JAKARTA,
Patrick Kluivert bakal memulai karir kepelatihannya sebagai juru taktik utama untuk Tim Nasional Indonesia saat bertemu dengan tim nasional Australia di Sydney Football Stadium pada tanggal 20 Maret 2025.
Pertandingan ini merupakan tes pertama untuk sang pelatih dari Belanda tersebut sejak ia diangkat sebagai pengganti Shin Tae-yong di awal tahun.
Tim nasional sepak bola Indonesia tiba dengan semangat membara usai mengimbangi Australia tanpa gol melalui skor 0-0 di Jakarta dalam pertandingan perdana mereka bulan September tahun 2024 silam.
Walaupun tampil dengan permainan konsisten di babak penyisihan ini, tim Garuda tetap bergulat untuk memecahkan kendala finishing yang sering kali mencegah peluang kemenangan mereka.
Mendekati pertandingan penting ini, Kluivert menyatakan bahwa skuadnya terus meningkat, terlebih pada segi finishing. Ia berpendapat bahwa outcome dari laga tersebut akan bergantung pada ketepatan pelaksanaan di lapangan.
Secara jelas ada pertambahan, namun saya sungguh giras dengan mutu yang kita miliki dalam skuad ini.
“Iya, semua dapat membaik,” kata Patrick Kluivert pada konferensi pers sebelum pertandingan antara Australia melawan tim nasional Indonesia, Rabu (19/3/2025), di Sydney.
Meskipun memiliki waktu persiapan yang sangat terbatas, Kluivert masih percaya bahwa timnya dapat menampilkan perbaikan pada pertandingan mendatang.
Sepertinya sudah jelas, kita hanya memiliki sedikit waktu untuk latihan.
Namun, tetap merasa sangat positif terhadap timku dan setiap pemain di dalamnya, mari kita tunggu hasilnya besok.
Kluivert mengatakan bahwa outcome dari laga tersebut akan sangat tergantung pada sejauh mana para atlet dapat melaksanakan taktik-taktik yang sudah dipraktekkan selama masa persiapan.
“Tidak ada terlalu banyak pembicaraan, namun kinerja para pemain serta hasil pertandingan esok hari lah yang paling utama,” demikian katanya seperti dilansir
BolaSport
.
Tim nasional sepak bola Indonesia diupayakan dapat memahami arahan sang pelatih di lapangan agar bisa merebut angka dari Australia, yang pun sedang mengalami kesulitan sendiri karena serbuan cedera dalam timnya.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







