IKABARI.COM
,
Jakarta
– Bobocabin Gunung Mas, tempat penginapan dengan gaya glamping (glamorous camping) di area tersebut.
Puncak Bogor
,Tersingkap dalam kasus hukum usai pemerintah mengambil tindakan berdasarkan tuduhan pelanggaran terkait perizinan tata ruang.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, serta Menteri LHK melakukan penempelan plakat pengawasan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (PPLH) di tiga tempat berbeda di area Sentul-Ciawi, Kabupaten Bogor. Salah satu dari ketiganya termasuk Bobocabin Gunung Mas yang dikelola oleh PT Bobobox Aset Management.
Dalam pernyataannya, Ketua PAN itu menggarisbawahi kebutuhan memelihara keseimbangan ekosistem guna mendukung kedaulatan pangan.
“Pangan dapat mencapai self-sufficiency apabila lingkungan tetap terpelihara. Hal ini menekankan pentingnya hulu!” demikian katanya seperti dilansir dari akun Instagram resmi @zul.hasan.
Pelanggaran tata ruang di Bobocabin Gunung Mas diduga terkait pembangunan kabin di area yang tidak sesuai peruntukan. Aktivitas ini dinilai mengancam ekosistem sekitar, meningkatkan risiko bencana seperti banjir, longsor, dan kekeringan. Pemasangan papan peringatan menjadi langkah awal sebelum proses hukum lebih lanjut.
Mengenal Bobocabin Gunung Mas
Bobocabin Gunung Mas adalah salah satu cabang dari jaringan akomodasi unggulan Bobobox, yang dikenal dengan konsep penginapan minimalis berbasis teknologi. Terletak di Jalan Raya Puncak-Gadog, Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, lokasi ini menawarkan pengalaman glamping (glamorous camping) di tengah hawa sejuk pegunungan.
Pengunjung yang ingin merasakan tidur di tempat istimewa memiliki berbagai pilihan tipe pondok untuk dipilih.
Berdasarkan informasi dari website resmi Bobocabin yaitu
Bobobox
Terdapat dua tipe dasarnya, yakni Deluxe dan Executive. Kamar Deluxe memiliki ukuran sebesar kurang lebih 20 meter persegi, dirancang untuk memuat dua orang dewasa bersama satu anak, sementara itu kamar Executive menyediakan area yang lebih besar hingga 27 meter persegi, mampu menampung empat orang dewasa ditambah satu anak.
Fasilitas di dalam mencakup ranjang bertipe king size, pendingin ruangan jenis AC, jendela pintar yang mampu mengontrol cahaya secara otomatis, internet nirkabel atau Wi-Fi, ditambah dengan toilet pribadi lengkap dengan shower air hangat. Beberapa fitur moderen lainnya seperti kontrol elektronik otomatis, pemutar musik bluetooth, dan pencahayaan berdasarkan suasana hati turut meningkatkan rasa nyaman selama bermalam sambil tetap mempertahankan keunikan dari lingkungan sekitarnya.
Berbagai Kegiatan dan Tempat Menarik untuk Berwisata
Cabin Bobocabin di Gunung Mas bukan saja memberikan tempat menginap yang nyaman, tetapi juga banyak kegiatan dan daya tarik bagi para tamu. Dalam kawasan wisata tersebut, ada sektor “Pengalaman Seru” dengan fasilitas seperti proyektor mini, paket membuat lukisan sendiri (DIY), petasan mini, serta kursi bantalk untuk hiburan. Tambahan lagi, pengunjung bisa memainkan game-game seru seperti Uno Stacko, Kartu tentang kita, kartu Uno, dan congklak.
Bagi pecinta petualangan, lokasi ini menawarkan kegiatan outdoor seperti offroad ATV dan tea walk. Salah satu atraksi unggulan adalah Rainbow Slide, sebuah wahana seluncur sepanjang 90 meter dengan latar belakang hamparan kebun teh yang asri. Aktivitas menggunakan e-bike juga tersedia sebagai alternatif untuk menjelajahi area sekitar dengan cara yang lebih ramah lingkungan.
Bobocabin Gunung Mas menghadirkan gabungan dari pesona alam
Puncak Bogor
Dengan ide tempat menginap modern yang kreatif. Berbagai fasilitas tersedia beserta beragam kegiatan yang disajikan membuat tempat ini menjadi opsi menarik untuk para pelancong yang mau merasakan waktu istirahat sambil menikmati suasana pedesaan.
Meskipun demikian, masalah pelanggaran izin tata ruang yang menimbulkan intervensi pengawasan oleh pihak pemerintahan mengisyaratkan bahwa upaya dalam membangun dan mengembangkan tempat pariwisata perlu tetap sesuai dengan aturan yang ada untuk melindungi kestabilan alam sekitar.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







