Mengevaluasi aset milik Menteri Perpariwisataan, Widiyanti Putri Wardhana, yang mengecam penghancuran destinasi turis di Puncak Bogor atas perintah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Menurut Widiyanti, langkah yang diambil oleh Dedi Mulyadi tersebut dianggap sebagai keputusan unilateral yang dapat mengganggu suasana untuk berinvestasi.
Widiyanti mementingkan pentingnya penghargaan terhadap keabsahan perusahaan.
Dedi Mulyadi pun terkejut melihat bagaimana para pemangku kepentingan di sektor pariwisata (dipimpin oleh Menpar Widiyanti) hingga berkeluh kesah kepada DPR, lantaran khawatir dengan penurunan pendapatannya disebabkan adanya pembatasan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Tuntutan Hukum Terhadap Dedi Mulyadi Mengarah ke Karyawan Hibisc Fantasy yang Tidak Turun Menanami Pohon Tetapi Malah Meminta Upah
Widiyanti menjadi pusat perhatian karena tindakan Dedi Mulyadi yang bertujuan memulihkan area hijau di daerah Puncak.
Widiyanti Putri Wardhana dicatat sebagai orang yang dilahirkan di Singapura, bukannya di Indonesia, tepatnya pada tanggal 8 Desember 1970.
Menurut laporan Kompas.com pada hari Rabu, 22 Januari 2025, wanita yang biasa disapa Widi tersebut sempat menuntut ilmu di Swiss sebelum melanjutkan studi tingkat perguruannya di Pepperdine University, Malibu, California, AS.
Widiyanti juga terlibat dalam industri pertambangan batubara melalui PT Indika Energy Tbk, yang bekerja sama dengan Freeport Indonesia dan PT Mahaka Industri Perdana. Selain itu, dia memiliki perusahaan properti premium di PT Teladan Resources, serta menjalankan usaha jaringan televisi bernama PT Net Visi Media Tbk atau dikenal sebagai Net TV.
Selanjutnya, bagaimana asal-usul kekayaan yang dimiliki oleh Widiyanti itu? Berikut adalah detailnya.
Pada LHKPN, Widiyanti mengungkapkan asetnya pada tanggal 9 Desember 2024.
Mayoritas kekayaannya berasal dari sumber harta lain yang terdaftar sebesar Rp5 triliun.
Begini Penjelasan Dari Dedi Mulyadi Tentang Video Viral Teknisi Memperbaiki Jalan Berlubang di Jalur Pantura Hanya dengan Menutupnya Pakai Aspal
Selanjutnya, sumber kedua datang dari tujuh properti yang terletak di Jakarta Selatan.
Di samping itu, Widiyanti pun dikenal mempunyai tujuh buah kendaraan yang bernilai keseluruhan hinggaRp19,4 miliar.
Sumber kekayaannya juga datang dari aset Bergerak sebanyak Rp43,8 juta, instrumen investasi senilai Rp5,07 miliar, dana tunai dan ekivalennya yang mencapai Rp67,1 juta, ditambah dengan harta tambahan bernilai Rp77,7 juta.
Widiyanti dicatat sebagai orang yang tidak berhutang.
Berikut ini adalah detail lengkap mengenai aset Widiyanti:
Tanah dan Bangunan sebesar Rp. 152.028.275.000
1. Luas Lahan 3630 m2/3068 m2 untuk Tanah dan Bangunan di KAB/KOTA Jakarta Selatan, Dapatkan Sendiri Harga Rp. 68.153.450.000
2. Properti Berupa Tanah dan Bangunan dengan Luas Total 1150 m2/48 m2 di KAWASAN KOTA JAKARTA SELATAN, MILIK DIRINYA Sendiri Seharga Rp. 18.752.250.000
3. Properti Berupa Tanah dan Bangunan dengan Luas Total 484 m² terletak di KAB/KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, Harga Asli senilai Rp. 7.688.470.000
4. Properti Berukuran 328 m² di KECAMATAN KOTA JAKARTA SELATAN, DIBANGUN SENDIRI Seharga Rp. 4.406.720.000
5. Luas Lahan 847 m2/326 m2 di KAB/KOTA Jakarta Selatan, MILIK SENDIRI Rp. 14.539.035.000
6. Properti Tanah dan Bangunan Berukuran 1340 m2/300 m2 di KAWASAN Jakarta Selatan, DIBANGUN Sendiri dengan HARGA Rp. 22.577.700.000
7. Luas Tanah dan Properti Sebesar 980 m2/30 m2 di KAB/KOTA Jakarta Selatan, Hasil Sendiri seharga Rp. 15.910.650.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 19.463.000.000
1. MOBIL Mercedes Benz S63 tahun 2014 dengan harga hasil lelang sebesar Rp. 2.964.000.000
2. KENDARAAN, TOYOTA VELLFIRE 3.5 AT Tahun 2011, DIPERBAIKI SECARA PRIBADI HARGA RP. 506.000.000
3. MOBIL, Bentley Continental GT Tahun 2011, HARGA SENDIRI Rp. 2.879.000.000
4. MOBIL, LAND ROVER RANGE ROVER 5.0 AUTOBIOGRAPHY A/T Tahun 2013, DIPERBAIKI SECARA PRIBADI HARGA Rp. 2.387.000.000
5. MOBIL, Bentley Flying Spur W12 Tahun 2022, Dengan Harga Asli Rp. 4.577.000.000
6. MOBIL, Lexus LM350H Tahun 2024, HARGA PASARAN Rp. 2.500.000.000
7. MOBIL, Lexus LS500h Tahun 2024, Dengan Harga Rp. 3.650.000.000 Sendiri
Harta Bergerak lainnya sebesar Rp. 43.814.169.039
SURAT BERHARGA Rp. 5.075.638.855.071
Kas dan Setara Kas sebesar Rp. 67.168.797.235
HARTA LAINNYA Rp. 77.719.917.824
HUTANG Rp. —-
Jumlah Total Harta Kekayaan Sebesar Rp. 5.435.833.014.169
Dedi Mulyadi Tetap Melanjutkan Usahanya
Dedi Mulyadi dengan tegas menyatakan bahwa pembersihan akan tetap diteruskan untuk gedung-gedung yang diketahui melanggar peraturan, lebih-lebih bagi mereka yang berada di area resapan air serta zona terbuka Hijau di Puncak, Bogor.
“Kami akan memastikan semua area di Kabupaten Bogor dikembalikan seperti semula. Kami ingin mengembalikannya ke fungsinya yang pertama. Untuk daerah penyerap air serta perencanaan zonanya, kami akan meninjau ulang,” jelas Dedi.
Dia juga mengungkapkan niatnya agar Pemkab Bogor berani meruntuhkan struktur yang bermasalah itu dengan dukungan total dari Pemerintah Provinsi.
“Kita akan mengecek gedung-gedung yang tidak sesuai aturan kemudian berbagai struktur bangunan yang juga melanggar. Saya minta Pemerintah Kabupaten Bogor agar tanggap dalam menghancurkan mereka dan kami siap mendukung,” jelasnya.
(*)
Baca berita lainnya di
google news
Ikuti dan Sertakan Diri Anda ke dalam Saluran
Whatsapp







