Gempa Magnitudo 4.6 Mengguncang Melonguane, Sulteng: Periksa Lokasi dan Kedalaman terkini di BMKG

Gempa Magnitudo 4.6 Mengguncang Melonguane, Sulteng: Periksa Lokasi dan Kedalaman terkini di BMKG



– Data tentang guncangan bumi pada hari ini yang dikeluarkan oleh Lembaga Meterologi Klimatologi dan Geofisika alias BMKG mencatatkan peristiwa tersebut di daerah Melonguane, Sulawesi Utara, pada hari Selasa (18/3/2025).

Menurut laporan dari akun @infoBMKG, gempa bumi paling baru tercatat 2 menit yang lalu berlokasi di daerah Melonguane, Sulawesi Utara.

Berdasarkan laporan dari BMKG, hipocenter gempa terletak pada kedalaman 111 km dan kejadian ini tercatat pada pukul 06:04:37 WIB.

Intensitas dari guncangan gempa tersebut mencapai skala kekuatan 4,6 dan sumber getaran terletak sejauh 180 kilometer arah utara-barat daya kota Melonguane, Provinsi Sulawesi Utara.

Posisi koordinat gempa terjadi pada 5.55 UTARA, 126.19 BARAT DAYA, di daerah Melonguane, Sulawesi Utara.

Informasi tentang gempa terbaru 2 menit yang lalu di Sulawesi Utara dengan kekuatan skala Richter 4.6 diperoleh dari akun resmi X @infoBMKG.


Gempa Magnitudo: 4.6 pada tanggal 18-Maret-2025 pukul 06:04:37 WIB, lokasi: 5.55 LU, 126.19 BT (180 km barat laut Melonguane-Sulut), kedalaman: 111 Km #BMKG


Pernyataan Penyangkal: Keterangan di atas lebih menekankan pada kecepatan, oleh karena itu output dari pemrosesan data masih labil dan dapat bervariasi sejalan dengan peningkatan kualitas datanya.


Gempa berkekuatan 3.9 mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara. Periksa lokasi gempa terkini serta kedalamannya melalui BMKG.


Apakah ada tindakan khusus yang perlu diambil sebelum gempa, ketika sedang berlangsung, serta setelah gempa terjadi?


Sebelum terjadi gempa bumi

A. Kunci Utama adalah

Memahami apa itu gempabumi;

Pastikan posisi dan susunan rumah Anda aman dari risiko kerusakan akibat guncangan gempa seperti longsor atau likuefaksi;

Menilai kembali dan memperbaharui struktur gedung Anda untuk mencegah kerusakan akibat guncangan gempa.

B. Pahami Sekitar Kerja Anda

Amati posisi pintu masuk, elevator dan anak tangga evakuasi, agar jika suatu saat terjadi guncangan gempa, Anda telah mengenal area yang paling aman untuk perlindungan diri.

Belajar melakukan P3K;

Mempelajari cara penggunaan alat pemadam api;

Tulis nomor telepon darurat yang bisa dihubungi ketika terjadi guncangan gempabumi.

C. Persiapan Sehari-hari di Tempat Kerja dan Rumah Anda

Peralatan seperti lemari dan kabinet dipasang menyatu dengan dinding melalui pemasukan sekrup atau pengikatan lainnya guna mencegah kemungkinan tumbangan, runtuh, ataupun pergeseran ketika terjadi guncangan gempa bumi.

Simpan bahan yang bisa terbakar di area aman dan tahan api untuk mencegah kebakaran.

Pastikan untuk selalu menonaktifkan air, gas, dan listrik ketika tidak dalam penggunaan.

D. Faktor penyebab kecelakaan terbesar ketika guncangan gempa bumi disebabkan oleh jatuhnya material.

Susun barang dengan seberat mungkin ditempatkan di bagian bawah.

Periksa keselamatan objek yang menggantung dan berpotensi jatuh selama guncangan gempa bumi (seperti lampu dll).

E. Perlengkapan yang perlu tersedia di masing-masing lokasi

Kotak P3K;

Senter/lampu baterai;

Radio;

Makanan suplemen dan air.


Saat terjadi gempa bumi

A. Bila kamu sedang di dalam gedung

Jaga tubuh dan kepala Anda dari sisa-sisa bangunan yang roboh dengan berlindung di bawah meja atau tempat lainnya;

Temukan lokasi teraman dari sisa-sisa runtuhan dan guncangan;

Berlarian keluar bila masih memungkinkan

B. Apabila sedang di luar gedung atau area terbuka

Hindari struktur di sekeliling Anda seperti gedung-gedung, tiang listrik, pohon, dan seterusnya.

Amati lokasi di mana Anda berdiri, jauhi jika ada retakan pada tanah.

C. Bila Anda tengah memegangi stir mobil

Keluarlah, turunkan diri Anda dan jangan mendekati kendaraan apabila ada kemungkinan geseran atau kebakaran.

Lakukan point B.

D. Apabila Anda menetap atau sedang berada di kawasan pesisir Pantai

Pergi jauh dari tepian laut agar terlindungi dari ancaman tsunami.

E. Apabila Anda berdomisili di kawasan perbukitan

Jika terdapat guncangan gempa, jauhi area yang berpotensi mengalami tanah longsor.


Setelah terjadi gempa bumi

A. Apabila Anda sedang di dalam gedung

Keluar dari gedung itu dengan teratur;

Hindari penggunaan eskalator atau elevator, pakai anak tangga saja;

Periksalah apakah ada cedera, lakukan pertolongan pertama.

Hubungi telepon darurat atau carilah bantuan jika ada cedera serius yang menimpa diri Anda atau orang di sekitar Anda.

B. Teliti Lingkungan di Sekitar Anda

Periksa apabila terjadi kebakaran.

Pastikan tidak ada bocor gas.

Pastikan tidak ada hubungan arus pendek listrik.

Cek saluran dan pipa air.

Pastikan untuk memeriksa adanya hal-hal berbahaya (matikan listrik, hindari pencahayaan dengan api, dan sebagainya).

C. Hindari masuk ke gedung yang telah diguncang gempa

Oleh karena adanya potensi sisa-sisa reruntuhan.

D. Hindari area yang terkena dampak gempa

Ancaman tambahan masih bisa saja muncul.

E. Mendengarkan informasi.

Perhatikan laporan tentang guncangan berikutnya melalui siaran radio jika ada gempa aftershock yang terjadi.

Jangan gampang terprovokasi dengan rumor atau informasi yang asal-usulnya belum tentu dapat dipercaya.

F. Melengkapi kuesioner yang disediakan oleh pihak berwenang guna mengukur tingkat kerugian yang dialami

G. Jangan khawatir dan jangan lupa terus meminta pertolongan kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk kenyamanan serta keselamatan kita semua.


(*)


Baca Berita Terbaru Tribun Kaltara di
Google News

Related posts