Tagihan listrik yang membengkak memang menjadi momok tersendiri. Biaya yang tak sedikit ini terkadang menambah pengeluaran bulanan yang seharusnya bisa untuk ditabung.
Maka dari itu, penting sekali untuk mengetahui cara mengurangi penggunaan listrik di rumah. Selain menghemat uang, ternyata menghemat listrik juga bisa meminimalkan efek buruk terhadap lingkungan.
Bagaimana caranya? Simak cara menghemat listrik di bawah ini, ya!
1. Menyesuaikan perabotan listrik sesuai kebutuhan
Cara menghemat listrik yang pertama adalah menyesuaikan barang elektronik sesuai dengan luas rumah dan kapasitas listrik yang ada. Contohnya, apabila kamu punya rumah yang kecil, kamu bisa menggunakan kulkas satu pintu dengan ukuran kecil.
Bisa juga meminimalisir atau meniadakan penggunaan pendingin ruangan atau AC apabila ruangan punya cukup ventilasi.
2. Mengatur suhu barang elektronik sesuai kebutuhan
Mengatur suhu sesuai kebutuhan ternyata juga bisa menghemat penggunaan listrik, lho. Tak perlu suhu maksimal, yang penting pemakaian suhunya sudah cukup.
Misalnya, menyesuaikan suhu AC berdasar luas ruangan dan pertahankan suhu pendingin sekitar 25°C. Begitu juga dengan kulkas yang bisa kamu sesuaikan kedinginannya dengan jenis bahan makanan yang disimpan.
Selain itu, masyarakat juga bisa memgatur daya pencahayaan maksimum sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) sebagai berikut:
3. Mematikan barang elektronik yang tidak digunakan
Tentunya, mematikan barang elektronik yang tidak dipakai menjadi cara paling mudah untuk menghemat listrik. Kamu bisa mematikan barang elektronik seperti kipas angin, AC, lampu, hingga televisi apabila sudah tak digunakan. Tak hanya menghemat tagihan listrik, langkah ini juga menjaga barang elektronik di rumah tetap awet dan tidak mudah rusak.
4. Menggunakan lampu LED
Tahukah kamu kalau lampu LED dapat menghemat penggunaan energi listrik hingga 75 persen? Apalagi lampu LED juga dapat bertahan 25 kali lebih lama dibandingkan bola lampu pijar biasa.
.
setelah digunakan
ketika nasi sudah matang.
setidaknya 30 menit sebelum makan. Barulah setelah selesai makan, jangan lupa untuk mematikan kembali, ya.
6. Mengurangi pemakaian mesin cuci
Mencuci pakaian memang paling mudah memakai mesin cuci. Praktis dan cepat, mesin cuci juga membuat pakaianmu lebih bersih. Sayangnya, mesin cuci menggunakan tenaga listrik yang besar, sehingga bisa membuat tagihan listrik membengkak.
Maka dari itu, sebaiknya pakai mesin cuci saat dibutuhkan saja. Untuk pakaian dalam dan baju berbahan kaus, kamu bisa mencucinya sendiri secara manual.
7. Mematikan lampu saat tidur
Ternyata, mematikan lampu saat tidur baik untuk kesehatan, lho. Akan hal tersebut, kamu bisa mematikan lampu saat tidur sebagai upaya untuk menghemat listrik. Tapi apabila kamu membutuhkan penerangan saat tidur, kamu bisa memakai lampu tidur yang hemat energi di kamar.
8. Menjemur pakaian di bawah sinar matahari
Kalau mencuci pakaian dengan mesin cuci, rasanya cukup praktis saat menggunakan pengeringnya sekaligus. Faktanya, memakai pengering pakaian membuat penggunaan listrik jadi semakin banyak.
Supaya tagihan listrik tak membengkak, kamu bisa menjemur pakaian secara alami di bawah sinar matahari saat cuaca sedang cerah.
9. Mencabut pengisi daya baterai
yang dibiarkan tetap terhubung pada stop kontak dapat menyebabkan pengisi daya akan menarik lebih banyak listrik, lho.
terhubung pada stop kontak juga dapat membahayakan orang lain dan merusak pengisi daya jadi lebih cepat rusak.
Itulah beberapa cara mudah yang dapat dilakukan untuk menghemat penggunaan listrik di rumah. Selamat mencobanya di rumah, ya!
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







