Putri tunggal Indonesia, Putri Kusuma Wardani mengalahkan rekannya asal Taiwan, Tai Tzu Ying, yang merupakan Chiu Pin-Chian di ajang Swiss Open 2025.
Petualangan pebulu tangkis berusia 22 tahun tersebut akan dimulai pada hari Rabu, tanggal 19 Maret 2025, di Stadion Jakobshalle, Basel.
Kemampuan yang ia bawakan di turnamen itu sangat mengesankan.
Putri dan Chiu telah mencatatkan diri mereka dengan tiga pertemuan sebelumnya.
Dalam tiga laga tersebut, tim dari Indonesia memiliki rekam jejak yang lebih unggul dengan memenangkan dua kali bertarung dan hanya tersingkir satu kali.
Mereka bertemu untuk terakhir kalinya pada pertunjukan di Korea Masters 2024 lalu.
Putri berhasil menguasai pertandingan itu dengan skor seri, yaitu 21-13 dan 21-13.
Dalam laga tersebut, tim Beranda-Merah segera unggul dengan skor 4-1 di awal permainan.
Kelebihannya tetap bertahan hingga jeda waktu tersebut.
Putri meraih kemenangan dengan selisih lima poin, yaitu 11-7, melawan lawannya.
Sambung permainan, Chiu masih belum mampu menyusul ketinggalannya.
Selisih jarak terkecil yang dapat diterima adalah 14 hingga 16.
Setelah itu, Putri melaju lagi dan mencapai poin permainan, yaitu 20-16.
Detik itu ia mencapai poin kemenangan melalui tendangan cerdas yang dilakukannya.
Berjuang hingga merundukkan badannya untuk membalikkan bola tendangan itu.
Keberhasilan perwakilan Indonesia sempat terhenti oleh satu angka akibar kesalahan mereka yang berupa tembakan melewati jaring.
Akhirnya, pertandingan pertama berakhir dengan skor 21-17 setelah tembakan cepat Putri gagal dan mengenai daerah lapangan lawan yang tak terjaga.
Pada pertandingan kedua, Chiu tampil dengan performa yang menyulitkan.
Keuntungan lebarnya sebesar 12-6 yang diraih oleh perwakilan Indonesia mendadak dapat diperkecilnya.
Bukan hanya kotak-kotak saja, saudara sebangsa Tai Tzu Ying berhasil mengubah skor menjadi 12-13.
Akan tetapi, situasi tersebut tidak menyebabkan Putri kehilangan konsentrasinya.
Kembali lagi, tim Berwarna Merah-Putih yang mengendalikan permainan.
Gaya yang didapatnya setelah memenangkan skor 17-15.
Dia berhasil mengantarkan kemenangan dalam perlombaan tersebut dengan skor 21-18.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







