Nikita Mirzani Larang Kunjungan Dokter Oky ke Rutan Polda Metro Jaya, Ini Kata Pengacaranya

Nikita Mirzani Larang Kunjungan Dokter Oky ke Rutan Polda Metro Jaya, Ini Kata Pengacaranya



– Nikita Mirzani menghalangi kehadiran Dokter Oky di Rutan Polda Metro Jaya pada hari Senin (17/3/2025).

Pada hari Senin tanggal 17 Maret lalu, Nikita Mirzani telah berulangtahun untuk yang ke-39 kalinya.

Untuk merayakan momen istimewa tersebut, Nikita Mirzani dikunjungi oleh keluarganya beserta tiga buah hatinya.


Ahli Hukum Memberikan Komentar Tentang Klaim Bahwa Nikita Mirzani Mendapatkan Tindakan Spesial Setelah Ditahan

Karena hanya mengizinkan kunjungan dari keluarga saja, Nikita Mirzani pun menolak kedatangan Dokter Oky ke rumah tahanan tersebut.

Hal itu disampaikan oleh pengacara Razman Arif Nasution. Razman menyatakan niatnya untuk bertemu dan menjalin silaturahmi dengan Nikita tetapi tidak berhasil direalisasikan.

“Razman mengatakan bahwa tadi ia disuruh masuk bersama dengan memberi informasi pada petugas bahwa hari itu, ia hanya akan menerima anggota keluarga saja,” demikian diutarakan dalam kutipan dari YouTube CumiCumi, Selasa (18/3/2025).

Razman menyebut bahwa Dokter Oky pun tak diizinkan untuk menemui Nikita Mirzani.

“Razman bertanya sebelumnya jika Dokter Oky pun tidak diizinkan untuk masuk hari itu,” katanya.

“Kata penjaganya tidak,” tambahnya.


Nikita Mirzani Dicall Again oleh Polisi untuk Kasus Perkosaan Razman, Apa Dia Akan Dianggap Sebagai Pelaku Lagi?

Razman berpendapat bahwa Nikita harusnya membuka peluang bagi orang-orang yang ingin menyampaikan dukungannya.

Saya percaya bahwa keadaan Nikita Mirzani sekarang sedang sulit.

Menurut pendapat saya, pada hari seharusnya dia merayakan kegembiraan seperti ini, yaitu hari ulang tahunnya meskipun dirinya saat ini berada di penjara.

Menurut pendapat saya, NM seharusnya membuka kesempatan agar dirinya dapat menjadi lebih bersemangat, dan dukungan dari orang-orang seperti itu menurut saya sangatlah penting untuk membangun motivasi dalam kehidupannya.

“Sebab saya percaya bahwa hatinya pasti sudah hancur dalam keadaan saat ini,” jelasnya.


Ahli Hukum Memberikan Komentar Tentang Dugaan Nikita Mirzani Mendapatkan Tindakan Spesial

Nikita Mirzani dicurigai menerimaperlakukan khusus saat ditahan di Polda Metro Jaya.

Sebelumnya, sikap Nikita Mirzani tampak acuh walaupun telah disebut sebagai tersangka dan kemudian diringkus.

Merespons kabar burung yang sedang berkembangan tersebut, ahli hukum bernama Deolipa Yumara mengeluarkan pendapatnya.


Nikita Mirzani Terus Berkomunikasi dengan Buah Hati Melalui Ponsel Petugas Walaupun Berkurungan di Rutan

Deolipa menyatakan bahwa tidak ada pihak yang mendapat perlakuan khusus ketika telah ditahan oleh polisi.

Maka mengenai dugaan pperlakuan khusus untuk Nikita Mirzani, jawabannya adalah tidak ada perlakuan spesial.

“Sebab ia dihentikan,” kata Deolipa, seperti dilaporkan oleh Mantra News pada hari Jumat (14/3/2025) yang diambil dari YouTube.

Menurut dia, kepolisian tidak akan menghargai siapa pun dengan cara khusus setelah orang tersebut diidentifikasi sebagai tersangka dan dikandaskan.

Saat telah ditahan, tidak ada yang spesial tentang hal itu.

“Bagi siapa saja yang ditahan atau dipenjara, hal itu sudah tidak luar biasa lagi,” jelas Deolipa.

“Kegiatan tersebut sudah tepat dilakukan oleh tim penyelidik Polda Metro Jaya,” tambahnya.

Mengenai kasus Nikita yang sampai sekarang masih belum diumumkan oleh kepolisian, Deolipa menegaskan bahwa hal itu adalah kewenangan Humas Polda Metro Jaya.

Dia menyebutkan bahwa terdapat hal-hal yang sebaiknya diumumkan kepada publik serta ada pula yang lebih baik disimpan rahasia.

Maka terdapat kasus yang akhirnya dipublikasikan berdasarkan pertimbangan hukumnya, dan juga ada kasus yang tidak diumumkan.

“Maka bukan segala sesuatu perlu diumumkan, hal ini bergantung pada departemen Humas,” tandasnya.

“Tetapi ketika ada permintaan dari teman-teman media ke Humas Polda Metro Jaya, biasanya mereka lah yang akan merilisnya,” tambah Deolipa.



Artikel ini sudah dipublikasikan di Tribunnews.com

Related posts