5 Rekomendasi Drakor Bergaya Abad ’90: Dari Reply 1997 hingga Twenty FiveTwenty One

5 Rekomendasi Drakor Bergaya Abad ’90: Dari Reply 1997 hingga Twenty FiveTwenty One



Berikut adalah lima saran drama Korea yang berlatar tahun 90-an.

Rekomendasi drakor yang mengambil latar tahun 90-an termasuk drama Reply 1997 dan Twenty Five Twenty One.

Kini drama Korea semakin populer di seluruh dunia, bahkan juga di Indonesia. Drakor menyajikan berbagai jenis cerita seperti romantika, komedi, thriller, horor, dan sejarah kerajaan.

Diantara berbagai topik yang dibahas dalam drama Korea, narasi yang mengambil latar tahun 1990-an sangat diminati oleh penggemar K-Drama. Plot yang menarik, dikombinasikan dengan suasana tempo dulu, membawa penonton seperti kembali ke zaman itu—menjelajahi kehidupan yang lebih ringkas dan mode pakaian yang unik.


Untuk Anda yang mungkin belum tahu dan tertarik untuk menonton drama Korea era 1990-an, silakan simak daftar rekomendasi di bawah ini yang dikutip dari TribunSumsel.com:


1. Reply 1997 (2012)

Ditayangkan pada tahun 2012, seri Reply yang diciptakan oleh sutradara Shin Won Ho ini merupakan salah satu tayangan dramatis favorit bagi banyak pemirsa. Cerita dalam Reply 1997 beralih ke masa lalu dan masa depan, melibatkan hubungan persahabatan enam individu ketika mereka masih remaja berumur delapan belas tahun serta situasi mereka ketika telah mencapai umur tiga puluh tiga tahun.

Kisah utamanya mengitasi tentang Sung Siwon (diperankan oleh Jung Eun Ji) serta Yoon Yoon Jae (peran Seo In Guk). Ayah dari Siwon dan ibu bapak Yoon Jae merupakan teman dekat sejak lama.


2. Reply 1994 (2013)

Adegan dimulai pada tahun 2013. Dalam episode pertama ini, diperlihatkan bahwa Sung Na Jung (Go Ara) tengah membersihkan apartemennya yang baru di kawasan Sangman-dong, Mapo, Seoul. Untuk memperingati pindahnya dia ke tempat tinggal baru, Na Jung bersama dengan pasangannya mengundang Jo Yoon Jin (Min Do Hee) serta teman-temannya untuk datang ke apartemen mereka.

Selagi membersihkan dan menyusun ulang rumahnya, Yoon Jin menonton video pernikahan Na Jung. Melalui momen ini, petualangan masa mudanya mulai terbuka bagi kita untuk disimak. Tahun 1994 menjadi titik penting ketika Sung Dong Il membawa seluruh anggota keluarganya berpindah ke Seoul. Pemindahan tersebut dilakukan setelah Sung Dong Il mendapat kontrak sebagai pembina tim Baseball favorit ibukota Seoul, yakni Seoul Twin Club.

Rumah luas tempat tinggal keluarga Sung memiliki berbagai ruangan. Bangunan itu cukup besar bagi mereka yang terdiri dari Sun Dong Il, istri beliau Lee Il Hwa (Lee Il Hwa), serta Sung Na Jung (Go Ara).

Kemudian kamar-kamar itu dipinjamkan kepada para siswa asli dari luar daerah. Bagian dasar rumah ditempati oleh keluarga Na Jung serta seorang mahasiswa kedokteran yang dikenal sebagai ‘Sseuregi Oppa’ (Jung Woo) berkat sifat tidak rapiannya.

Pada saat yang sama, para penyewa di lantai bawah adalah Binggeurae (Baro B1A4), Samcheonpo (Kim Sung Kyun), Jo Yoo Jin (Min Do Hee), serta Haitai (Son Ho Jun).

Saudara sepupu Binggeurae, Chilbong (Yoo Yeon Seok), seorang pemain baseball yang pernah dilatih oleh Sung Dong Il, sering kali mengunjungi tempat tinggal itu.

Dia sering berinteraksi dengan para tetangga kos hingga akhirnya dia diakui sebagai bagian dari komunitas tersebut.


3. Kembali ke Pasangan (2017)

Go Back Couple menceritakan kisah pasangan Choi Ban Do diperankan oleh Son Ho Jun, serta Ma Jin Jo dimainkan Jang Na Ra. Mereka sudah bersatu dalam ikatan pernikahan selama lebih dari satu dekade dan memiliki usia 38 tahun dengan seorang anak laki-laki. Awalnya, Ban Do dan Jin Jo saling mengenal ketika masih menjadi mahasiswa di Universitas Hankook.

