Rafael Struick dari tim nasional sepak bola Indonesia membagikan pengalaman karirnya mulai sebagai atlet junior di ADO Den Haag sampai mencapai saat menarik bergabung dengan pasukan Garuda.
Rafael Struick kini merupakan salah satu pemain inti untuk Tim Nasional Indonesia.
Pemain yang baru melakukan debutnya di tim nasional Indonesia pada tanggal 14 Juni 2023 tersebut sudah mengumpulkan sebanyak 22 penampilan serta menyumbangkan satu gol bagi pasukan Garuda.
Rafael Struick ikut berperan dalam mendorong tim nasional Indonesia mencapai kemajuan signifikan di pentas internasional sebagai salah satu anggota timnya.
Sebab itu, sang atlet yang baru menginjak umur 22 tahun ini tidak hanya tampil untuk tim utama, melainkan dia juga ikut mendukung Tim Nasional sesuai dengan kategorinya.
Ia bahkan menjadi salah satu anggota tim Merah Putih yang nyaris memandu Timnas U-23 Indonesia kualifikasi untuk Olimpiade 2024, walaupun pada akhirnya tidak berhasil.
Akan tetapi, sejak bergabung dengan Timnas Indonesia pada tahun 2023, Rafael menyatakan bahwa dia telah menikmati berbagai pengalaman serta momen istimewa.
Pemain bersumber dari campuran darah Indonesia dan Belanda itu mengungkapkan momennya yang berharga saat berbicara dengan AFC, sambil memperkuat tim nasional Garuda.
Pemain Brisbane Roar tersebut mengisahkan tentang kesempatan barunya usai beralih ke negeri yang terkenal dengan kalangan pendukungnya yang sangat bersemangat itu.
Rafael Struick pun menyatakan bahwa kehidupannya tak lagi sama sejak dirinya memperkuat tim nasional Indonesia untuk pertama kalinya.
“Masih sulit bagi saya untuk mempercayainya,” ungkap Rafael Struick seperti yang dilansir dari situs resmi AFC pada hari Selasa, 18 Maret 2025.
“Sebelum dua tahun yang lalu, saya hanya bertanding di tingkat U-21 untuk Den Haag, kadang-kadang bersama tim senior dan juga tim U-21,” jelasnya.
Akan tetapi, sejak dirinya pertama kali masuk ke dalam tim Merah Putih, berbagai peristiwa telah terjadi. Salah satunya adalah momen yang tidak terlupakan pada penampilannya perdana sampai akhirnya menghadapi pertandingan melawan Argentina.
Pertamanya dia merasakan debut di timnas nasional dengan bermain untuk skuad Garuda dalam pertandingan persahabatan menghadapi Palestina pada tanggal 14 Juni 2023 yang lalu.
Struick berhasil membuat tim seri tanpa gol melawan Palestina dengan skor 0-0.
Namun, momennya yang tidak terlupakan bagi Struick adalah ketika mengalami sendiri suasana permainan bertemu dengan juara Piala Dunia 2022 Argentina tersebut secara langsung.
Tim nasional sepak bola Indonesia memberikan kejutan dengan melaksanakan pertandingan persahabatan menghadapi timnas Argentina pada tanggal 19 Juni 2023, di mana pasukan Garuda kalah dengan skor akhir 0-2.
Meskipun pertandingan itu dimenangkan oleh lawannya, namun bagi Rafael Struick ini adalah saat yang berarti, terutama ketika usianya baru menginjak 20 tahun.
Oleh karena itu, dia menyatakan bahwa peluang tersebut merupakan saat tergila-gilanya dalam hidupnya.
Akan tetapi, kekacauan tidak berakhir di situ saja, sebab para pendukung Timnas Indonesia juga terkenal sangat bergairah saat tim tersebut memainkan pertandingan internasional.
Maka dari itu, dia mengalami sensasi seolah-olah menjejakkan kaki di sebuah dunia baru tiap kali berkunjung ke Indonesia.
Saya menjadi warga negara Indonesia di tahun 2023, dan saat musim panas tersebut saya mengikuti pertandingan resmi saya. Pertandingan kedua saya merupakan laga kontra Argentina, bertemu dengan seluruh bintang-bintang mereka. Menurut Struick, itu merupakan momen tergila dalam karirnya.
Namun, aku punya banyak kenangan seru dengan Indonesia, sebab saat aku mengunjungi negara itu, rasanya seperti memasuki planet lain,” paparnya.
Selanjutnya, Struick menyatakan bahwa ketika baru tiba di Indonesia, dia sering berdiskusi dengan Ketua Umum PSSI Erick Thohir tentang berbagai topik.
Setelah memperhatikanrencananya, dia merasa yakin bahwa tim nasional sepak bola Indonesia akan mengalami kemajuan yang signifikan di masa depan.
“Sebagai salah satu anggota tim awal yang terlibat dalam proyek ini, saat kita mengobrol dengan Erick Thohir, ia memiliki visi yang sangat tegas,” ungkap Struick.
Ia tahu keinginannya sendiri dan bila ia mau suatu hal, ia pasti akan mencapainya.
“Saya rasa, berada tepat di sini adalah hal yang baik. Saat kamu ada di lapangan dan sedang bertanding, kamu tak menyadari apa pun karena sangat berkonsentrasi, tapi saat aku mencerminkannya sekarang, sungguh luar biasa bisa melakukan ini,” katanya.
Struick mengatakan bahwa saat bermain untuk tim nasional Indonesia, dia benar-benar menikmati momen-momen istimewa itu, sebab dapat menyaksikan pertumbuhan persepakbolaan di Indonesia.
Struick berpendapat bahwa situasi Timnas Indonesia sekarang telah terkendali, namun ia mengingatkan tim jangan sampai lengah dan merasa cukup dengan pencapaian tersebut.
Sebab itu, target tim nasional sepak bola Indonesia saat ini adalah berhasil maju ke Piala Dunia 2026.
Oleh karena itu, tim nasional sepak bola Garuda bersiap untuk bertarung lagi dalam lanjutan Grup ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menghadapi Australia serta Bahrain pada tanggal 20 dan 25 Maret 2025 yang akan datang.
” Lima tahun yang lalu, saya tak terbayangkan bisa menjalani segala hal ini. Indonesia sungguh suatu negeri yang sedang mengalami perkembangan pesat,” ungkap Struick.
“Situasinya terkendali, namun ini hanyalah awal untuk kita semua. Semuanya berlangsung lancar dan amat menggembirakan, akan tetapi sasaranku saat ini ialah kualifikasi menuju Piala Dunia,” tutupnya.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







