya, sesaat setelah aliran dana dihentikan, hubungan mereka mulai retak hingga berujung pada laporan polisi oleh pihak Intan.

Terkait alasan tetap melanjutkan pernikahan siri meski ada keraguan, Rey mengaku sempat ingin mengakhiri hubungan sebelum hari pernikahan. Namun, ia merasa tertekan oleh situasi di lingkungan Intan. “Saya sudah pernah ngajak udahan tapi ada ancaman bunuh diri, bahkan ibunya sampai pingsan, akhirnya situasi jadi tidak kondusif,” imbuhnya.

Lapor Balik atas Dugaan Pemerasan

Tidak tinggal diam atas laporan Intan ke Polresta Malang Kota terkait dugaan pemalsuan dokumen, Rey resmi melaporkan balik istri sirinya tersebut ke Polres Batu pada Rabu malam (8/4/2026). Rey melaporkan Intan atas dugaan pencemaran nama baik dan pemerasan. Ia merasa narasi yang viral di media sosial telah menyudutkan dirinya dan tidak sesuai fakta lapangan.

“Kemarin kami sudah bikin laporan ke Polres Batu. Laporan ini terkait pencemaran nama baik dan pemerasan. Ada beberapa kasus juga, tapi nanti biar lawyer-ku yang menjelaskan,” kata Rey.

Versi Intan: Baru Tahu Saat Malam Pertama

Di sisi lain, Intan Anggraeni tetap pada pendiriannya bahwa ia tertipu oleh penampilan fisik Rey yang menyerupai laki-laki. Ia mengaku baru menyadari identitas asli Rey setelah pernikahan berlangsung. “Tahunya pas malam pertama. Setelah saya tahu dia ternyata wanita, saya langsung nangis dan lapor ke orang tua,” kata Intan saat diwawancarai terpisah.

Pihak keluarga Intan, melalui perwakilannya Eko NS, juga mencurigai adanya indikasi tindak pidana lain, termasuk dugaan perdagangan orang karena Intan sempat diminta membuat paspor untuk diajak ke Kamboja dengan alasan berobat.

Saat ini, Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap laporan dari kedua belah pihak.

Related posts