– Pulang kampung merupakan sebuah kebiasaan pada peringatan Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran di Indonesia.
Oleh karena itu, tidak mengherankan bila banyak jalan terjebak kemacetan saat arus mudik dan arus balik lebaran.
Oleh karena itu, perlu mempertimbangkan waktu keberangkatan ketika melakukan ini.
mudik Lebaran
Jika tidak, Tribunners mungkin akan menghabiskan waktu yang cukup lama di perjalanan akibat kemacetan.
Berikut ramalan pergerakan orang yang pulang kampung serta perpindahan mereka ketika kembali setelah liburan.
Hari Raya Idul Fitri Tahun 1446 Hijriah/Tahun 2025
.
Jasa Marga menyarankan kepada para pemudik agar merencanakan jam perjalanannya dengan memastikan tidak bepergian saat diperkirakan akan terjadi kemacetan pada masa peak arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2025.
Menurut laporan Kompas.com melalui grid.id pada hari Rabu (19/3/2025), berdasarkan data survey, diperkirakan ada sekitar 146,48 juta orang yang akan melakukan perjalanan pulang untuk merayakan Idulfitri tahun 2025. Angka ini menyumbangkan 52% dari populasi keseluruhan di Indonesia.
Dari berbagai jenis Transportasi yang tersedia, opsi terpopuler tetap dipegang oleh pemakai kendaraan pribadi yang diperkirakan akan meningkat menjadi sebanyak 33,69 juta unit.
Banyaknya pengendara mudik yang bakal meluncur dari Jakarta menuju berbagai daerah di Pulau Jawa dengan memakai jalan tol Trans-Jawa diperkirakan akan bertambah.
Kondisi Untuk Mendapatkan Tunjangan Hari Raya 2025 bagi Pengemudi Ojek Online dengan Dua Akun, Dana akan Terbayar Paling Telat 7 Hari Sebelum Idul Fitri
Menurut laporan dari akun Instagram @official.jasamarga, puncak arus mudik selama liburan Lebaran untuk pengguna jalan tol diperkirakan akan mencapai titik tertinggi di keempat Gerbang Tol (GT) utama berikut: Ciawi, Cikupa, Kalihurip Utama, serta Cikampek Utama. Oleh karena itu, para pemudik disarankan agar tetap waspada ketika melintasi area-area ini.
Menurut Jasa Marga, diperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2025 akan tercapai pada hari Jumat, 28 Maret 2025, sementara untuk puncak arus baliknya jatuh pada tanggal Minggu, 6 April 2025.
Para pemudik disarankan agar tetap waspada dan menghindari periode-periode berikut ini yang diproyeksikan sebagai saat-saat sibuk ketika banyak orang bepergian.
Jalanan di Jawa Timur Persiapan Menghadapi Arus Balik Lebaran 2025, Semua Dalam Kondisi Baik dan Terjaga
1. Arus mudik
Jam 07.00 – 10.00 WIB (keberangkatan sesudah sahur)
Pukul 21.00 hingga 23.00 WIB (keberangkatan sesudah berbuka puasa)
Waktu-waktu tersebut didasarkan pada sejarah volume kendaraan tertinggi di Jalur Lingkar Luar Jakarta Cikampek Kilometer 50 menuju arah Cikampek.
2. Arus Balik
Jam 18.00 hingga 00.00 WIB (Mengacu pada data volume tertinggi kendaraan yang melintasi Jalur Cepat Jakartai-Cikampek Kilometer 66 menuju Jakarta.)
Keripik Tempe, Snack Sederhana yang Dicari Warga Jombang sebagai Pendamping Perjalanan Pulang Kampung Lebaran
Daftar Jalan Tol dengan Potongan Harga 20 Persen
Menurut Kompas.com, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), bersama dengan PT Jasa Marga (Persero) Tbk., serta beberapa perusahaan afiliasi dari grup Jasa Marga, akan menerapkan potongan biaya jalan toll senilai 20% guna meningkatkan efisiensi aliran kendaraan selama masa angkatan pulang dan menuju kota dalam rangka hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Terkait dengan potongan harga pada biaya toll yang diumumkan oleh pemerintah bersama PT Jasa Marga, disebutkan bahwa terdapat 17 jalur jalan tol antara Trans Jawa dan Trans Sumatera. Informasi tersebut sudah dipastikan oleh Dirjen Bina Marga Roy Rizali Anwar.
Berikut ini adalah beberapa ruas jalan tol Trans Jawa yang menerapkan diskon tarif tol: Tangerang – Merak, Jakarta – Cikampek, Megawati Becakayu Segments (MBZ), Cikampek – Palimanan, Palimanan – Kanci, Kanci – Pejangan, Pejagan – Pemalang, Pemalang – Batang, Batang – Semarang, serta Semarang ABC.
Selagi itu, untuk Ruas Jalan Tol Trans Sumatera meliputi beberapa sektor seperti berikut: Indrapura – Kisaran, Km. Tanjung – Tb. Tinggi – Parapat dari Segmen Tb. Tinggi hingga Sinaksak, Pekanbaru – Dumai, Indralaya – Prabumulih, Kayuagung – Palembang, Trb. Besar – Pmt. Panggang – Kayuagung, serta Bakauheni – Terbanggi Besar.
Menurut laporan dari Tribunnews.com, potongan biaya toll sebesar 20% akan diimplementasikan selama delapan hari dalam dua tahap berbeda: empat hari pertama dimulai dari tanggal 24 Maret 2025 pukul 05.00 WIB hingga 28 Maret 2025 pukul 05.00 WIB bagi para pengendara yang menggunakan jalanan dari Gerbang Tol Cikampek Utama ke Gerbang Toll Kalikangkung saat arus mudik.
Selanjutnya, terdapat potongan harga sebesar 20% untuk biaya jalan toll selama 4 hari saat periode arus balik bagi para pemakai jalan yang melintas dari Gerbang Tol Kalikangkung ke Gerbang Tol Cikampek Utama.
Diskon sebesar 20% untuk biaya jalan tol yang diimplementasikan pada ruas-ruas Tol Grup Jasa Marga serta Non Jasa Marga Group (termasuk Cikopo-Palimanan, Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, Pemalang-Batang) akan efektif mulai tanggal 24 Maret 2025 jam 05:00 Waktu Indonesia Barat hingga 26 Maret 2025 jam 05:00 WITA.
Artikel ini sudah dipublikasikan di
grid.id
Berita tentang
Lebaran 2025
lainnya
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







