Tertarik dengan kura-kura? Hewan ini punya cangkang kuat yang berperan seperti tempat tinggal dan mereka bisa bertahan baik di daratan maupun perairan.
Tetapi, banyak manusia kesulitan untuk memilah kategori binatang aneh ini. Apakah
kura-kura
Apakah itu reptil atau amphibi? Bisa jadi jenis yang berbeda?
Marilah kita mempelajari lebih lanjut mengenai kura-kura serta sistem klasifikasinya dalam taksonomi.
1. Apa itu reptil
Diterangkan
National Geographic
Reptile adalah hewan berkerabat dengan vertebrata yang dapat bernafas di udara, memiliki permukaan badan tertutup oleh jenis kulit spesifik yang bisa jadi tersusun atas sisik, plat tulang, atau gabungan kedua-duanya. Biasa mereka mengelupas bagian luarnya sebagai proses pergantian kulit.
Metabolisme reptil sangat dipengaruhi oleh temperatur sekitarnya. Reptil tidak memiliki kemampuan untuk menjaga suhu internal tubuh secara konsisten. Mereka tak bisa menghangatkan diri saat cuaca dingin maupun menyejukkan diri ketika panas terik. Oleh karena itu, mereka akan pindah ke area yang lebih gelombang cahaya matahari atau mencari bayangan sebagai respons atas perubahan suhu tersebut. Bayi-bayi reptil sudah bisa merambat, bergerak dengan kakinya, serta renang hanya dalam hitungan jam usai dilahirkan. Catatan fosil membuktikan bahwa reptil mulai hadir di Bumi sejak 315 juta tahun silam dan menjadi spesies yang mendominasi masa Mesozoic.
2. Apa itu amfibi
Amfibi termasuk dalam kelompok hewan vertebrata yang bergantung pada air untuk keberlangsungan hidupnya, bersuhu tubuh sesuai lingkungan, serta dapat tinggal baik di daratan maupun perairan. Berbeda dengan makhluk hidup lain yang terbatasi habitatnya hanya di darat atau di air saja, amfibi mampu menyesuaikan diri secara optimal di kedua tempat tersebut. Terdapat lebih dari 6.000 jenis amfibi tersebar luas di bumi ini, dimana kurang lebih 90% di antaranya adalah katak.
Berikut beberapa ciri khas lainnya tentang amphibia yang diambil dari sumber tersebut:
A-Z Animals
:
- Pembiayaan sel telur berlangsung di luar tubuh.
- Memiliki 4 kaki ketika sudah menjadi dewasa
- Berdarah dingin
- Merupakan hewan karnivora
- Bernapas menggunakan insang ketika masih berada di bawah air, namun bisa juga bernapas lewat kulit saat sudah matang atau tua.
- Berkelut di perairan dan daratan
- Vertebrata.
3. Karakteristik kura-kura
Kura-kura berkeliaran di daratan. Mayoritas spesies ini memiliki cangkang bagian atas yang menjulung. Bagian kakinya paling belakang terlihat lebar seperti kaki gajah. Di sisi lain, tangan depannya lebih datar dengan dilapisi sisik berukuran besar.
Pada saat kelahiran, kura-kura memiliki ukuran yang kecil. Akan tetapi, mereka bisa bertumbuh menjadi sangat besar. Demikian penjelasannya.
Encyclopedia
, sejumlah spesies kura-kura bisa mencapai bobot sampai 255 kilogram dengan lebar cangkang bagian atas hingga 1,4 meter.
4. Apakah kura-kura termasuk kelompok reptil atau amfibi?
Oleh sebab itu, apakah kura-kura masuk ke dalam kelompok reptil atau amfibian? Dijawab bahwa kura-kura tergolong sebagai reptil lantaran memiliki sisik serta kulit yang kering, darah yang dingin, dan berasal dari garis keturunan dinosaurus. Informasi ini diambil dari sumber tersebut.
Tortoise Owner.
Sebaliknya, amfibi mempunyai kulit tipis yang licin dan tak ber-sisik sehingga bisa menyerap air. Sedangkan kura-kura dilindungi oleh cangkang keras serta tahan terhadap air. Kura-kura juga memiliki paru-paru untuk pernapasan mirip dengan seluruh kelompok reptilia lainnya; contohnya adalah buaya, ular, kadal, dan tuatara.
5. Bagaimana membedakan kura-kura, penyu, dan terrapin?
Diterangkan
A-Z Animals
, setiap kura-kura dan terrapin secara bersamaan dikelompokkan menjadi keluarga penyu, namun tidak seluruh anggota dari famili ini terdiri atas spesies kura-kura maupun terrapin. Umumnya, kura-kura memiliki ukuran tubuh yang cukup besar, berasal dari habitat daratan, serta cenderung lebih memilih untuk gali tanah dibandingkan dengan berenang. Sedangkan terrapin merupakan variasi kura-kura dengan postur badan miniatur yang biasa menetap di perairan tawar.
Setiap kura-kura termasuk dalam famili tersebut.
Testudinidae
Sementara itu, terrapin tidak dikelompokkan secara tunggal dan bisa termasuk dalam beberapa famili yang berbeda, khususnya
Geoemydidae
dan
Emydidae
.
Perbedaan utama antara kura-kura, penyu, dan terrapin ada pada bentuk kakinya. Karena kura-kura cenderung lebih sering tinggal di daratan, mereka mempunyai kaki yang lebih gemuk dilengkapi dengan sisik bergigi seperti pisau yang sesuai untuk pengubangan tanah. Di sisi lain, penyu serta terrapin umumnya menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam air sehingga mereka memiliki kaki yang datar, mirip sirip, atau terselaputi guna mendukung mobilitas mereka saat berenang.
Secara struktural, kura-kura mempunyai cangkang yang besar, tebal, mirip tangki, dengan bentuk kubah yang berguna untuk memberikan perlindungan terhadap predator. Sementara itu, penyu serta terrapin biasanya memiliki cangkang datar, tipis, dan ringan. Ciri-ciri tersebut membuat mereka unggul dalam berenang dan dapat tetap mengambang di permukaan air dengan mudah.
Akhirnya, penyu serta terrapin umumnya memiliki sifat omnivor, di sisi lain kura-kura cenderung menjadi herbivor. Perbedaan dalam kebiasaan makan mereka tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh variasi lingkungan hidup dan struktur fisik mereka. Meskipun demikian, kura-kura, penyu, dan juga terrapin semuanya termasuk kelompok reptil.
Jadi sudah diketahui dengan jelas bahwa kura-kura adalah
reptil
Karena mempunyai seluruh ciri-ciri reptil. Tidak cuma kura-kura, tetapi penyu serta terrapin pun termasuk dalam kelompok hewan reptil.






