Bupati Minta Maaf usai Kades Tertawakan Nasi Kotak di Acaranya,Tegur Wiwin: yang Salah Saya

Bupati Minta Maaf usai Kades Tertawakan Nasi Kotak di Acaranya,Tegur Wiwin: yang Salah Saya

– Kepala Desa Gunung Menyan yaitu Wiwin Komalasari menjadi sorotan publik usai videonya viral di media sosial yang menertawakan bingkisan makanan dengan sebutan berkat.

Kini ia dipanggil oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor.

Hal itu dilakukan untuk memberikan pembinaan terhadap Wiwin Komalasari.

Dalam kesempatan itu, Kepala DPMD Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah, memfasilitasi Wiwin Komalasari dengan Rudy Susmanto selaku Bupati Bogor melalui video call.

Rudy Susmanto yang sedang mengikuti retret kepala daerah di Magelang itu pun menyempatkan diri untuk memberikan wejangan secara daring.

Ia mengatakan bahwa kesalahan bawahannya menjadi tanggung jawabnya selaku pimpinan tertinggi di Kabupaten Bogor saat ini.

“Maka apapun yang terjadi yang salah adalah saya, menjadi bahan evaluasi kita bersama,” ujar Rudy, Selasa (25/2/2025).

“Makanya Bu Kades pun diundang hari ini bukan berarti sepenuhnya salah, tidak, jadi bahan evaluasi kita bersama-sama,” imbuh Rudy.

Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bogor periode 2019-2024 ini berharap, Wiwin Komalasari tidak mengulangi perbuatannya.

Ia mengingatkan agar Wiwin Komalasari lebih selektif lagi dalam bersikap.

Karena Wiwin Komalasari merupakan pejabat publik yang memimpin masyarakat di tingkat desa.

“Karena ada jabatan yang melekat di beliau, sama halnya dengan saya juga sama, kita punya kehidupan pribadi masing-masing,” tutur Rudy,

“Tetapi kita mewakili representasi masyarakat Kabupaten Bogor, tentu harus lebih selektif, lebih hati-hati,” katanya.

Lebih lanjut, Rudy Susmanto pun meminta agar Wiwin Komalasari tidak berkecil hari atas kejadian yang terjadi saat ini.

Ia mengajak Wiwin Komalasari untuk tetap semangat dalam membangun Kabupaten Bogor bersama-sama.

“Tentunya saya mewakili Pemerintah Kabupaten Bogor meminta maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi, ini jadi bahan evaluasi kita bersama,” katanya.

Sebelumnya, Wiwin Komalasari mengurai pernyataan soal dirinya yang menertawakan nasi kotak dari acara pelantikan Bupati Bogor.

Video yang dibagikannya di media sosial tersebut viral, Wiwin Komalasari akhirnya buka suara.

Ia memberikan klarifikasinya dalam postingan di akun TikTok @ratuwk1414.

Diketahui, Wiwin Komalasari viral lantaran menertawakan nasi kotak di acara Bupati Bogor hingga jadi sorotan.

Konten Wiwin Komalasari yang viral itu pun sampai mendapat atensi dari Bupati Bogor Rudy Susmanto.

Rudy pun mengambil langkah tegas guna menangani viralnya kades Wiwin Komalasari tersebut.

Bak ketar-ketir sosoknya disorot Bupati Bogor, Kades Gunung Menyan itu pun mengurai pernyataan mengejutkan.

Wiwin mengaku, tidak pernah ada niatan dirinya untuk menghina makanan ataupun nasi kotak.

Adapun alasannya tertawa saat menenteng nasi kotak adalah karena merasa senang.

“Sebetulnya kita tidak ada niatan untuk menghina, melainkan seru-seruan,” ungkap Wiwin, dilansir dari TribunnewsBogor.com pada Selasa (25/2/2025).

“Kita dapat makan itu kan di besek, dan kita tidak makan di sana, melainkan kita dibawa, ditenteng dan kita senang,” imbuhnya.

Terkait dengan kata-kata ‘geli’ yang diucapkannya, Wiwin menyebut arti sebenarnya dan menampik jika ia merasa jijik dengan nasi kotak.

“Mungkin di situ ada kata-kata geli, geli itu bukan berarti jijik, melainkan itu lucu,” jelas Wiwin.

“Saya pribadi orang Sunda, jadi bicaranya, ‘Ih, lucu ya kita seru-seruan bawa tentengan ini, bawa berkat ini lucu banget’,” beber Wiwin.

Dalam klarifikasinya tersebut, Wiwin mengurai alibi mengejutkan soal nasi kotak.

Diakui Wiwin, ia dan kepala desa lainnya menyantap nasi kotak tersebut di parkiran tanpa terekam kamera.

Cerita tersebut diungkap Wiwin seolah ingin mengatakan bahwa ia tidak jijik dengan nasi kotak.

“Malah di parkiran lho kita makan, bukan untuk niatan menghina, melainkan di situ pun kita ada bicara jomet, jomet itu keju saemet kalau kata orang Sunda.”

“Saya sendiri pun menenteng, bukan hanya saya, bersama teman-teman, seru aja, senang tidak ada unsur menghina ataupun melecehkan,” imbuh Wiwin.

Lagipula diungkap Wiwin, ia adalah pribadi yang ceria dan suka bercanda.

“Intinya dengan adanya saya berbicara seperti itu yang garis besarnya itu geli, bukan menghina atau mencemooh ke makanan atau ke tentengan berkat itu, melainkan senang.”

“Saya itu periang, ngakak, kalau ketawa emang suka saya humoris,” sambungnya.

Wiwin sendiri minta maaf, sadar perbuatannya memancing keriuhan di media sosial.

Namun ditegaskan oleh Wiwin, ia tidak pernah ada niat untuk menghina makanan nasi kotak.

“Dengan viralnya ini ke depannya, insya Allah saya akan lebih hati-hati lagi.”

“Karena yang saya lontarkan itu saya tidak ada niatan menghina atau apapun, itu kadang orang lain berpikirnya beda.”

“Saya akan memperbaiki lagi, saya minta maaf kalau pun ada yang tersinggung, tapi saya pribadi tidak ada niatan menghina,” pungkas Wiwin.



Googlenews

Related posts