Tes Pramusim MotoGP 2025 – Setelah Lebih Disorot karena Berbagai Kebodohan, Murid Tertua Rossi Senang Akhirnya Bertaji Lagi

Tes Pramusim MotoGP 2025 – Setelah Lebih Disorot karena Berbagai Kebodohan, Murid Tertua Rossi Senang Akhirnya Bertaji Lagi


BOLASPORT.COM – Kepercayaan diri Franco Morbidelli bertumbuh setelah pembalap Pertamina Enduro VR46 itu memimpin catatan waktu pada hari kedua Tes Pramusim MotoGP 2025 di Sirkuit Sepang.

Franco Morbidelli menorehkan waktu lap tercepat dengan 1 menit 57,210 detik pada akhir sesi tes pramusim di Sepang, Malaysia, Kamis (6/2/2025).

Hasil ini menegaskan sinyal-sinyal kebangkitan Morbidelli setelah pada hari pertama dia juga berada di lima urutan teratas dalam catatan waktu.

.

“Inilah yang kami harapkan, inilah awalan yang kami harapkan, baik untuk saya sendiri maupun tim ini. Tim ini pantas mendapatkan start semacam ini.”

Bagi Morbidelli, bisa menunjukkan performa kuat menjadi angin segar setelah kelayakannya untuk berlomba di MotoGP sempat diragukan.

Anggota tertua dari Akademi Pembalap VR46 besutan Valentino Rossi itu terjebak cukup lama dalam performa yang inkonsisten dan bahkan cenderung buruk.

Padahal punya prestasi sebagai Juara Dunia Moto2 2017 dan runner-up MotoGP 2020, Morbidelli sempat lebih dikenal karena kebodohan-kebodohan yang menyebabkan insiden.

kelas para raja lainnya.

Sebut saja senggolan dengan Marc Marquez di GP Austria, menyeret Jack Miller terjatuh bersama di GP Spanyol, sampai terkena penalti setelah menyeruduk Marco Bezzecchi di GP Inggris dan Fabio Quartararo di GP Thailand.

Tidak semua pembalap bisa bersabar. Morbidelli pernah digampar Aleix Espargaro di trek gegara rentetan aksi salip menyalip yang agresif saat sesi latihan bebas GP Qatar 2023.

Paling parah adalah saat GP Malaysia pada 2022 ketika pembalap yang terkenal dengan jargon “rileks” itu mendapatkan dua penalti sekaligus dalam balapan.

Dalam komentar yang akhirnya diklarifikasi, Aleix Espargaro mempertanyakan kenapa Morbidelli masih mendapat kursi di MotoGP musim ini.

.

, bagi saya tidak adil jika kita tidak memberi kesempatan kepada pembalap-pembalap muda.”

Morbidelli mendapatkan motor pabrikan sejak pertengahan musim 2021 di Yamaha hingga 2024 di Ducati bersama tim satelit, Pramac Racing.

Hasilnya, peringkat ke-17 pada klasemen akhir 2021, ke-19 pada 2022, ke-13 pada 2023, dan ke-9 pada 2024 dengan motor yang mampu memenangi 15 dari 20 balapan.

Memang, perlu dicatat pula bahwa Morbidelli mengalami kemalangan dengan cedera lutut yang membuatnya absen lama pada 2021 lalu gegar otak pada 2024.

Kecelakaan pada awal tahun lalu membuat Morbidelli hilang ingatan selama 2 minggu penuh hingga harus melewatkan seluruh tes pramusim, dan ketika pindah ke pabrikan baru.

Oleh karena itu, pembalap blasteran Italia-Brasil tersebut sudah mensyukuri kondisi bahwa kali ini dia bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik.

Keuntungan lain bagi Morbidelli adalah berkah terselubung dari penurunan dukungan teknis yang diterimanya musim ini.

Morbidelli tidak mengalami pergantian spesifikasi motor selama dua tahun terakhir. Dia masih menunggangi Ducati Desmosedici GP24.

Namun, di sanalah hadir sebuah kesempatan. Terakhir kali bersinar dengan 3 kemenangan untuk menjadi runner-up MotoGP, dia berada dalam situasi yang sama.

Ketika ditanya keuntungan yang akan didapatkan, Morbidelli mencoba tidak berharap ketinggian. Sebab, kali ini motor pabrikannya terlihat menjanjikan.

Morbidelli tetap membumi dan mengincar peningkatan-peningkatan lainnya untuk bisa melawan balik pada MotoGP musim 2025.

“Pada hari ketiga, kami akan melanjutkan pekerjaan kami, tepat seperti ini, karena sesinya berjalan dengan sangat baik,” ucap Morbidelli.

, kami akan melihat bagaimana nanti.”

“Kalau harus meningkat, kami akan mencoba. Kalau sesinya berjalan dengan baik seperti tadi, bagaimanapun, kami akan mencoba untuk meningkat karena itu tidak pernah cukup.”

Related posts