, untuk membahas langkah politik dan diplomatik guna mengakhiri perang yang terjadi antardua negara itu.
Zelenskyy dalam konferensi pers seusai bertemu Presiden Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (EBRD) Odile Renaud-Basso, menuduh Putin “takut berbicara” dengannya.
Zelenskyy mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Uni Eropa meyakini bahwa “diplomasi tidak mungkin dilakukan tanpa Rusia, tanpa Putin.”
“Kami siap berdiplomasi, tidak masalah dengan hal itu di sini. Masalahnya, menurut saya, Putin pada dasarnya takut berbicara dengan saya soal mengakhiri perang,” kata Zelenskyy.
Puluhan Perangkat Desa di Rejang Lebong Lulus Seleksi PPPK 2024
Terkait keputusan Ukraina pada 2022 yang melarang segala bentuk perundingan damai dengan Rusia selama Putin masih menjadi presiden, Zelenskyy mengatakan bahwa hal itu tidak berlaku untuknya.
Dia juga menanggapi rencana AS untuk mengakhiri perang di Ukraina.
“Saya yakin tim kami (AS-Ukraina) akan bekerja sama. Tidak ada rencana lain,” kata Zelenskyy.
Dia menambahkan bahwa Ukraina sedang menjalin kontak resmi dengan AS, terutama untuk membahas rencana perdamaian.
Pertama Kali dalam 24 Tahun, Vladimir Putin Kunjungi Korea Utara
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