Walaupun mengambil studi di bidang Teknik Sipil, sesudah lulus dan berumah tangga, Ban Do memilih untuk bekerja sebagai tenaga penjualan obat-obatan saja. Di saat menjual barang daganganannya, sering kali dia bersua dengan klien-klien yang membuat kesal hingga akhirnya terancam oleh mereka.

Pada saat bersamaan, Jin Jo menjadi seorang istri rumah tangga yang kurang peduli dengan kebersihan. Secara bertahap, dia mulai merasa bosan dan tidak senang karena harus tinggal di rumah setiap hari. Dia juga mengalami perasaan diabaikan oleh suaminya serta bermimpi untuk mempunyai karier sendiri.


4. Kehidupan di Mars (2018)

Drama Korea “Life on Mars” mengisahkan tentang Han Tae Joo (diperankan oleh Jung Kyung Ho), seorang pakar kepolisian dalam bidang forensik yang tengah menyelidiki serangkaian kasus pembunuhan sesuai dengan permintaan dari mantan tunangannya, yaitu Jaksa Jeong Seo Hyun (yang diperankan oleh Jeon Hye Bin).

Peristiwanya cukup aneh, sebab sang pelaku yaitu Kim Min Seok, senantiasa melakukan perawatan kukunya atau sering disebut manicure pada jenazah korban. Akan tetapi, dikarenakan kurangnya bukti, tersangka tersebut divonis bebas dan tak bersalah.


5. Dua Puluh Lima Dua Pulah Satu (2022)

Serial drama Korea “Twenty-Five Twenty-One” menggambarkan romansa diantara Na Hee-Do (diperankan Kim Tae-Ri) dan Back Yi-Jin (yang diperankan Nam Joo-Hyuk).

Na Hee-Do merupakan bagian dari tim fencing di sekolah menegahnya. Akibat Krisis Keuangan Korea Selatan, regunya digabungkan dengan yang lain. Meski menghadapi berbagai tantangan, ia akhirnya bergabung dalam tim nasional anggar pedang.

Krisis ekonomi di Korea Selatan membuat usaha milik bapak Back Yi-Jin gulung tikar. Ini mengubah nasib Back Yi-Jin secara drastis, berpindah dari gaya hidup seorang yangkamu kaya menjadi seseorang yang miskin.

Menurut laporan dari Kompas.com, Kim Tae Ri yang merupakan seorang aktris mengungkapkan pengalamannya terkait kimia antara dirinya dan aktor Nam Joo Hyuk dalam sebuah drama.

Twenty Five, Twenty One

Drama ini menyambut kembali Kim Taeri ke dunia akting setelah jeda selama empat tahun semenjak perannya terakhir.

Mr. Sunshine

pada 2018.

Kim Tae Ri menyatakan bahwa dia sungguh-sungguh merasakan kepuasan dalam bertindak bersama Nam Joo Hyuk.

“Aktor tersebut benar-benar luar biasa. Setiap aktor mempunyai kecondongan masing-masing. Pada awalnya, saya bertanya-tanya ‘ bagaimana mereka dapat melakukannya? Mereka sungguh hebat,’ ” ungkap Kim Tae Ri.

Satu hal yang memikat perhatian Kim Tae Ri tentang kemampuan berakting Nam Joo Hyuk adalah tingkat kedalamannya.

Kim Tae Ri mengatakan bahwa dia mendapatkan banyak pelajaran dari penampilan Joo Hyuk. Hal yang paling ia inginkan untuk ditiru adalah kemampuan berimprovinsinya. Menurutnya, Joo Hyuk sangat ahli dalam hal itu.

Di samping bertanding akting melawan Nam Joo Hyuk, Kim Tae Ri juga tampil bersama Bona yang merupakan bagian dari grup wanita WJSN. Dia menyebutkan bahwa keduanya banyak menghabiskan waktu bersama untuk latihan foil sebelum memulai pengambilan gambar.

“Sebab karakter kita punya profesi yang serupa, kita menghabiskan cukup banyak waktu bersama. Kita juga kerap berbincang sehingga terasa amat nyaman saat proses pengambilan gambar dimulai,” ungkap Kim Tae Ri.

Ke depannya, setelah

Twenty Five, Twenty One

, Kim Tae Ri menginginkan kesempatan untuk terus bertumbuh dan menjadi seorang aktris yang lebih handal, tidak hanya di bidang pekerjaannya tetapi juga dalam aspek kehidupan pribadinya.

(*)

Related posts