mungkin bisa jadi tontonan favoritmu. Anime ini diadaptasi dari manga karya Megu Kawaguchi dan menawarkan cerita yang unik, dengan latar pandemi COVID-19 yang menjadi elemen penting dalam narasinya.
yang disukainya juga tidak tertarik padanya. Namun, saat teman-teman masa kecilnya mengajak Mizuha keluar, dia harus mencari tahu apa arti perubahan dalam hubungan ini. Dan perasaannya mungkin bukanlah satu-satunya yang berubah.
yang wajib kamu tahu.
1. Pembukaan yang berbeda dari shojo lainnya
Biasanya, serial shojo dimulai dengan fokus penuh pada kehidupan sekolah sang tokoh utama. Namun, anime ini memulai dengan adegan yang lebih dewasa dan suram, memperlihatkan Mizuho Nishino sebagai seorang perempuan dewasa yang sedang merenungkan masa lalunya. Pendekatan ini memberikan nuansa berbeda dan langsung menarik perhatian penonton.
Kamu bisa merasakan benar-benar pandangan dari sisi Mizuho dan seolah-olah menjadi dirinya dalam anime ini. Setiap yang dirasakan atau dilakukan Mizuho seolah menjadi perbuatan yang kamu lakukan sendiri.
2. Latar waktu saat pandemi COVID-19
Anime ini mengambil latar waktu pada Juli 2020, ketika pandemi COVID-19 masih dalam puncaknya. Dalam cerita, terdapat elemen-elemen yang menggambarkan situasi saat itu, seperti peringatan tentang cuaca panas dan penyakit menular. Namun, meskipun ini menjadi latar yang unik, penggambaran pandemi terasa minimalis, dengan lebih banyak dari segi penceritaan daripada hanya menampilkan secara visual.
yang lengkap
(yakni tokoh utama perempuan yang dikeliling banyak tokoh laki-laki). Selain Kizuki Hazawa, teman masa kecil Mizuho, kita juga diperkenalkan pada Airu Izumi, Shin Kashiwagi, dan Shugo Hoshikawa. Meskipun pengenalan karakter terasa sedikit tergesa-gesa, masing-masing tokoh memiliki kepribadian unik yang menarik perhatian.
di antara mereka berempat.
4. Mizuho sebagai karakter
Dalam cerita, Mizuho ternyata adalah seorang mangaka muda dengan nama pena Megu Kawaguchi. Hal ini menambahkan lapisan menarik pada karakternya, terutama saat dia berjuang menyeimbangkan kehidupan pribadi dan profesionalnya. Detail ini juga memberikan kedalaman cerita, yang jarang ditemukan dalam anime shojo biasa.
Sebuah karakter yang terbilang unik dan masih jarang untuk diangkat sebagai karakter utama untuk anime.
5. Karakterisasi yang kuat pada Kizuki dan Saito
Dua karakter yang meninggalkan kesan paling kuat dalam episode pertama adalah Kizuki Hazawa dan Saito Ryosuke. Baik Kizuki maupun Saito menunjukkan emosi yang mendalam, terutama terkait hubungan mereka dengan Mizuho dan bagaimana pandemi memengaruhi kehidupan mereka. Reaksi mereka terasa nyata dan menjadi salah satu elemen paling berkesan dalam cerita.
Keduanya digambarkan dengan sangat baik dan menarik dinantikan perkembangan keduanya dalam episode-episode berikutnya.
adalah anime shojo yang mencoba membawa sesuatu yang berbeda dengan latar pandemi COVID-19. Meskipun episode pertama terasa sedikit tergesa-gesa, penggemar tetap bisa menikmati elemen drama, kisah cinta, dan konflik emosional yang menarik.
Kalau kamu mencari cerita romantis dengan sentuhan unik, anime ini patut untuk ditonton. Siap mengikuti perjalanan cinta Mizuho dan para pria di sekitarnya?
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







