Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Halaman 121: Soal Uraian Bab 5

Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Halaman 121: Soal Uraian Bab 5

Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Kurikulum Merdeka Halaman 121

Buku pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMP/MTS Kelas VII Kurikulum Merdeka mengandung berbagai materi yang dirancang untuk memperkaya pemahaman siswa. Salah satu bagian penting dalam buku ini adalah Bab 5 dengan judul “Damaskus: Pusat Peradaban Timur Islam (661 – 750 M)”. Di dalam bab tersebut, terdapat soal-soal latihan yang harus dikerjakan oleh siswa.

Soal-soal tersebut terdapat di halaman 121, khususnya pada bagian Rajin Berlatih. Berikut ini adalah kunci jawaban yang dapat digunakan sebagai panduan untuk memahami materi tersebut.

Soal Uraian Rajin Berlatih

1. Tuliskan secara singkat sejarah pendirian Bani Umayyah di Damaskus (661-750 M)?

Bani Umayyah di Damaskus didirikan oleh Mu’āwiyah bin Abu̅ Sufyān bin Harb bin Umayyah. Mereka berkuasa selama kurang lebih 90 tahun, yaitu dari tahun 40 hingga 132 H (661 – 750 M). Pusat pemerintahan mereka berada di Damaskus. Sistem pemerintahan Bani Umayyah bersifat turun temurun. Administrasi dan struktur pemerintahan mereka merupakan penyempurnaan dari sistem pemerintahan sebelumnya. Wilayah kekuasaan mereka sangat luas, sehingga dalam pemerintahan mereka dibantu oleh para gubernur dan dibentuk beberapa departemen. Mereka juga menjalin hubungan dengan bangsa-bangsa Arab Muslim serta negara-negara yang ditaklukkan seperti Persia, Mesir, dan Eropa. Dalam tata kelola mereka, terdapat aspek pemerintahan, hukum, sosial, ekonomi, keagamaan, dan pendidikan. Ilmu pengobatan dan kimia menjadi disiplin ilmu pertama yang dikembangkan, kemudian diikuti oleh ilmu pengetahuan lainnya.

2. Bagaimana cara menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat membangun negeri kepada generasi penerus bangsa?

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat membangun negeri antara lain:
– Mengikuti upacara bendera dengan khidmat.
– Memakai pakaian bernuansa batik atau khas daerah.
– Mempelajari budaya dan kesenian lokal.
– Menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsanya.

3. Mengapa kita harus meneladan nilai-nilai yang ada pada sejarah Bani Umayyah di Damaskus?

Kita harus meneladani nilai-nilai Bani Umayyah karena:
– Keimanan kepada Tuhan dapat dilakukan dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
– Semangat menuntut ilmu baik agama maupun dunia dapat ditumbuhkan dengan mencontoh para cendikiawan muslim.
– Nilai-nilai kebudayaan yang dikembangkan sesuai dengan tuntutan Islam.
– Kesatuan dan persatuan umat Islam serta kerukunan beragama tanpa membeda-bedakan suku, bangsa, warna kulit, dan lainnya.
– Memiliki semangat kepahlawanan untuk membela agama, bangsa, dan negara.
– Tugas yang diamanahkan dapat mencapai hasil dengan tanggung jawab yang tinggi.
– Dapat mencontoh seorang pemimpin yang dicintai oleh rakyatnya.

4. Buatlah biografi secara singkat khalifah ‘Umar bin ‘Abd al-‘Azīz!

Umar Bin Abdul Aziz lahir pada tahun 682 M/63 H. Ia menjabat sebagai khalifah pada Dinasti Umayyah pada tahun 717–720 M. Meskipun hanya dua setengah tahun, pemerintahan Umar Bin Abdul Aziz terbilang sukses dan membawa Dinasti Umayyah menuju masa keemasannya. Selama pemerintahannya, keadilan dapat ditegakkan dan keamanan meliputi seluruh penjuru negeri. Keadilan tersebut menyebabkan sulitnya menemukan orang yang berhak menerima zakat.

5. Bagaimana usaha yang dilakukan oleh Bani Umayyah dalam bidang pendidikan!

Dalam bidang pendidikan, Bani Umayyah melakukan beberapa usaha, antara lain:
– Masjid dijadikan sebagai pusat aktivitas ilmiah, sastra, diskusi, dan pembelajaran.
– Di daerah taklukan, banyak didirikan masjid. Masjid al-Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah juga menjadi pusat kajian ilmu yang sering dikunjungi oleh orang-orang muslim dari berbagai daerah.

Related posts