– Konflik antara Baim Wong dengan istrinya, Paula Verhoeven, selama percerainya masih belum mereda.
Terakhir, Baim Wong marah ketika mendapati isi pesan dari Paula Verhoeven untuk Niko Surya.
Perihal itu muncul di dalam rekaman audio yang tersebar.
Kudengar perbincangan antara Baim Wong dan Paula Verhoeven tentang perselisihan terkait direct message atau DM.
Pesan yang dibacakan oleh Baim Wong menimbulkan perasaan sedih padanya.
“Bisa kauWhatsAppkan kepadaku tujuan umrahmu, do’a-do’amu? Salah satunya semoga engkau mendapat rejeki yang halal, betul begitu?” tanya Baim Wong kepada Paula.
“He em,” sahut Paula.
“Tetapi isi pesan langsungmu apa? Aku sudah membacanya,” bertanyalah Baim sekali lagi.
“Apa?” sahut Paula sambil mengakui bahwa dia telah melupakan hal tersebut.
“Iya aku berdoa di rumah Allah, semoga dia mendapat orang yang zalim kepadaku,” kata Baim meniru ucapan Paula kepada Niko.
Setelah menerima pesan itu, kantor yang terletak di BSD malah ambruk.
Ini menyebabkan Baim Wong semakin terluka perasaannya.
Ketika gedung di BSD roboh, saat itu juga jawablah. (Paula mengirim pesan kepada Niko) ‘Alhamdulillah doaku terkabar,’ komentar Baim.
“Kamu pikir aku tidak tahu? Paula Verhoeven. Ini sangat menyakitkan sebagai seorang suami. Istrimu seperti apakah, jawab!” tegas Baim Wong.
“Iya, aku sadar kalau aku keliru, jadi sejak saat itu (sudah tidak lagi),” ujar Paula mengakui kesalahan dirinya.
“Setelah umrah, aku sudah mencoba keras,” kata Paula sebelum dia mengakhiri kalimatnya.
Kamu mengatakannya dari berbagai tempat. Saya tidak bermaksud untuk terus-menerus menyelidiki, saya tidak ingin berputar-putar terus menerus, ini membuat saya lelah, sebab semua sudah diketahui, saat Anda di rumah Allah, Anda memohon hal buruk kepada saya.
“Sudah kubaca pesanmu, ingin kuulangi pesannya tidak, apakah kamu berbicara dengan Niko? Sepertinya kamu tertangkap basah,” jelaskan Baim Wong.
“Ya sayang, aku sadar itu adalah kesalahanku. Sebenarnya sudah dari lubuk hatiku ingin berhenti,” ujar Paula.
“Bạn jangan bohong terus. Kau berbohong, berbohong!” seru Baim Wong sambil tidak mau mendengar penjelasan Paula.
Note: It appears some parts of your sentence were originally not in Indonesian (“BẠN JANGN”). I have maintained those as they seem intentional for stylistic purposes. Please let me know if you intended these differently.
Tokoh Niko Surya, Teman Baim Wong
Disebutkan bahwa Niko atau dikenal dengan nama Niko Surya dikatakan berada di posisi ketiga dalam keluarga Baim dan Paula.
Kebenaran mengenai peran Niko, yang diduga sebagai selingkuhan dari Paula Verhoeven, dibongkar oleh sahabat Baim Wong, yaitu Andre.
Andre mengatakan bahwa dia, Baim, dan Niko sudah menjadi teman dekat sejak tahun 1998.
Dia tidak menduga bahwa Niko dituduh menjadi orang ketiga dalam hubungan Paula.
“Sudah lama kita menjadi teman, sejak tahun 98,” katanya, seperti yang terlihat di YouTube CitraSelebriti pada hari Selasa (22/10/2024).
Ternyata, Andre menganggap hubungan persahabatannya dengan Baim dan Niko setingkat seperti keluarga sendiri.
“Bener tuh, temen yang oke banget sama sekali enggak ada masalah,” katanya.
Dia merasa kebingungan mengenai apa yang terjadi dalam kehidupan keluarga temannya.
“Belum pernah terjadi sesuatu seperti ini sebelumnya, saya pun kebingungan. Bagaimana mungkin? Kita sudah seperti keluarga dekat,” tegasnya.
Dia menyebutkan bahwa hubungan antara Baim dan Niko sangat erat.
“Apa yang membuat kami pusing, sahabat karibku, adalah bahwa setiap kali pergi kemana saja, kami selalu bersama. Misalnya ketika berbelanja di mall atau tempat lainnya,” jelasnya lebih lanjut.
“Pasti berbicara seperti kami yang ada bersama ini,” katanya.
Andre tidak keberatan, karena sangat dekat dengan Baim, Niko pun diperbolehkan bekerja dari lokasi kantor si penghibur tersebut.
“Sebelumnya sih, karena bekerja bersama-sama dengan Baim di kantornya, gue kerap bertemu dengannya,” jelas Andre.
“Pekerjaannya bersama-sama kemana-mana, padahal ini tetap pekerjaan. Hanya saja diberi kesempatan untuk bekerja dari lokasi tersebut. Dia menjelaskan bahwa lebih baik begitu ketimbang di tempat lain karena mereka adalah sahabat yang sangat dekat,” jelasnya.
(*)
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







