Dibantu Lee Young-dae, Korea Selatan Goyahkan Persaingan Ganda Putra Dunia Usai Hentikan Langkah Leo dan Bagas

Dibantu Lee Young-dae, Korea Selatan Goyahkan Persaingan Ganda Putra Dunia Usai Hentikan Langkah Leo dan Bagas


IKABARI.COM Pasangan ganda putra dari Korea Selatan, Kim Won-ho/Seo Seung-jae berhasil meraih juara ketiga mereka di musim ini serta menjadi pemenang ganda putra pertama untuk negara tersebut di All England Open 2025 setelah waktu yang sudah cukup lama yaitu 13 tahun.

Kejelasan tersebut diperoleh usai menaklukkan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dengan skor 21-19 21-19 dalam pertandingan puncak yang dilangsungkan di Utilita Arena, Birmingham, Inggris, pada hari Minggu, tanggal 16 Maret 2025.

Hasil dari pertandingan itu merupakan kali pertama dua pasangan pemain bertemu.

Pasangan pemain bulu tangkis Korea Selatan yang terakhir kali menjadi juara di Kejuaran All England adalah Lee Yong-dae dan Jung Jae-sung pada tahun 2012. Sejak saat itu, belum ada pasangannya lagi yang berhasil sampai ke babak final.

“Belakangan ini aku baru sadar kalau ibuku pernah meraih tiga gelar juara di Kejuaran All England. Aku bahagia dia berhasil memenangkan pertandingan itu, tapi sepertinya masih banyak yang harus kuperbaiki untuk menyamainya,” ungkap Kim dikutip dari laman resmi BWF Badminton oleh IKABARI.COM.

Kim merupakan putri dari Gil Young Ah, seorang tokoh bulu tangkis terkenal asal Korea Selatan, di antara ketiganya yang pernah mencapai prestasi memenangkan seluruh jenis medali dalam olahraga tersebut.

Gil memperoleh medali perunggu dalam lomba ganda putri di Olimpiade Barcelona tahun 1992, kemudian mendapatkan medali emas dalam lomba ganda campuran serta medali perak dalam lomba ganda putri saat penyelenggaraan Olimpiade Atlanta pada tahun 1996.

Perkembangan rekor tersebut akhirnya pecah setelah 13 tahun lamanya ketika Kim/Wo ditemani oleh Lee sebagai guru mereka.

Asosiasi Badminton Korea Selatan (BKA) belum juga memilih pasangan tetap bagi beberapa atlet ganda putranya untuk mengikuti turnamen di Eropa.

Bintang ganda putra asal Korea Selatan, Seo Seung-jae akan berpasangan lagi dengan Kim Won-ho di turnamen Eropa yang akan datang, mencakup All England Open 2025.

Pada tahun 2025, juara dunia 2023 yaitu Seung-jae berhasil memenangkan turnamen Malaysian Open dengan mitranya Kim Won-ho. Namun, pasangan mereka mendapat posisi runner-up di Indian Open 2025 yang bertaraf Super 750 setelah dikalahkan oleh Goh Sze Fei/Nur Izzuddin dari Malaysia.

Mereka berhasil memenangi gelaran juara di German Open 2025 serta All England.

Siapa yang mendapatkan medali perak Olimpiade Paris 2024 dalam lomba ganda campuran bersama Jeong Na-eun?

BK telah mencoba beragam campuran dan pasangan tersebut kemudian digabungkan dengan Jin Yong di Indonesian Masters (Super 500) dan Thailand Masters (Super 300).

Pemain yang berumur 27 tahun tersebut kalah di ronde awal turnamen Indonesia Masters 2025, namun berhasil meraih juara di Thailand bersama Jin Yong.

Itulah gelar keduanya Seo/Jin sesudah sebelumnya memperoleh juara di turnamen China Masters 2024 yang berlangsung bulan November lalu.

Keterampilan adaptif Seo memperkuat posisiannya sebagai inti berharga dalam tim bulu tangkis Korea.

Walau berhasil meraih kemenangan di turnamen Malaysia Open, keraguan mulai menggelayuti langkah Seo setelah KBA menentukan pasangan mendatangnya dalam situasi pergantian pelatih yang masih terjadi.

Tindakan Kim/Seo meruntuhkan keseimbangan pasangan yang telah stabil.

Bukan cuma Kim atau Seo, Ki Dong-ju atau Kang Min-hyuk pun jadi penghambat beberapa pemain lainnya. Di putaran kedua All England, Ki atau Kang berhasil mengungguli pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto.

Sekarang ini, Ki atau Kang adalah pemenang kejuaraan Master Orleans tahun 2025 yang termasuk dalam kategori turnamen Super 300.

Dilaporkan bahwa KBA telah mengganti posisi pelatih kepala Kim Ham-kyun serta pelatih ganda putra Han Dong-soo, sehingga membuat proses menentukan pasangan menjadi lebih rumit.

Kang Min-hyuk yang tengah melaksanakan tugas militernya masih diperbolehkan ikut serta dalam tur dunianya dan kemungkinan besar bakal bergabung lagi dengan Seo guna mempertahankan gelarnya sebagai juara dunia di Paris (25-31 Agustus).

“Bila saya berpasangan dengan Min Hyuk, kita akan mencoba untuk mempertahankan gelar kita, namun dengan pasangan baru, mungkin akan ada lawan yang lebih kuat,” jelas Seo.

Saya pun cenderung lebih memusatkan diri pada ganda putra dan berencana untuk mengecilkan partisipasi dalam kompetisi ganda campuran.

Pada saat yang sama, Kang Min-hyuk, yang telah meraih gelar juara dunia bersama Seo, terdaftar bermain dengan Ki Dong-ju di Orleans Masters serta All England Open.

Paspasannya bekerja sama dengan Jin di Malaysia dan India, serta berkolaborasi dengan Kim dalam turnamen Indonesia Masters dan Thailand Masters.

Pemain yang baru menginjak usia 25 tahun tersebut belum mencapai kesuksesan seperti Seo, hal ini terlihat dari kekalahan di putaran kedua Malaysia Open serta tersingkir di babak perempatfinal dalam tiga turnamen lainnya.

Related posts