Saat puasa, tubuh tak menerima makanan atau minuman ber jam-jam. Karena itu, sangat diperlukan pemilihan jenis makanan yang bisa meningkatkan energi serta mengurangi rasa lapar. Serat merupakan salah satu zat gizi yang memiliki peranan signifikan di sini dan harus dimasukkan ke dalam menu sahur Anda.
Makanan dengan tingkat serat yang tinggi bermanfaat untuk mengontrol level gula darah agar tetap seimbang karena proses pencernaannya membutuhkan waktu lebih lama. Ini membantu mencegah peningkatan tiba-tiba kadar glukosa di dalam darah sehingga Anda bisa terbebas dari perasaan letih atau haus yang datang dengan cepat ketika sedang berpuasa.
Pergantian kebiasaan makan selama bulan puasa bisa berdampak pada sistem pencernaan, seperti peningkatan risiko konstipasi. Memasukkan asupan serat yang cukup di waktu sahur dapat membantu melancarkan proses pencernaan, mengoptimalkan gerakan usus, serta merawat kesejahteraan saluran gastrointestinal secara menyeluruh.
Umumnya, menu
sahur
Relatif mirip dengan makanan berkadar karbohidrat tinggi seperti nasi, tepung, mi, dan sebagainya. Ini bisa mengakibatkan kelalaian dalam asupan serat yang justru amat bermanfaat bagi tubuh saat puasa.
- Tautan Unduhan Jadwal Imsakiyah 2025 untuk Bulan Ramadhan Resmi dari Kemenag dan Muhammadiyah
- Menganalisis Pengaruh Tidur Lagi Setelah Sahuri terhadap Kesehatan
- Apakah Puasa di Bulan Ramadhan Dapat Dilakukan Tanpa Sahur? Berikut Penjelasannya
Karbohidrat sederhana bisa menyebabkan Anda merasa lapar lagi dengan cepat. Sebaliknya, serat mampu mengurangi kecepatan penyerapan nutrisi dan memberikan energy perlahan-lahan, sehingga badan masih terus punya stok tenaga yang cukup untuk beraktifitas dalam waktu lama tanpa gampang letih.
Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami berkesempatan untuk menyajikan beberapa saran yang bermanfaat.
pilihan makanan sahur agar tetap merasa kenyang untuk waktu yang lama
Anda bisa menyesuaikannya dengan pilihan hidangan yang cocok untuk setiap individu. Untuk informasi lebih lanjut, silakan baca penjelasan berikut ini.
Pilihan Makanan yang Tahan Lebih Lama di Perut
1. Nasi Merah
Tidak seperti nasi putih, nasi merah memiliki kadar serat yang lebih tinggi sehingga dapat menunda proses pencernaan. Ini akan membantu untuk menyediakan energi secara perlahan dan sekaligus menjadikan Anda merasakan kenyang lebih lama.
2. Daging
Daging tanpa lemak seperti dada ayam dan tenderloin sapi mengandung banyak protein yang butuh proses lebih lama di dalam tubuh. Hal ini bisa membantu meredakan rasa lapar serta berperan penting dalam pemeliharaan massa otot.
3. Telur
Telur sebagai penyedia protein dan lemak yang baik dapat membantu dalam pengaturan rasa lapar. Memakannya pada waktu sarapan contohnya, akan menciptakan perasaan kenyang yang tahan lama sampai beberapa jam kemudian.
4. Alpukat
Buah ini menyimpan lemak tidak jenuh yang bermanfaat bagi tubuh bersama dengan kadar serat yang cukup tinggi. Gabungan tersebut menjadikan alpukat sebagai opsi sempurna untuk mendukung rasa kenyang lebih tahan lama sambil memelihara kondisi jantung Anda.
5. Oatmeal
Oatmeal memiliki serat yang dapat melambatkan proses pencernaan serta menstabilkan tingkat glukosa di dalam darah. Mengonsumsi oatmeal membuat perut terasa kenyang untuk jangka waktu yang lebih lama.
6. Kentang Rebus
Kentang yang dimasak dengan cara merebus tanpa penambahan lemak mengandung pati resisten yang dapat membantu mencegah perasaan lapar lebih cepat. Tambahan dari hal tersebut, kentang juga memberikan variasi vitamin serta mineral penting bagi tubuh.
7. Ikan
Ikan yang mengandung lemak seperti salmon dan tuna tak hanya memiliki kadar protein tinggi namun juga melimpah dengan asam lemak omega-3. Dua zat gizi tersebut bertugas untuk memicu perasaan kenyang serta merawat kesihatan otak dan jantung Anda.
8. Greek Yoghurt
Bila dibandingkan dengan yoghurt reguler, Greek yoghurt memiliki kadar protein yang lebih tinggi sehingga dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Tambahan pula, bakteri baik di dalamnya turut mempromosikan kesejahteraan saluran cerna.
9. Ubi dan Singkong
Ubi dan singkong merupakan sumber karbohidrat kompleks yang lambat dicerna tubuh, sehingga memberikan energi yang bertahan lebih lama. Serat di dalamnya juga membantu menjaga sistem pencernaan tetap sehat.
Demikian pembahasan mengenai
menu sahur
yang membuat Anda merasa kenyang lebih lama saat berbuka di Bulan Ramadhan. Semogabermanfaat.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







