Sebab Kecelakaan Fatal di Caringin Bogor, Mobil Honda Accord dan Maetro Selip Ketika Pengemudi Mengalami Hal Ini
Sebab Kecelakaan Fatal di Caringin Bogor, Mobil Honda Accord dan Maestro Hilang Kontrol saat Pengemudi Mengalami Hal ini
Kronologi serta penyebab dari serangkaian kecelakaan mematikan di depan Pasar Caringin, Bogor telah terkuak; pengemudi mobil Honda Accord Maestro mengalami hal ini
/ Peristiwa
Irsyaad W 18 Maret, pukul 17:15 18 Maret, pukul 17:15
– Sebuah mobil Honda Accord Maestro terbakar di depan Pasar Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Sebagai akibatnya, seorang pejalan kaki meninggal dunia, setelah insiden kecelakaan yang mencakup beberapa kendaraan tersebut.
Kejadian kecelakaan berturut-turut tersebut menyebabkan seorang meninggal dunia dan lima lainnya terluka.
Ipda Ferdhyan Mulya dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor menguraikan detail urutan peristiwa tabrakan berturut-turut yang terjadi antara mobil Honda Accord, Maestro, Daihatsu Xenia, sepeda motor Yamaha NMAX, Suzuki Smash, serta Supra X.
Kejadian mulai terjadi ketika mobil jenis Accord Maestro yang ditumpangi oleh seorang laki-laki dengan inisial RD (27), mengendarai dariarah Ciawi, Bogor menuju ke arah Sukabumi.
Ketika mendekati Jalanan Ciawi-Sukabumi atau di lokasi kejadian, supir mobil Accord terkena mikrosleep.
Sebagaimana dikenal, microsleep merupakan kondisi ketika seseorang terlelap dengan cepat selama periode waktu yang sangat pendek.
Mikroselapan umumnya terjadi selama beberapa detik sampai satu atau dua menit.
“Dengan tambahan kondisi jalanan yang melengkung ke kiri sehingga membuat mobil sedan bergeser ke kanan,” kata Ferdhyan ketika dihubungi pada tanggal 16 Maret 2025, seperti dikutip dari Kompas.com.
Oleh karena keadaan tersebut, mobil Accord MAestro dengan nomor polisi F 1145 QL setelah itu menyerempet beberapa kendaraan serta orang yang berjalan di jalan.
Ketika tiba di tempat kejadian perkara, mobil sedan tersebut menabrak sepeda motor Suzuki Smash serta Yamaha NMAX yang datang dari arah yang berbeda.
Selanjutnya, mobil tersebut tetap bergerak dengan kecepatan tinggi dan akhirnya mengenai seorang pedagang kaki lima beserta sebuah kendaraan Daihatsu Xenia yang terparkir di tepi jalan.
“Mendorong dua pejalan kaki yang ada di tepi jalan serta seorang lagi yang sedang berdiri disana, lalu mini bus yang tertarik hingga bergeser mundur dan mengenai kembali Supra X yang telah diparkir di samping jalan,” katanya.
Kecelakaan di jalan raya juga tidak bisa dicegah.
Pengendara NMAX bernama awalnya disingkat sebagai P (59) menderita luka terbuka pada kepalanya dan diklaim telah meninggal di tempat kejadian perkara.
Pada saat bersamaan, empat orang berjalan kaki yang cedera yakni BE (42 tahun), S (43 tahun), A (24 tahun), serta D (69 tahun). Mereka dibawa ke Pusat Kesehatan Caringin guna menerima pengobatan.
Ferdhayan mengatakan bahwa microsleep adalah sebab utama dari serangkaian kecelakaan itu.
“Dilaporkan oleh anggota yang sedang berada di lapangan bahwa hasil penyelidikan awal menunjukkan dugaan adanya microsleep yang menyebabkan kurangnya fokus,” jelas Ferdhyan.
Copyright 2025
Related Article
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







