, JAKARTA – Pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menerapkan penghentian sementara transaksi atau
trading halt
Dampak dari penurunan indeks komposit sebesar 5%.
Dalam catatan
Bisnis
Hingga pukul 11.19 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh sebanyak 325 poin atau mengalami penurunan 5,02% dan berada di tingkat 6.146,91. Pada titik tersebut, IHSG telah merosot lebih dari 13% dibandingkan dengan posisinya pada tutup tahun 2024 yang ada di angka 7.079,9.
Penurunan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) disebabkan oleh penurunan harga saham BBCA sebesar 3,2%, BMRI turun 5,98%, BBRI jatuh 4,44%, PANI merosot 19,41%, TPIA terpuruk 19,93%, BREN anjlok 15,46%, BBNI menurun 5,08%, serta TLKM mengalami kemerosotan 2,48%.
Analis Prediksi Pemulihan IHSG Pasca Penurunan Hingga 6% Saat Ini
Penurunan performa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menumpuk lebih banyak sentimen negatif yang telah berlangsung sejak Joko Widodo dengan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka, mengambil alih kendali pemerintahan pada 20 Oktober 2024 kemarin.
Kepala Riset PT Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata mengomentari adanya beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Menurut dia, salah satu alasan utama turunnya IHSG adalah keputusan para menteri untuk meninggalkan Kabinet Merah Putih.
:
IHSG Jatuh ke Titik Terendahnya sejak 2011, Bandingkan Peluang Dividen dari Bank BUMN seperti BBRI dan lain-lain dalam Rentang Waktu 10 Tahun!
“Kondisi terkini masih bersifat sangat spekulatif, mengingat sentimen pasar yang sedang berlangsung membuat pasar menjadi cemas, termasuk salah satunya adalah rumor penarikan dua menteri senior dari Kabinet Merah Putih,” jelas Liza pada hari Selasa, 18 Maret 2025.
Selain pernyataan pensiun para menteri, faktor lain yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah menurut Liza adalah adanya lonjakan pemutusan hubungan kerja (PHK) masif menjelang Hari Raya Idul Fitri. Di samping itu, penilaian kredit dari lembaga seperti Fitch, S&P, dan Moody’s pasca turunnya peringkat kredibilitas bank besar seperti Morgan Stanley dan Goldman Sachs juga berkontribusi pada kondisi tersebut.
:
IHSG Turun 6%, Wamen Investasi: Tidak Perlu Khawatir
Selanjutnya, keputusan RDG Bank Indonesia yang diikuti oleh pertemuan FOMC The Fed minggu ini berkaitan dengan tingkat suku bunganya.
Analis Riset Ekuitas dari Panin Sekuritas, Felix Darmawa, mengomentari bahwa berita tentang seorang menteri yang mengundurkan diri dari Kabinet Merah Putih menyebabkan IHSG anjlok. Dia menjelaskan, “Sebab hingga perdagangan ditangguhkan seperti ini tentunya terjadi sesuatu besar.” Hal tersebut disampaikannya pada hari Selasa tanggal 18 Maret 2025.
Stabilitas Fiskal
Sentimen tambahan adalah defisit APBN di awal tahun ini memiliki risiko terhadap kestabilan fiskal, terutama disebabkan oleh kemungkinan peningkatan emisi surat berharga negara (SBN) dalam skala besar guna melakukan restrukturasi utang.
Penguatan tersebut turut menyebabkan penurunan peringkat IHSG oleh para analis mancanegara, hal ini memicu aliran keluar modal.
outflow
,” tutur Felix.
Associate Direktur dari Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilanus Nicodemus menyoroti beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini. Salah satunya ialah adanya ketegangan geopolitik yang semakin meningkat akibat keinginan Presiden Rusia, Vladimir Putin, agar konflik berlangsung lebih lama.
