INSTAGRAM
menyertakan pilihan untuk mengaccelerasi klip Reels hingga dua kali kecepatannya dengan cara menahan jari di bagian kanan atau kiri layar secara lama. Demikian seperti yang dilaporkan.
Antara
, laporan
Tech Crunch
Pada hari Jumat, tanggal 28 Maret 2025,
TikTok
pertama kali meluncurkan fitur percepatan video setelah memperpanjang durasi unggahan yang memungkinkan pengguna menonton konten lebih cepat.
Fitur Mirip TikTok
Fitur sejenis saat ini juga telah diterapkan oleh Instagram. Awalnya, Reels hanya mengizinkan postingan video dengan durasi 15 detik, namun kini pengguna dapat mengunggah klip hingga tiga menit. Lewat penambahan fitur terbaru tersebut, Instagram bertujuan untuk menyediakan pilihan supaya para pemakainya bisa mengeksplor lebih banyak materi secara cepat dan efisien.
Fitur yang dapat mempercepat video ini memberi kesempatan bagi pemirsa mengakhiri tayangan berdurasi cukup lama dalam waktu singkat. Ini sejalan dengan ide Reels yang bertujuan menyajikan hiburan kilas balik dan padat. Rilisan fitur tersebut muncul sementara ada keprihatinan tentang dampak konten video pendek pada konsentrasi para penggunanya. Di saat bersamaan, hal itu juga mempertimbangkan kapabilitas audiens untuk fokus pada materi durasi lebih panjang.
Sebelum Reels
Instagram sudah beberapa kali menyontoh fitur-fitur dari TikTok. Terdahulu, Instagram meluncurkan fungsi Remix pada bagian Reels yang sangat mirip dengan opsi Duet milik TikTok. Fenomena tersebut terjadi karena tingginya kompetisi dalam kategori konten video singkat, membuat Instagram harus menerapkan sejumlah fitur serupa dengan TikTok guna menjaga jumlah pemakainya.
Instagram mengembangkan fitur bernama
‘
Fitur ‘Chat Komunitas’ membolehkan para penggunanya untuk membentuk diskusi kelompok berdasarkan tema tertentu yang mencakup sampai dengan 250 orang anggota.
Fitur Community Chat
Dikutip dari
Antara
, laporan
Engadget
Pada hari Jumat, tanggal 7 Februari 2025, disebutkan bahwa fitur Community Chat yang belum diluncurkan oleh Instagram tersebut pertamakali ditemukan oleh pembuat aplikasi Alessandro Paluzzi. Dia terkenal dengan kebiasaan merilis informasi tentang fitur-fitur baru dari platform Meta sebelum resmi diumumkan. Ia pun berbagi beberapa screenshot yang menunjukkan beberapa aspek penting dari fiturnya ini.
Paluzzi menyatakan bahwa fitur terbaru ini akan bekerja seperti yang ada di aplikasi obrolan Discord. Fitur ini menawarkan metode alternatif bagi pengguna Instagram untuk menghubungi individu lain yang mempunyai ketertarikan serupa.
Melalui fasilitas ‘Community Chat’, para pemakai bisa membuat percakapan yang disesuaikan dengan subjek spesifik tersebut. Demikian pula,
host
(Penjaga Komunitas) di ‘Diskusi Bersama’ akan memegang kendali lengkap terhadap area chatting mereka. Mereka berhak menetapkan siapa saja yang bisa ikut serta dalam percakapan tersebut, walaupun ada pembatasan sebanyak 250 individu tiap komunitas.
Ni Made Sukmasari
berpartisipasi dalam penyusunan artikel ini






