Sebanyak 32 RT Masih Terendam Banjir, Jakarta Barat Terdampak Paling Parah

Sebanyak 32 RT Masih Terendam Banjir, Jakarta Barat Terdampak Paling Parah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan, terdapat 32 Rukun Tetangga (RT) dan satu ruas jalan yang masih terendam banjir hingga Kamis (3/1/2025) siang, sekitar pukul 13.00 WIB.

Wilayah yang paling parah terdampak adalah Jakarta Barat, yakni sebanyak 17 RT terendam.

“BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 32 RT dan satu ruas jalan,” ungkap Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, saat dihubungi

Berdasarkan data yang diperoleh BPBD, ketinggian air bervariasi di setiap kelurahan, berkisar antara 40 hingga 160 sentimeter.

Berikut adalah rincian wilayah yang masih terendam banjir hingga siang ini:


Jakarta Barat

17 RT dengan ketinggian air antara 40-80 sentimeter akibat luapan Kali Apuran, terdiri dari:

  • Kelurahan Cengkareng Barat: 8 RT
  • Kelurahan Rawa Buaya: 1 RT
  • Kelurahan Pegadungan: 3 RT
  • Kelurahan Tegal Alur: 5 RT


Jakarta Timur

11 RT dengan ketinggian air antara 30-160 sentimeter akibat luapan Kali Ciliwung, terdiri dari:

  • Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT
  • Kelurahan Cawang: 5 RT
  • Kelurahan Cililitan: 2 RT

Banjir terparah tercatat di Jalan Haji Maliki dan Jalan Taman Harapan, Kelurahan Cawang, dengan ketinggian air mencapai 1,2 meter pada pukul 12.00 WIB.


Jakarta Utara

  • Kelurahan Semper Barat: 1 RT terebndam dengan ketinggian air 40 sentimeter.


Jakarta Selatan

  • Kelurahan Pejaten Timur: 3 RT terendam dengan ketinggian air mencapai 70 sentimeter akibat luapan Kali Ciliwung.

BPBD DKI Jakarta bekerja sama dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk menyedot genangan dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik, bersama dengan para lurah dan camat setempat.

“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” kata Yohan.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan lebih lanjut.

“Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-setop,” tambahnya.

Related posts