Santriwati Hilang di Depok Ditemukan di Surabaya

Santriwati Hilang di Depok Ditemukan di Surabaya



Saina Tazkiya Zulala Azizi, seorang santriwati dari Pondok Pesantren Al Muhajirin di Cilangkap, Tapos, Kota Depok, yang dilaporkan hilang sejak Februari lalu akhirnya ditemukan di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, pada Jumat (3/4).

Menurut keterangan paman Zulala, Makus, keponakannya itu ditemukan oleh tiga santri. Saat itu, Zulala sedang berencana untuk pergi ke Banjarmasin bersama temannya.

“Kami menerima kabar bahwa Zulala ditemukan oleh tiga orang santri di kawasan Tanjung Perak, Surabaya, pada hari Jumat (3/4) pukul 09.55 WIB dalam keadaan sehat. Lalu, saya mengkonfirmasi kerabat yang berada di Surabaya untuk menjemput Zulala,” kata Makus saat dikonfirmasi, Sabtu (11/4).

Ia menambahkan, “Ada temannya karena Zulala mau dibawa ke Banjarmasin.”



Makus belum mengetahui alasan pasti mengapa Zulala menghilang hampir tiga bulan. Ia mengatakan, keluarga belum bertanya secara langsung kepada Zulala mengenai motif kehilangannya tersebut.

“Saya belum tanya-tanya kenapa, biar mengalir saja,” ujarnya.

Menurutnya, keluarga sangat senang dengan kembalinya Zulala. Makus sendiri mengaku khawatir hingga menangis memikirkan nasib keponakannya tersebut saat menghilang.

“Sangat senang Zulala kembali, sampai saya menangis dan memikirkan bagaimana cara pulangnya, karena Zulala sendiri tidak punya identitas,” jelasnya.

Menurut pamannya, Zulala sempat berpindah-pindah tempat selama hilang hingga akhirnya ditemukan di Surabaya.

“Dari Terminal Cibinong menuju Bandung, dari Bandung ke Tasik, dari Tasik ke Jakarta, dari Jakarta berakhir di Surabaya,” ungkapnya.

Proses Pencarian dan Penemuan

Proses pencarian terhadap Saina Tazkiya Zulala Azizi berlangsung cukup panjang. Keluarga dan pihak pesantren mencari informasi seputar keberadaannya melalui berbagai media dan relasi. Namun, hingga akhirnya, ketiga santri tersebut berhasil menemukan Zulala di kawasan pelabuhan Surabaya.

Penemuan ini menjadi angin segar bagi keluarga, terutama setelah hampir tiga bulan tanpa kabar. Meskipun masih ada pertanyaan besar mengenai alasan Zulala menghilang, keluarga lebih memilih untuk fokus pada kebahagiaan dan keselamatan Zulala.

Kondisi Zulala Setelah Ditemukan

Dalam kondisi yang baik, Zulala ditemukan dalam keadaan sehat dan siap untuk kembali ke rumah. Menurut informasi yang diperoleh, ia tidak mengalami cedera fisik atau gangguan kesehatan serius.

Namun, penemuan ini juga membuka pertanyaan tentang perjalanan Zulala selama menghilang. Dari pengakuan Makus, Zulala sempat melakukan perjalanan lintas kota, mulai dari Cibinong hingga akhirnya tiba di Surabaya.

Tanggapan Keluarga

Pamannya, Makus, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan penemuan Zulala. Ia mengungkapkan bahwa keluarga sangat berharap Zulala bisa kembali ke rutinitas normal dan tetap menjaga hubungan yang baik dengan keluarga serta pesantren.

Selain itu, keluarga juga berharap agar Zulala dapat menjelaskan alasan mengapa ia meninggalkan rumah tanpa memberi tahu siapa pun. Meskipun begitu, mereka lebih memilih untuk tidak terburu-buru dalam menanyakan hal tersebut.

Kesimpulan

Penemuan Zulala di Surabaya merupakan momen penting bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. Meskipun masih ada pertanyaan yang belum terjawab, keberhasilan penemuan ini memberikan harapan bahwa Zulala akan kembali ke kehidupan yang stabil dan aman.

Dengan adanya penemuan ini, diharapkan ke depannya, keluarga dan pihak terkait dapat lebih waspada dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan para santri di lingkungan pesantren.

Related posts