Barcelona Enggan Jual “Anak Ajaib” ke Man City Harga Rp1 Triliun Meski Bukan Lamine Yamal

Barcelona Enggan Jual “Anak Ajaib” ke Man City Harga Rp1 Triliun Meski Bukan Lamine Yamal


Berita terbaru mengungkap bahwa Barcelona menolak negoisasi dengan Manchester City soal penjualan salah seorang pemain bintang mereka yang dikenal sebagai Si Jempolan, namun tidak termasuk Lamine Yamal.

Pedri merupakan salah satu berlian yang lahir dari tangan pembentukan Barcelona.

Sejak perdananya di tahun 2020, sang muda dari Spanyol ini telah konsisten jadi pilihan utama bagi setiap manajer yang melatih Blaugrana.

Pedri sudah mengikuti total 187 pertandingan memakai kostum Barcelona.

Perkembangan luar biasa dari si muda berbakat ini telah menarik perhatian klub-klub lain.

Beberapa media di Inggris mengabarkan bahwa Pedro menarik perhatian Manchester City.

Pedri dinilai sesuai untuk menempati posisi Kevin De Bruyne di Etihad Stadium.

The Citizens disebut telah mengumpulkan anggaran sebesar 100 juta euro (setara dengan Rp 1,7 triliun) guna menebus si Pemain Ajaib dari Spanyol.

Adakah Barcelona bersedia untuk mengeluarkan asset berharga mereka?

Seperti dilaporkan oleh Marca, Barcelona belum menerima penawaran apapun dari Man City mengenai Pedri.

Meskipun belum ada pembicaraan apa pun, klub besar dari Catalonia menyatakan bahwa mereka enggan untuk melepas pemain tersebut.

Pilihan Barcelona cukup logis mengingat Pedri merupakan salah satu pemain krusial dalam taktik yang dijalankan oleh Hansi Flick.

Pada musim 2024-2025 yang masih berlangsung, Pedri telah tampil sebanyak 44 kali dalam total 45 pertandingan Barcelona di seluruh kompetisi.

Dirinya baru saja tidak hadir ketika bertemu dengan Valencia karena sakit flu.

Pada sesi wawancara terkini dengan TV3, Pedri mengungkapkan kesetiaannya kepada Barcelona.

Tokoh dengan tinggi badan 174 sentimeter tersebut bersumpah akan membawa pulang trofi untuk timnya daripada hanya fokus pada prestasi pribadi.

Pedri juga lebih berharap rekan satu timnya dapat meraih Ballon d’Or.

“Umumnya pemain yang mencetak banyak gol yang memenangkannya!” kata Pedri.

Saya prefer kalau Raphinha atau Lamine menjadi juara.

“Tim mereka telah menciptakan dampak. Sebagai longgar tim tersebut berhasil meraih juara, saya cukup berbahagia,” tegasnya.

Pedri lebih memilih untuk tetap rendah hati saat namanya dibandingkan dengan gelandang terkenal Barcelona dan tim nasional Spanyol, Andres Iniesta.

“Betul-betul menggembirakan dapat dibandingkan dengan Xavi dan Iniesta, para pemain favoritku di masa kecil, bersama dengan Sergio Busquets,” ujarnya.

“Tetapi, mereka adalah para pemain yang telah mengukir masa emas, sudah meraih berbagai trofi dan aku masih punya perjalanan jauh hingga bisa setara dengan mereka,” tutup Pedri.

Sebagai catatan tambahan, kontrak Pedri dengan Barcelona masih aktif hingga Juni 2030.

Related posts