Presiden Prabowo Subianto memerintahkan kepada Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), agar mendirikan tim khusus yang berfokus pada percepatan penanganan limbah di seluruh negera ini. Tim tersebut dituntut untuk merancang fasilitas serta mencari teknologi terbaik dalam mengatasi masalah sampah.
AHY menyebutkan bahwa kita masih menghadapi sejumlah masalah limbah di berbagai kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Banyak masyarakat juga telah melaporkan keluhan terkait hal ini.
“Kita tentu tak bisa tinggal diam. Karenanya, hal ini jadi fokus serta prioritas utama bagi Bapak Presiden,” ungkap Menko AHY ketika menyampaikan klarifikasi pada wartawan setelah menghadiri pertemuan dengan presiden di Istana Merdeka Jakarta, Rabu (13/3).
Pada pertemuan itu, Presiden sangat memperhatikan masalah limbah yang merupakan suatu tantangan sebab dibutuhkan kewaspadaan serta partisipasi publik dalam mengatasi permasalahan sampah di Indonesia. Dengan tim tugas percepatan penatakelapan limbah, Presiden pun mendambakan ada gerakan nasional supaya bisa menciptakan lingkungan bebas dari sampah.
-
Kemenlhk Mengajukan Penuntutan Terhadap Petugas 6 Tempat Pembuangan Akhir sampah yang Berada di Depok, Bekasi, Hingga Bandung -
Pemerintah Menargetkan 30 Kota di Indonesia Dapat Mengubah Limbah menjadi Energi Listrik dan Bahan Bakar pada Tahun 2030 -
Prabowo Minta Pendapat Pandawara di Istana tentang Masalah Penyehatan Lingkungansampah
AHY menyatakan bahwa fokus presiden dalam menyelesaikan masalah limbah tidak hanya terletak pada pembangunan fasilitas dan metode pengolahan sampah, namun juga membutuhkan pemahaman serta partisipasi publik untuk menciptakan kesadaran kolektif.
Di luar meningkatkan kesadaran publik, pihak berwenang juga bertujuan untuk mengutamakan penggunaan teknologi serta memperkuat fasilitas guna penanganan limbah mulai dari awal hingga akhir proses.
AHY juga menekankan masalah tumpukan sampah domestik yang semakin tinggi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, hal ini bukan saja memicu pencemaran tanah dan udara, tapi juga merusak lingkungan serta bisa menjadi sumber bencana. Untuk itu pihak pemerintahan sedang berusaha keras untuk meningkatkan penanganan limbah, termasuk melalui TSPT maupun TPA guna membereskan persoalan tersebut secara efektif.
Diharapkan sampah dapat terurai, selanjutnya sebagaian bisa dibuang ke tempat penimbunan namun sisanya kami sangat memfokuskan diri untuk mengelolanya dengan baik.
recycle
, dikembalikan ke produser sehingga dapat memproduksi barang-barang tertentu, namun api tersebut nantinya juga bisa diubah jadi tenaga listrik,” ujar AHY.
AHY menyebutkan bahwa tim tugas percepatan pengelolaan limbah akan meninjau pelaksanaan pembangunan pabrik produksi energi listrik dari sampah (PLTSa), sebagaimana diwajibkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 35 tahun 2018 mengenai percepatan konstruksi instalasi pemrosesan sampah menjadi daya listrik dengan teknologi ramah lingkungan.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto telah mengundang kelompok pandai tentang masalah lingkungan, yaitu Pandawara Group, ke dalam Istana Kepresidenan di Jakarta pada hari Selasa, 11 Maret, dengan tujuan mendiskusikan beberapa topik termasuk permasalahan lingkungan dan limbah.
Mengacu pada diskusi bersama Grup Pandawara, selama bertemu dengan Presiden telah ditetapkan bahwa akan diadakan sebuah acara berskala besar guna menangani persoalan limbah mulai dari sumbernya hingga akhir proses.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







