Kunjungan ke makam Vidi Aldiano, Inul Daratista kenang kenangan dan obrolan pengobatan

Kunjungan ke makam Vidi Aldiano, Inul Daratista kenang kenangan dan obrolan pengobatan

Kehadiran Inul Daratista di Makam Vidi Aldiano

Suasana duka masih terasa dalam hati keluarga dan sahabat Vidi Aldiano setelah sebulan ia meninggal dunia. Meski telah tiada, rasa cinta dan dukungan dari orang-orang terdekatnya tetap terasa. Hal ini terlihat jelas saat pedangdut senior Inul Daratista bersama suaminya, Adam Suseno, menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Vidi pada Jumat (10/4/2026).

Kedatangan Inul disambut oleh ayah Vidi, Harry Kriss. Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas doa dan perhatian yang masih terus mengalir dari rekan-rekan artis. Bahkan, Harry membeberkan bahwa penjaga makam Vidi memberikan laporan harian tentang siapa saja yang datang mengunjungi pusara putranya.

“Penjaga makam, Pak Haji Ebong, setiap hari mengirimkan video atau foto kepada saya. Dia bilang, ‘Pak, ini datang, Pak ini datang, dan ini datang.’ Itu sangat membantu saya karena dari data tersebut saya bisa tahu siapa saja yang datang,” kata Harry Kriss saat ditemui.

Meski keduanya memiliki genre musik yang berbeda, Inul dan Vidi memiliki ikatan yang kuat. Inul mengaku sengaja meluangkan waktu khusus untuk datang dan berdoa di depan makam Vidi.

“Mumpung ada kesempatan mampir, saya menyempatkan diri. Insya Allah, tempat yang indah bagi beliau-beliau yang sudah mendahului kita,” ujar Inul Daratista.

Inul juga mengenang bagaimana mereka sering bertukar pesan singkat, baik tentang kesehatan maupun sekadar berbagi semangat.

“Mas Vidi sering menghubungi saya saat sedang luang, untuk berbagi masalah pengobatan atau hal-hal lainnya. Kami dekat, meski tidak pernah ketemu langsung. Paling hanya lewat WhatsApp saja,” katanya.

Lebih lanjut, Inul membayangkan Vidi kini telah bahagia di sisi Tuhan, bersanding dengan musisi-musisi besar yang telah lebih dulu berpulang seperti Glenn Fredly.

“Vidi tetap hidup. Semangat buat Mas Vidi. Insya Allah, ketemu dengan Eyang Titiek Puspa. Ada Eyang, nanti ada Mas Vidi, Mas Glenn, dan Mas Adi Utama. Wah, semua akan berkumpul. Indahnya ya. Tidak ketemu di dunia, tapi insya Allah di akhirat akan ketemu,” ujarnya.

Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026, pukul 16.33 WIB di usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal. Jenazahnya dimakamkan pada Minggu pagi, 8 Maret 2026, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

Related posts