Apple Pastikan iPhone 16 dan iPhone 16e Segera Masuk Indonesia

Apple Pastikan iPhone 16 dan iPhone 16e Segera Masuk Indonesia

– Apple akhirnya mendapat restu dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk mengedarkan iPhone 16 series di Indonesia.

Baik Apple dan Kemenperin sudah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait komitmen investasi perusahaan untuk periode 2023-2029 pada hari ini, Rabu (26/2/2025).

Menyambut hal itu, Apple memastikan pihaknya akan segera menghadirkan iPhone 16 series ke Indonesia. Bukan itu saja, raksasa teknologi ini juga menjanjikan iPhone 16e sebagai iPhone versi murah, untuk diboyong ke Tanah Air.

, Rabu (26/2/2025) malam.

, nomor model iPhone 16 series hingga berita ini ditayangkan, belum muncul di laman sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) Kemenperin.

Walau demikian, kesepakatan antara Apple dan Kemenperin menjadi pembuka jalan bagi iPhone 16 series untuk masuk Indonesia secara resmi. Kesepakatan keduanya sekaligus jadi angin segar bagi nasib iPhone 16 series yang terkatung-katung sejak Oktober 2024 lalu.

iPhone 16 series dilarang diperjual-belikan di Indonesia karena Apple belum memenuhi komitmen investasi, sebagai syarat mendapat sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Apple memilih skema investasi, tetapi belum juga memenuhi komitmen investasi untuk tahun 2024 dan seterusnya. Walhasil, sertifikasi TKDN untuk iPhone 16 series belum diterbitkan, walaupun ponsel tersebut sudah debut di Amerika Serikat sejak September 2024 lalu.

Untuk mendapatkan TKDN iPhone 16, Apple sudah melakukan berbagai upaya termasuk menawarkan sejumlah nilai investasi. Penawaran yang paling terakhir yaitu pada Desember 2024 lalu, di mana Apple dilaporkan mengajukan proposal investasi senilai 1 miliar dollar AS (sekitar Rp 16,3 triliun).

Investasi itu ditujukan untuk membangun pabrik AirTag di Batam. Namun proposal ini sempat ditolak Kemenperin karena dinilai tidak berkaitan langsung dengan produksi iPhone.

Apple lantas diminta merevisi proposalnya, bila ingin larangan penjualan iPhone 16 di Indonesia dicabut.


Pilih skema TKDN investasi inovasi

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akhirnya menyetujui proposal investasi Apple di Indonesia untuk periode 2025-2029. Kemenperin dan Apple juga sudah menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) pada hari ini, Rabu (26/2/2025).

“Kementerian Perindustrian telah menyetujui rencana investasi inovasi dari Apple untuk periode 2025-2028 dan juga telah menandatangani MoU dengan Apple untuk komitmen investasi pada periode 2023-2029,” kata Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, dikutip KompasTekno dari situs resmi Kemenperin.

Menurut Menperin, Apple tetap memilih skema investasi inovasi untuk mendapatkan sertifikat TKDN aneka produknya di Indonesia, termasuk iPhone 16 series dan produk yang akan datang.

Rincian investasinya meliputi pembangunan pabrik AirTag di Batam lewat mitra manufaktur Apple, yakni ICT Luxshare. Perusahaan ini dikenal memasok sejumlah produk Apple termasuk iPhone, konektor kabel MacBook dan lain sebagainya.

Pabrik di Batam itu dibangun dengan investasi senilai 150 juta dollar AS.

Apple juga sedang menyiapkan lini produksi di perusahaan Long Harmony, Bandung, yang akan memproduksi kain mesh untuk keperluan AirPod Max.

Di dalam MoU Apple dan Kemenperin juga disepakati kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Apple, meliputi pendirian Apple Software Innovation and Technology Institute, pendirian Apple Professional Developer Academy, dan keberlanjutan Apple Academy.

Apple juga berkomitmen mendirikan R&D Center di Indonesia yang akan fokus pada pengembangan software. Fasilitas ini akan menjadi yang kedua di luar AS, setelah Brasil.

Pendirian R&D Center akan melibatkan 15 perguruan tinggi di Indonesia, termasuk ITB, UI, UGM, dan ITS yang tergabung dalam Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC).

Related posts