Pemudik Diminta Tak Masuk Tol Jika Rest Area Penuh, Biaya Tetap Sama

Pemudik Diminta Tak Masuk Tol Jika Rest Area Penuh, Biaya Tetap Sama


JAKARTA,

Pengendara yang menggunakan jalan tol diminta agar meninggalkannya dan istirahat di jalur arteri ketika rest area meluap selama jam buka puasa dalam perjalanan pulang Lebaran tahun 2025.

“Kemungkinan besar yang kami risaukan terjadi ketika waktu berbuka puasa, sebab seluruh pemudik tersebut akan singgah,” ungkap Direktur Jalan Bebas Hambatan Ditjen Bina Marga Kementerian PU Wilan Oktavian dalam pertemuan persnya di kantor, Jakarta Selatan, Senin (17/03/2025).

“Manfaatkan area-area istirahat, restoran, yang ada di jalur arteri ataupun bukan tol,” lanjutnya.


Dia juga menggarisbawahi jika tidak akan ada tambahan biaya tol bagi para pemakai jalan yang meninggalkan kemudian memasuki lagi jalur toll demi meneruskan perjalanannya.

“Tenang saja, keluarkan uangnya, kemudian masukkan kembali, jumlah tersebut sudah mencakup biaya totalnya,” kata Wilan dengan tegas.

Pada saat bersamaan, panjang jalan tol yang sudah beroperasi dan dapat dilewati selama arus balik lebaran mencapai 3.020,5 kilometer, dengan jumlah Total Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), alias tempat istirahat yang ada dan siap untuk digunakan sebanyak 134 lokasi.

Selanjutnya, ditambahkan 10 titik layanan informasi publik (TIP) operasional pada Jalur Tol Trans-Sumatra, serta diberikan peningkatan dengan adanya 8 TIP fungsional di Tol Trans-Jawa dan juga di Tol Trans-Sumatra.

Di samping itu, operasi jalur tol baru dengan panjang total 192,85 kilometer pun bakal diperluas.

Berikut rinciannya: sepanjang 74,35 kilometer dari jalan tol yang akan beroperasi tanpa biaya tambahan meliputi beberapa bagian seperti Ruas Tanjung Pura hingga Pangkalan Brandan pada Jalan Tol Binjai-Langsa, Ruas Padang sampai Sicincin pada Jalan Tol Pekanbaru-Padang, Ruas Klaten menuju Prambanan dalam Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo, serta Ruas Kuala Tanjung ke Indrapura pada Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat.

Meskipun ada sejumlah ruas jalan tol yang sudah berfungsi dengan total panjang mencapai 118,5 kilometer, termasuk di antaranya adalah Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Bagian dari Ruas Padang Tiji-Seulimeum), Jalan Tol Japek II Selatan (Bagian dari Ruas Bojongmangu-Sadang), Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Bagian dari Ruas Gending-Paiton), Jalan Tol Palembang-Betung (Bagian dari Ruas Rengas-Pangkalan Balai) serta Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo (Bagian dari Ruas Prambanan-Tamanmartani).

Related posts