Istri Keenam Presiden Soekarno Lepas Status WNI dan Minta Dinaturalisasi Jadi Warga Jepang, Ini Alasannya!

Istri Keenam Presiden Soekarno Lepas Status WNI dan Minta Dinaturalisasi Jadi Warga Jepang, Ini Alasannya!

– Sosok Dewi Soekarno selama ini dikenal sebagai istri keenam dari Presiden Soekarno.

Dewi yang merupakan orang Jepang kala itu bahkan resmi jadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Yakni sejak dirinya menikah dengan Presiden Soekarno pada tahun 1962.

Dilansir dari Tribunnews.com, Minggu (16/2/2025), Dewi Soekarno diketahui sudah 63 tahun menjadi WNI.

Alhasil, meski menetap di Jepang, ia tidak memiliki hak pilih di Jepang.

Dan kini, demi mencalonkan diri dalam pemilu, Dewi akhirnya meminta untuk dinaturalisasi dan kembali menjadi warga negara Jepang.

“Saya sekarang mengajukan naturalisasi untuk kembali menjadi warga negara Jepang.

Dan saya berencana mencalonkan diri dalam pemilu setelah proses ini selesai,” ujar Dewi Soekarno dalam konferensi persnya di Tokyo.

Dalam konferensi pers, hadir juga Shinnosuke Fujikawa, perencana strategi pemilu Partai Heiwa 12 yang bakal merekrut Dewi jadi anggota.

“Saya berharap ini menjadi badai politik menjelang pemilu. Target awal kami adalah memperoleh minimal dua kursi, tetapi lebih diharapkan bisa meraih lima kursi,” ujar Fujikawa.

Dewi Soekarno bahkan optimis bisa menarik suara dan mengamankan dua kursi di partainya.

“Saya yakin bisa menarik 200 juta suara dan mengamankan dua kursi. Jika tidak, ‘dewa pemilu’ akan kehilangan statusnya,” ujar Dewi Soekarno.

Dilansir dari postingan akun gosip di Instagram, Dewi Soekarno juga berusaha menarik suara dari pecinta hewan dan kucing.

Hal itu rupanya juga diyakini oleh Fujikawa akan tercapai.

“Saat ini, di era internet, penggalangan dana politik jauh lebih mudah. Rata-rata, partai bisa mengumpulkan 200-300 juta yen.

Dengan dukungan dari pecinta anjing dan kucing serta jaringan selebriti, kami optimistis bisa mendapatkan dana yang cukup,” jelas Fujikawa yang mengaku sangat mencintai hewan, terutama kucing.

Dengan kepemimpinan Dewi Soekarno dan strategi pemilu yang matang, Partai Heiwa 12 berambisi untuk menjadi kekuatan baru dalam politik Jepang terutama dalam memperjuangkan hak-hak hewan dan kesejahteraan pecinta anjing serta kucing.

(*)

Related posts