Berbagai penolakan untuk bergabung dengan Timnas Malaysia terus diutarakan oleh beberapa pemain berketurunan, termasuk yang berasal dari wilayah ASEAN atau AFF kali ini.
Tim nasional Malaysia secara langsung merasakan efek menguntungkan kehadiran pemain keturunan pada pertandingan kualifikasi Piala Asia 2027.
Melawan Nepal pada Selasa (25/3/2025), tim nasional sepak bola Malaysia sukses mendapatkan hasil yang memuaskan dengan menang telak 2-0.
Dua gol tim Harimau Malaya dicetak oleh pemain berketurunan, termasuk Hector Hevel yang merupakan nama baru, serta Corbin-Ong.
Hector Hevel tadi saja mendapatkan naturalisasi dari Malaysia bulan Maret ini dan secara langsung dimasukkan oleh Peter Cklamovski ke dalam tim saat menghadapi Nepal.
Di samping dia, ternyata Ganriel Palmero juga terpilih untuk mengikuti kamp pelatihan tim nasional Malaysia guna persiapan Kualifikasi Piala Asia 2027.
Walaupun demikian, tidak sedikit pemain berketurunan yang menentang naturalisas di Malaysia, dan mengherankannya beberapa di antaranya berasal dari Asia Tenggara.
Apabila umumnya Malaysia menolak pemain yang disebut-sebut berketurunan Melayu tetapi sebenarnya tidak memiliki garis darah Malaysia.
Saat ini Malaysia tidak lagi menerima pemain yang memang berketurunan negara jiran, dan para pemain tersebut berasal dari Asia Tenggara.
Yang dimaksud adalah Ryan Teague, pemain berusia 24 tahun yang dipilih untuk bergabung dengan tim nasional Australia dalam pertandingan menghadapi Indonesia.
Darah Malaysia milik Ryan Teague berasal dari ibunya, sedangkan ayahnya berasal dari Australia.
Namun sang ibu, Annabel Waiyee Pun, juga dinyatakan sebagai keturunan Cina, dan Tiongkok yang dijuluki Negara Tirai Bambu pernah mencobanya untuk menarik dirinya.
MENARIKNYA, RYAN MENOLAK TAWARAN MALAYSIA BUKAN SECARA LANGSUNG MELAINKAN MELALUI AGENNYA.
Menurut laporan ESPN Asia, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sebenarnya belum pernah melakukan pertemuan langsung dengan Ryan.
Namun, pertemuan dengan perwakilan dari pemain tersebut juga mengarah pada penawaran bagi dia untuk memperkuat Timnas Malaysia yang dikoordinasi sang agennya.
Ryan Teague menyatakan bahwa dia berupaya sungguh-sunguh agar tidak terlibat dalam percakapan tentang projek yang ditawarkan oleh Federasi Malaysia tersebut.
“itu terjadi (baru-baru ini) karena saya punya darah Malaysia,” ujar Ryan Teague.
Saya baru mengetahui hal ini sekitar beberapa bulan yang lampau, sehingga informasi ini masih tergolong baru untukku.
(FA Malaysia) menghubungi saya, namun sekali lagi, hal tersebut hanya dilakukan melalui agennya.
“Ia mencoba agar tak ikut campur urusan tersebut,” tambahnya.
Namun begitu, Malaysia tetap saja terus berusaha menemukan pemain dengan latar belakang campuran lainnya yang bersedia memperkuat tim nasional mereka.
Tunku Ismail bin Ibrahim dari Kerajaan Johor, sebagai orang yang bertanggung jawab untuk menemukan atlet berketurunan Malaysia.
Dia menyatakan telah menemukan tujuh atlet berketurunan Malaysia yang bakal meningkatkan kualitas tim Harimau Malaya.
“Tujuh atlet berpengalaman dari Malaysia akan meningkatkan kualitas dan mendukung tim,” tulis Tunku Ismail di akun X miliknya.






