Setelah dilanda hujan deras pada Minggu (17/3) malam, puluhan RW di Jakarta tetap mengalami genangan air hingga Selasa (18/3) pukul 16:00 WIB. Menurut laporan dari Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPBP), angkanya naik menjadi sekitar 18 RW yang terdampak.
Kawasan Jakarta Timur tetap menjadi area dengan dampak terbesar akibat banjir, mencakup 14 titik pemukiman warga atau RT. Di daerah ini, ketinggian air saat banjir juga tertinggi dibandingkan tempat lain yang dilanda genangan air. Secara spesifik di lokasi Kampung Melayu, kedalaman air bisa mencapai antara 85 hingga 100 sentimeter.
“BPBD DKI menasihati masyarakat untuk selalu waspada dan hati-hati atas kemungkinan adanya banjir bandang,” kata Kepala Pelaksana BPBD Jakarta,Isnawa Adji ketika dihubungi pada hari Selasa (18/3).
Berikut adalah detail dari 18 RW yang saat ini masih terendam banjir:
Jakarta Barat memiliki 2 RT:
Kel. Rawa Buaya
-
Jumlah: 2 RT
-
Ketinggian: 60 cm
-
Sebabnya adalah hujan lebat dan banjir sungai Angke yang meluap.
Jakarta Selatan memiliki 2 RT:
Kel. Pejaten Timur
-
Jumlah: 1 RT
-
Ketinggian: 30 cm
-
Sebabnya adalah hujan lebat dan banjir akibat luap kali Ciliwung.
Kel. Cipulir
-
Jumlah: 1 RT
-
Ketinggian: 70 cm
-
Sebabnya adalah hujan lebat dan banjir sungai Pesanggrahan.
Jakarta Timur memiliki 14 RT:
Kel. Bidara Cina
-
Jumlah: 3 RT
-
Tinggi: 70 sampai 90 sentimeter
-
Sebabnya adalah hujan lebat dan banjir sungai Ciliwung yang meluap.
Kel. Kampung Melayu
-
Jumlah: 4 RT
-
Tinggi: 85 hingga 100 sentimeter
-
Sebabnya adalah hujan lebat dan banjir akibat luap kali Ciliwung.
Kel. Cawang
-
Jumlah: 5 RT
-
Ketinggian: 75 cm
-
Sebabnya adalah hujan lebat dan banjir sungai Ciliwung yang meluap.
Kel. Cililitan
-
Jumlah: 2 RT
-
Ketinggian: 50-70 cm
-
Sebabnya adalah hujan lebat dan banjir sungai Ciliwung yang meluap.
Laporan dari BPBD Jakarta pukul 05.00 WIB menyebutkan bahwa terdapat 11 RW yang mengalami banjir. Jumlah tersebut bertambah menjadi 18RW menjelang sore hari.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







