Australia vs Indonesia: Strategi Popovic untuk Mencegah Socceroos Terjebak Melawan Garuda



Pelatih Tim Nasional Australia, Tony Popovic, menyebut bahwa pasukannya perlu bersiap untuk memanfaatkan setiap peluang yang muncul dalam pertandingan melawan Tim Nasional Indonesia.

Pertandingan antara tim sepak bola Australia dan Indonesia yang berlangsung di Sydney Football Stadium pada hari Kamis, 20 Maret 2025, terjadi setelah kegagalan Socceroos untuk mengalahkan pasukan Garuda di stadion utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dalam putaran pertandingan bulan September sebelumnya.

Tim nasional Indonesia saat itu berhasil meraih satu poin meskipun Australia menguasai pertandingan tersebut.

Tembakan yang akurat dari Timnas Indonesia baru muncul di paruh waktu pertama permainan, yaitu sebelum mencapai 90 menit.

Meskipun demikian, prestasi itu tidaklah memadai untuk sang mantan pelatih Socceroos, Graham Arnold, yang akhirnya harus angkat kaki dari posisinya setelah gagal menumbangkan Garuda.

Kini, Tony Popovic bertugas untuk menumbangkan tim Jay Idzes yang dikendalikan oleh mantan pemain sepak bola Belanda terkenal, Patrick Kluivert.

Popovic juga dimintai keterangan tentang hasil imbang tanpa gol di Jakarta dalam konferensi pers resmi yang berlangsung satu hari sebelum pertandingan, dengan kehadiran pemberi sumbangan seperti Defrio Nandi Wardhana.

“Seperti setiap pertandingan, tim-tim saat ini sangat terorganisir dengan baik. Strukturnya solid, mereka bertahan dengan kuat, dan dapat menjaga ketertiban defensif yang efektif,” jelas Popovic di Sydney Football Stadium.

Maka kita perlu bersabar, apabila mereka mendorong, kita harus memanfaatkan area yang tersedia.

Bila mereka tetap bertahan, maka kami perlu memanfaatkan area di sekitar garis pertahanan lawan dan mencoba melakukan serangan langsung ke arah kotak penalti.

Hanya perlu bersiap untuk melaksanakan apa pun yang pertandingan memperbolehkan. Bila tidak, tetap tenang dan beri kesempatan.

Popovic akan menjalani ujian tambahan saat berhadapan dengan timnas Garuda.

Untuk laga menghadapi Australia, sang juru taktik Patrick Kluivert mengerahkan 29 atlet ke dalam daftar timnya, yang mencakup empat penggabung baru berstatus naturalisasi: Ole Romeny, Dean James, Joey Pelupessy, serta Emil Audero Mulyadi.

Oleh Romeny diprediksi akan menempati pos sebagai penyerang pengganti Ragnar Oratmangoen yang tidak bisa bermain karena terkena hukuman akumulasi kartu kuning.

Selain Ragnar, Justin Hubner juga tak bisa tampil karena alasannya sama.

Related posts