Jalur Mandiri UGM: Syarat dan Tes Lengkap untuk Diterima di Universitas Gadjah Mada

Jalur Mandiri UGM: Syarat dan Tes Lengkap untuk Diterima di Universitas Gadjah Mada


YOGYAKARTA,

Universitas Gadjah Mada (UGM) sudah meluncurkan proses penerimaan mahasiswa sendiri, yaitu Ujian Masuk Universitas Gadjah Mada (UM UGM).

Beberapa modifikasi telah diterapkan dalam prosedur ujian, khususnya untuk jalur UM UGM yang menggunakan Tes Berbasis Komputer (UM UGM CBT).

Kepala Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Gandes Retno Rahayu, menyatakan bahwa prosedur ujian telah berubah secara signifikan.

“Sekarang sebelumnya, tes awal dibedakan ke dalam tiga kelompok: Saintek, Soshum, dan Campuran. Tahun ini format diubah menjadi lebih sederhana dengan empat bagian utama yaitu Tes Keterampilan Dasar (yang meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika Dasar), Tes Potensi Akademik, ditambah lagi Tes Kompetensi Akademik yang mencakup dua subjek pendukung untuk jurusan pilihan mereka,” jelasnya pada pernyataan tertulis Humas UGM, Selasa (18/03/2025).

Peserta ujian CBT di UGM sekarang bisa memilih dua pilihan jurusan.

“Candidates for admission perlu lebih cermat dalam menyiapkan diri mengenai dua subjek pendukung dari program studi yang dipilih. Contohnya, apabila calon mahasiswa mendaftar di jurusan MIPA Fisika, ujian nantinya akan meliputi Matematika IPA dan Fisika; sedangkan untuk jurusan Sosiologi, ujiannya akan mencakup Sejarah dan Sosiologi,” jelasnya.

UGM menyediakan sejumlah jalur penerimaan mahasiswa baru, di antaranya adalah Program Pencarian Bakat yang Kurang Mampu (PBKTM), Program Pencarian Bakat Bertalenta (PBBT), Kebijakan Afirmasi Tridharma UGM, dan juga Ujian Masuk mandiri UGM dengan sistem Komputer-Assisted Testing (UM UGM CAT).

Gandes mengatakan bahwa jumlah keseluruhan quota untuk mahasiswa adalah 9.236 orang.

Pembagian kuotanya terdiri atas tiga bagian, yakni 30% berasal dari SNBP, 30% lainnya dari SNBT, serta sisa 40% dari hasil ujian masuk UGM.

Sekretaris Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Sigit Priyanta, mengatakan tambahan bahwasanya persyaratan utama bagi jalur PBUB yaitu harus mempunyai pencapaian akademis yang dinyatakan lewat posisi dalam 25 peringkat teratas di kelas masing-masing, hal ini dapat dipertegas oleh catatan nilai rapor siswa tersebut.

Di samping itu, peserta didik yang ingin mendaftar juga wajib mengantongi sertifikat kemenangan dalam lomba IPTEK setidaknya peringkat pertama pada skala propinsi.

Sigit menyatakan bahwa bagi cabang olahraga dan seni, kriteria minimumnya adalah harus memenangkan posisi pertama atau kedua pada level propinsi.

“Rute PBUTM dibuat dengan tujuan memberikan penghargaan kepada calon mahasiswa berprestasi namun menghadapi keterbatasan finansial,” jelasnya.

Persyaratan untuk jalur PBUTM mencakup memiliki Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K), serta pendapatan bruto kombinasi dari kedua orangtua tidak boleh melebihi angka sebesar Rp 4 juta setiap bulannya.

UGM pun membuka peluang bagi para calon mahasiswa dari wilayah 3T (Terbelakang, Terdepan, Terluar) lewat program Afirmasi Tridharma. “Para calon mahasiswa yang datang dari pedalaman jangan khawatir untuk mendaftar di jalur PBU sebab UGM bertujuan memberikan kesempatan semaksimal-mungkin buat kawan-kawan semua,” terang Sigit.

Pengisian pendaftaran jalur mandiri di UGM dilaksanakan secara online via situs web resmi um.ugm.ac.id.

Para calon mahasiswa diharapkan untuk membuka akun registrasi, melengkapi data diri, menyerahkan berkas-berkas penting, serta memastikan kelengkapan prosedur pendaftaran. Biaya masuk berkisar antara Rp 275.000 untuk program PBUB, sampai dengan biaya sebesar Rp 500.000 bagi jalur afirmasi; sedangkan tarif untuk tes komputer UM UGM akan ditentukan oleh tempat pelaksanaan ujiannya, seperti disampaikan Sigit.

Mengenai tarif UKT, para kandidat mahasiswa yang mendaftar melalui Jalur Ujian Mandiri akan ditambahkan dengan biaya bernama Iuran Pengembangan Institusi (IPI) yaitu sebanyak Rp 30 juta bagi Program Studi di bidang Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kesehatan; sedangkan untuk Prodi Sosial Humaniora atau biasanya disingkat sebagai Soshum adalah seharga Rp 20 juta.

Sigit mengingatkan kepada para calon mahasiswa agar memilih jurusan sesuai minat dan latar belakang pendidikan sebelumnya, karena jika tidak sesuai dapat memberpengaruh pada penilaian akademik mereka.

Pembukaan pendaftaran untuk jalur PBUB dan PBUTM dimulai dari tanggal 6 Mei hingga 10 Juni 2025.

Untuk pendaftar lewat jalan olahraga dan seni, uji kemampuan akan berlangsung tanggal 25 sampai 26 Juni 2025.

Rute Afirmasi Tridarma akan terbuka mulai tanggal 18 Maret hingga 17 April 2025, dan pengumuman hasil pemeriksaan Administrasinya dilakukan pada 30 April 2025.

Kandidat mahasiswa yang diterima akan berpartisipasi dalam program pre-university dari tanggal 5 Mei hingga 4 Juli 2025.

Related posts