Sentimen lainnya adalah balas dendam dengan tarif tambahan dari Uni Eropa serta ketakutan atas kemungkinan resesi yang semakin meningkat di Amerika Serikat.
Terimaannya Indonesia pun merosot sekitar 30%, menyebabkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara bertambah lebar, sehingga diperlukan pengeluaran hutang yang lebih banyak serta otomatis nilai tukar rupiah makin menurun. Selanjutnya, peluang untuk penurunan tingkat suku bunga oleh Bank Indonesia menjadi kurang terbuka.
“Semua orang cemas karena beban fiskal di Indonesia terus meningkat, sehingga sejumlah besar pedagang pasaran dan investor pun akhirnya memilih untuk berpindah ke jenis investasi lain yang lebih aman serta menjanjikan return tetap,” ungkap Nico.
Prabowo Saham Seperti Judi
Sektor sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto sempat mengatakan bahwa individu biasa yang terlibat dalam perdagangan saham mirip dengan berjudi dan pada dasarnya hanya memberikan keuntungan kepada pemain besar.
Ini disampaikannya ketika membuka Sidang Tanwir dan Peringatan Ke-112 Muhammadiyah yang berlangsung di Universitas Muhammadiyah Kupang, Kota Kupang, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada hari Rabu tanggal 4 Desember 2024.
“Saya jelaskan, bermain saham bagi orang kecil umumnya akan mengalami kerugian. Biasanya ini setara dengan perjudian di mana pemenang adalah bandar, mereka yang besar dan kuat,” katanya pada kesempatan tersebut.
Prabowo selanjutnya mengatakan bahwa dia menerima ancaman IHSG akan menurun apabila ia melaksanakan program pemberian makanan bernutrisi bagi anak-anak di sekolah.
“Apa? Ingin memberikan makanan bernutrisi? Hahahaha tertawa, pada awalnya mereka mencemoohku, dan aku tahu mereka menakut-nakutiiku, aku sadar ancaman itu ada, Indeks Saham akan merosot, di minggu-minggu pertama peluncuran ide tentang makanan sehat sudah mulai timbul. Aku paham, selama ini aku telah menjadi bagian dari warga negara Indonesia,” terang Prabowo.
Menurut dia, tidak perlu selalu jelas dan terbuka untuk mengidentifikasi ancaman; kadang-kadang mereka muncul dengan cara yang lebih halus. Dia menjelaskan bahwa meskipun tersedia alat kekerasan yang mudah dikenali seperti meriam, masih ada jenis-jenis lain dari tekanan laten berupa konflik sosial, penyebaran informasi palsu, serta hoax, semua ini dapat membawa risiko bagi perekonomian.
Di waktu tersebut, menurut Prabowo, dia juga dituduh terkait penurunan indeks saham yang disebabkan oleh ide tentang pangan bernutrisi. Akan tetapi, Prabowo menjelaskan bahwa dia tak merasa dirugikan sebab ia bukanlah salah satu pelaku di pasar saham.
“Pak, dikarenakan ide tentang pangan yang sehat, nilai saham dari indeks tersebut menurun,” kata saya kepada mereka, “tolong disampaikan bahwa saya tidak memiliki saham dan warga di pedesaan juga tidak memilikinya.” Memang benar, jika harganya anjlok, para spekulan pasar lah [yang merugi],” ungkapnya.
Dia menambahkan lagi bahwa tidak hanya diolok-olah gara-gara program makanan sehat, dia bahkan pernah menjadi bahan tertawaan ketika berjanji untuk mengimplementasikan pemerintahan tanpa praktik suap dan penyuapan.
“Saya sadar, saya sering kali dicerca dan diledek, tetapi hal itu telah menjadi bagian dari hidupku. Bagaimana bisa membasmi suatu kejahatan seperti korupsi di negeri ini? Bagaimanakah caranya untuk menyingkirkan masalah kemiskinan? Bisakah kita benar-benar menghapus kelaparan?” tutur Prabowo.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







