– Kementerian Pendidikan Taiwan (Ministry of Education of Taiwan) masih membuka pendaftaran dua program beasiswa untuk pelajar Indonesia.
Yaitu Beasiswa MoE Taiwan, untuk pendidikan jenjang S1, S2, dan S3 di Taiwan.
Serta Huayu Enrichment Scholarship, beasiswa non-degree untuk belajar Bahasa Mandarin di Taiwan).
Pendaftaran Beasiswa MoE Taiwan dan program Huayu Enrichment Scholarship (HES) masih dibuka hingga 31 Maret 2025 mendatang.
Untuk di Indonesia, Beasiswa MoE Taiwan dan HES diselenggarakan oleh Divisi Pendidikan TETO Jakarta, Indonesia.
Beasiswa S1-S3 ke Taiwan 2025
Dilansir dari laman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Sabtu (1/3/2025) berikut persyaratan hingga keuntungan jika lolos beasiswa MoE Taiwan 2025 ini.
Mahasiswa Indonesia yang dinyatakan lolos beasiswa ini, bisa mendapatkan biaya pendidikan hingga NT$ 40.000/semester atau sekitar Rp 19,9 juta. Selain itu, mahasiswa juga akan memperoleh tunjangan bulanan.
Tunjangan bagi mahasiswa S1 sebesar NT$ 15.000/bulan atau sekitar Rp 7,4 juta. Sementara mahasiswa S2 dan S3, tunjangan bulanan NT$ 20.000/bulan atau sekitar Rp 9,9 juta.
Beasiswa ini memberikan kebebasan bagi para penerimanya untuk memilih program studi di universitas manapun di Taiwan.
Namun, pendaftar beasiswa MoE Taiwan 2025 harus terlebih dahulu mendaftar dan diterima di universitas yang ada di Taiwan, termasuk mengikuti seluruh tahapan/proses seleksinya.
Hal tersebut dikarenakan setiap universitas memiliki tenggat waktu pendaftaran dan jadwal seleksi yang berbeda-beda.
Berikut universitas dan jurusan yang menerima beasiswa MOE Taiwan 2025:
Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa internasional selama:
Syarat Daftar Beasiswa MoE Taiwan 2025
Dokumen Persyaratan Daftar Beasiswa MoE Taiwan 2025
Demikian informasi mengenai beasiswa S1-S3 gratis ke Taiwan yang bisa dicoba mahasiswa asal Indonesia.
Kamu bisa membaca informasi lengkapnya mengenai beasiswa MoE Taiwan 2025 di akun Instagram Official Taiwan Education Center Indonesia di @tetotec_indonesia.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







